RI News. Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah di kawasan industri dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang ramah syariah. Langkah ini mencakup pembangunan sarana ibadah, penyediaan makanan halal, serta fasilitas pendukung lainnya bagi para pekerja.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyatakan bahwa kebijakan tersebut diambil karena mayoritas tenaga kerja di berbagai kawasan industri Jawa Barat beragama Islam.
“Karena mayoritas pekerja di Jawa Barat Muslim, maka ekosistem industri syariah juga perlu diperkuat, mulai dari sarana ibadah, makanan halal, hingga fasilitas pendukung lainnya,” ujar Erwan Setiawan di Bandung, Minggu.
Menurutnya, penguatan ekosistem syariah di kawasan industri merupakan bagian integral dari pengembangan ekonomi syariah secara menyeluruh. Hal ini mencakup pengembangan industri halal, pariwisata ramah Muslim, pendidikan pesantren berbasis kewirausahaan, perbankan syariah, serta sertifikasi halal produk.

“Hasil kerja bersama seluruh stakeholder, sinergi lintas sektor, dan komitmen yang kuat tentu akan menghadirkan ekosistem ekonomi syariah yang tangguh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Potensi Jawa Barat dalam ekonomi syariah memang sangat besar. Dengan jumlah penduduk Muslim mencapai sekitar 50,4 juta jiwa, provinsi ini memiliki basis pasar domestik yang sangat kuat. Pada 2025, aset perbankan syariah di Jawa Barat tercatat mencapai Rp105 triliun. Selain itu, keberadaan 12.977 pesantren — menyumbang sekitar 30,6 persen dari total pesantren nasional — menjadi modal sosial dan sumber daya manusia yang strategis dalam mengembangkan ekonomi syariah berbasis masyarakat.
Prestasi Jawa Barat di tingkat nasional juga semakin mengukuhkan posisinya. Pada Anugerah Adinata Syariah 2025, provinsi ini berhasil meraih penghargaan tertinggi di sembilan dari 12 kategori. Tahun 2026, dengan penambahan kategori menjadi 14, Jawa Barat kembali menempati posisi tiga besar nasional.
Baca juga : Bale Badami Bogor: Ketika Musyawarah Lebih Kuat dari Gugatan
“Tentu menjadi kebanggaan kita bahwa Provinsi Jawa Barat masuk tiga besar Anugerah Adinata Syariah tahun 2026. Tahun lalu Jawa Barat menjadi juara umum dengan meraih hasil terbaik di berbagai kategori,” tutup Erwan Setiawan.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja Muslim, tetapi juga mendorong transformasi kawasan industri menuju model yang lebih inklusif dan sesuai prinsip syariah, sekaligus memperkuat daya saing Jawa Barat di panggung ekonomi halal nasional.
Pewarta : Anjar Bramantyo
Tag Line : #EkonomiSyariah, #JawaBarat, #IndustriHalal, #PemprovJabar, #ErwanSetiawan, #AdinataSyariah, #PesantrenEntrepreneur, #IndustriRamahSyariah,

