RI News. Padang – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali menyusuri lorong-lorong dan pinggiran Pasar Raya. Berbeda dari operasi sebelumnya yang kerap menggunakan tameng dan pendekatan tegas, kali ini mereka membawa pendekatan yang lebih lembut: edukasi dan pembinaan langsung kepada pedagang.
Kepala Seksi Kerjasama Satpol PP Kota Padang, Syikhtris, turun langsung memimpin patroli tersebut. Ia beserta timnya mengingatkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih memanfaatkan fasilitas publik untuk berjualan. Trotoar dan sebagian badan jalan yang seharusnya menjadi ruang pejalan kaki dan lalu lintas, masih ditemukan dipakai untuk menggelar dagangan. Jumat siang (17/4/2026).
“Dalam patroli kali ini, kami masih menemukan beberapa PKL yang menggelar barang dagangan di area trotoar dan badan jalan. Hal itu berpotensi mengganggu akses pejalan kaki serta kelancaran arus lalu lintas,” kata Syikhtris saat ditemui di lokasi.

Meski demikian, penertiban yang dilakukan tidak langsung berujung pada penyitaan atau penggusuran paksa. Syikhtris menegaskan bahwa Satpol PP sengaja mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Petugas memberikan pembinaan secara langsung, menjelaskan pentingnya menjaga fungsi fasilitas umum agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
“Kami berkomitmen menjaga fungsi fasilitas umum agar masyarakat luas dapat memanfaatkannya dengan nyaman. Oleh karena itu, tindakan yang kami ambil bersifat humanis, yakni melalui pembinaan agar tumbuh kesadaran bersama,” ujarnya.
Langkah humanis ini dipilih sebagai solusi tengah di tengah upaya menjaga ketertiban kota tanpa mematikan roda ekonomi kecil para pedagang. Namun, Syikhtris menambahkan bahwa pengawasan tetap diperketat. Operasi serupa akan terus digencarkan di Pasar Raya dan sejumlah titik strategis lainnya di Kota Padang.
Satpol PP menegaskan bahwa fasilitas umum seperti trotoar, bahu jalan, dan ruang publik lainnya adalah hak seluruh warga Padang, bukan menjadi area komersial pribadi. Pendekatan edukasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa penataan kota akan terus berlanjut demi terciptanya kenyamanan publik.
Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menata kawasan pasar tradisional agar lebih tertib, bersih, dan ramah bagi pengunjung. Dengan lingkungan yang lebih teratur, diharapkan aktivitas ekonomi di Pasar Raya dapat berjalan lebih kondusif, tidak hanya menguntungkan pedagang, tetapi juga memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar pedagang yang ditemui petugas menyatakan kesediaan untuk merelokasi dagangannya sesuai arahan. Satpol PP akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan tidak ada pelanggaran berulang di masa mendatang.
Pewarta : Mayang Sari

