RI News. Pemalang – Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang terus melakukan pemantauan intensif terhadap arus lalu lintas di jalur lingkar utara Kabupaten Pemalang sejak dimulainya proyek perbaikan jalan nasional berupa pengecoran. Beberapa anggota polisi lalu lintas terlihat selalu siaga di lokasi untuk mengurai antrean panjang yang kerap muncul akibat penyempitan badan jalan.
Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Arief Wiranto menyatakan bahwa pengaturan lalu lintas saat ini lebih difokuskan pada kendaraan yang melaju dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Semarang).
“Ya, kami lakukan contraflow di jalur Pantura, khususnya untuk kendaraan dari arah barat. Saat ini sedang ada pekerjaan perbaikan jalan mulai dari Pagaran Exit Tol Gandulan,” terangnya, Kamis sore (16/4/2026).

Menurut AKP Arief, proyek perbaikan tersebut menyebabkan penyempitan ruas jalan sehingga berpotensi menimbulkan antrean panjang, terutama pada jam-jam padat. Untuk itu, pihaknya rutin menggelar patroli arus lalu lintas dengan memberlakukan sistem satu jalur sementara.
“Petugas jaga terus bersiaga dan memantau agar arus kendaraan tetap mengalir. Kami tidak ingin sampai terjadi kemacetan yang berkepanjangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kasat Lantas menjelaskan bahwa jika volume kendaraan meningkat secara signifikan dan berisiko menimbulkan kemacetan panjang, pihaknya telah menyiapkan skema penguraian arus lalu lintas. Kendaraan akan dialihkan ke jalur alternatif sesuai kondisi di lapangan.
“Semua bersifat situasional, menyesuaikan dengan kondisi aktual yang terjadi,” ujarnya.
Baca juga : Lapas Cipinang Tancap Gas: Sinergi Pejabat dan Inovasi Layanan Jadi Prioritas Utama di Awal 2026
AKP Arief juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lokasi. Kesabaran dalam berkendara menjadi kunci utama demi keselamatan dan kelancaran bersama.
“Patuhi arahan petugas di lapangan, ikuti rambu, dan tetap bersabar serta hargai pengguna jalan lain,” pesannya.
Sementara itu, Sumedi (45), seorang pengguna jalan yang setiap hari melintas di ruas yang sedang diperbaiki, mengaku tidak terlalu terganggu dengan situasi antrean. Antrean yang terjadi antara pom bensin Tegalmlati Petarukan hingga lampu merah Exit Tol Gandulan biasanya tidak berlangsung lama.
“Yah, itung-itung santai mas. Antrean paling sekitar lima menitan saja, jadi kita bisa sedikit rileks naik sepeda motor,” jelasnya sambil tersenyum.
Proyek perbaikan jalan nasional di wilayah ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur menjelang periode mudik Lebaran. Meski demikian, Satlantas Polres Pemalang berkomitmen menjaga kelancaran arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal selama masa perbaikan berlangsung.
Pewarta : Ragil Surono

