RI News. Jakarta, 13 Juli 2026 – Pelatih tim nasional sepak bola Inggris Thomas Tuchel menilai kemenangan dramatis atas Norwegia di babak perempat final sebagai modal krusial menjelang pertarungan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina di Atlanta.
Menurut Tuchel, tiga hari ke depan menjadi periode pemulihan yang sangat penting bagi skuadnya. “Kemenangan ini akan sangat membantu. Kami memiliki fasilitas terbaik dan kami akan siap,” ujarnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan di Miami, Sabtu malam. Ia menekankan bahwa seluruh tim kini fokus mempersiapkan delapan hari terakhir turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Tuchel tak dapat menyembunyikan kebanggaannya terhadap semangat juang para pemainnya. Setelah sempat tertinggal, Inggris berhasil membalikkan keadaan berkat dua gol Jude Bellingham, yang mencetak gol penyeimbang di injury time babak pertama dan gol penentu kemenangan di awal perpanjangan waktu, sehingga Three Lions menang 2-1. “Dari lubuk hati saya, tidak diragukan lagi saya bangga dan bahagia,” kata Tuchel. “Saya merasa sangat terhubung dengan tim ini karena mereka melakukan apa pun yang diperlukan untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Mereka menolak untuk kalah.”

Pelatih asal Jerman itu juga menanggapi ketergantungan tim pada duo Jude Bellingham dan kapten Harry Kane. “Tidak ada yang salah dengan itu. Kita tidak perlu merasa bersalah karena kedua pemain ini bermain untuk kami dan menentukan hasil pertandingan untuk kami. Itu mengesankan,” tuturnya.
Pertandingan yang penuh tensi di Miami juga diwarnai beberapa keputusan krusial Video Assistant Referee (VAR). Gol Torbjorn Heggem untuk Norwegia di menit ke-55 dianulir karena pelanggaran Erling Haaland, sementara penalti yang sempat diberikan kepada Inggris di akhir laga dibatalkan setelah tinjauan ulang atas insiden yang melibatkan Djed Spence.
Meski meraih kemenangan, Tuchel tetap kritis terhadap penampilan timnya. Ia menilai masih ada banyak ruang perbaikan, terutama dalam aspek kecepatan dan ketajaman. “Pikiran saya belum sepenuhnya puas. Saya rasa kami bisa bermain lebih cepat dan lebih klinis. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri dan kesalahan teknis yang membuat kami kehilangan kepercayaan diri,” ungkapnya.
Baca juga : Transformasi Tambang Rakyat: Aceh Barat Desak Kementerian ESDM Segera Terbitkan Izin WPR
Bagi Norwegia, kekalahan ini mengakhiri perjalanan bersejarah mereka di turnamen. Striker andalan Erling Haaland harus ditarik keluar 15 menit sebelum perpanjangan waktu usai. Tuchel mengamati bahwa Haaland tampak kesulitan menghadapi tuntutan fisik pertandingan.
Sebagai juara Piala Dunia 1966, Inggris kini bersiap menghadapi tantangan berat di semifinal melawan Argentina di Atlanta. Kemenangan dramatis di Miami diharapkan menjadi fondasi mental dan fisik yang kuat bagi Thomas Tuchel dan para pemainnya untuk melanjutkan mimpi trofi dunia.
Pewarta : Vie
Tagline: #ThomasTuchel, #TimnasInggris, #PialaDunia2026, #SemifinalArgentina, #JudeBellingham, #ThreeLions,

