RI News. Medan, Senin, 13 Juli 2026 — Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan potensi besar pameran fotografi sebagai katalisator penguatan ekosistem ekonomi kreatif sekaligus peningkatan nilai ekonomi kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Melalui promosi budaya dan pariwisata berbasis karya visual, sektor fotografi dinilai mampu mengubah warisan lokal menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan.
Riefky menyatakan bahwa subsektor fotografi bukan sekadar medium ekspresi seni, melainkan instrumen strategis yang menciptakan nilai tambah ekonomi. “Fotografi dapat memperkuat citra destinasi wisata, menarik kunjungan wisatawan, serta membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Senin.
Menurut Riefky, Sumatera Utara merupakan salah satu wilayah prioritas pengembangan ekonomi kreatif nasional. Kekayaan budaya, talenta kreatif, serta keindahan alam kelas dunia seperti Danau Toba menjadi modal utama. “Dalam konteks itu, fotografi berperan memperkuat promosi kunjungan turis, membangun narasi daerah, dan menciptakan nilai tambah ekonomi yang nyata,” tambahnya.

Pameran Toba Heritage yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 10 Agustus 2026 di Huta Art Space mengusung tema Rekonstruksi Visual tentang Warisan. Sebanyak 47 karya dari 10 fotografer lokal menghadirkan dokumentasi mendalam tentang kekayaan budaya, kehidupan masyarakat, arsitektur tradisional, serta lanskap Danau Toba. Pameran ini diharapkan menjadi jembatan apresiasi bagi para fotografer sekaligus memperluas jangkauan promosi Danau Toba ke tingkat nasional dan internasional.
Pendiri Huta Art Space yang juga fotografer profesional, Edward Tigor Siahaan, menjelaskan bahwa pameran ini sengaja dirancang untuk membangun ekosistem fotografi berkelanjutan. Dengan kurasi Darwis Triadi dan kolaborasi Komunitas Fotografer Danau Toba (KFDT), acara ini menjadi ruang pertemuan bagi fotografer lokal untuk bertukar pengetahuan dan memperkenalkan warisan Toba kepada khalayak yang lebih luas.
Baca juga : Imigrasi Pasang Bendungan Hukum: Pencekalan Mantan Jampidsus FA dan DR Perkecil Risiko Pelarian
“Toba Heritage bukan sekadar pameran fotografi, tetapi menjadi ruang temu bagi para fotografer lokal untuk bertumbuh, saling belajar, dan memperkenalkan kekayaan warisan Danau Toba kepada masyarakat yang lebih luas. Kehadiran Menteri Ekraf menjadi dukungan moral yang sangat berarti bagi komunitas kreatif kami untuk terus berkarya,” kata Edward.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Riefky juga menyambangi Piltik Coffee guna memperkuat kolaborasi lintas subsektor, khususnya kuliner. Penguatan ruang kreatif dan peningkatan kapasitas talenta dinilai menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional sekaligus memperbesar dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal di sekitar Danau Toba.
Pewarta: Adi Tanjoeng
Tagline: #EkonomiKreatifSumut, #DanauToba, #TobaHeritage, #FotografiKreatif, #PariwisataBerkelanjutan, #MenteriEkraf,

