RI News. Jakarta. 13 Juli 2026 – Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner sukses mempertahankan gelar Wimbledon setelah mengalahkan Alexander Zverev dengan skor 6-7(7), 7-6(2), 6-3, 6-4 pada babak final, Senin WIB.
Kemenangan tersebut menjadikan Sinner sebagai petenis ke-10 yang mampu mempertahankan gelar tunggal putra Wimbledon pada era Open sekaligus mengamankan gelar Grand Slam kelima dalam kariernya, serta yang pertama pada musim 2026. Pertandingan epik yang berlangsung selama tiga jam 46 menit ini menegaskan kembali status Sinner sebagai raja lapangan rumput saat ini.
Petenis Italia berusia 24 tahun itu bangkit dengan gemilang setelah kehilangan set pertama melalui tie-break. Ia meningkatkan intensitas permainan secara signifikan pada tie-break set kedua, kemudian merebut satu break di masing-masing set ketiga dan keempat untuk mengunci kemenangan. Sepanjang laga, Sinner tampil sabar dan solid dari baseline, menyelamatkan satu-satunya break point yang dihadapinya, serta membukukan 58 winner sebelum memenangi match point pertamanya.

Zverev, yang tampil agresif dengan persentase servis pertama mencapai 76 persen, gagal memanfaatkan momentum di momen krusial. Meski demikian, petenis Jerman berusia 29 tahun ini menyuguhkan perlawanan sengit dalam final Wimbledon pertamanya. “Selamat kepada Jannik. Dia kembali menunjukkan mengapa dia adalah pemain terbaik di dunia,” ujar Zverev seusai pertandingan.
Sementara itu, Sinner mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami berdua memulai pertandingan dengan sangat baik. Saya dan tim melakukan persiapan sebaik mungkin, jadi saya berterima kasih kepada seluruh tim atas dukungan yang luar biasa,” kata Sinner saat seremoni penyerahan trofi. “Ini kembali menjadi final yang hebat dan saya sangat senang bisa menang serta menampilkan permainan dengan level yang tinggi.”
Berkat kemenangan ini, Sinner dipastikan tetap berada di peringkat pertama dunia dengan keunggulan 4.970 poin atas Zverev, yang akan naik ke posisi kedua pada pembaruan ranking Senin. Gelar Wimbledon menjadi trofi keenam Sinner sepanjang musim 2026, sekaligus melengkapi Career Golden Masters setelah sukses menjuarai ATP Masters 1000 Roma pada Mei lalu.
Baca juga : Comeback Epik Three Lions: Tuchel Anggap Kemenangan Dramatis Atas Norwegia Jadi Modal Emas Menuju Atlanta
Zverev sendiri menutup penampilannya di Wimbledon dengan catatan positif meski gagal juara. “Kepada tim saya, kita menjalani dua bulan yang luar biasa meski kalah di final ini. Kami datang ke Wimbledon tanpa pernah mencapai perempat final dan kini berhasil mencapai final. Untuk pertama kalinya saya benar-benar percaya bisa memenangi trofi ini suatu hari nanti,” ungkapnya.
Kemenangan Sinner tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga memperkuat narasi dominasinya di era tenis modern yang semakin kompetitif.
Pewarta : Vie
Tagline: #JannikSinner, #Wimbledon2026, #GrandSlam, #TenisPutra, #AlexanderZverev, #FinalWimbledon, #PetenisItalia, #ATP, #CareerGoldenMasters,

