Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang: Sinyal Keras Penolakan Dialog dan Percepatan Modernisasi Senjata Strategis

Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang: Sinyal Keras Penolakan Dialog dan Percepatan Modernisasi Senjata Strategis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Seoul, Korea Utara, 9 April 2026 – Korea Utara kembali melakukan serangkaian peluncuran rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur dalam waktu dua hari berturut-turut. Kejadian ini terjadi hanya beberapa jam setelah pejabat tinggi Pyongyang melontarkan kritik keras dan hinaan terhadap upaya Seoul untuk membuka kembali jalur dialog.

Menurut Joint Chiefs of Staff Korea Selatan, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.50 waktu setempat, beberapa rudal balistik jarak pendek diluncurkan dari wilayah pesisir timur Wonsan. Rudal-rudal tersebut masing-masing menempuh jarak sekitar 240 kilometer sebelum jatuh di perairan timur Korea Utara. Tak lama kemudian, pada sore hari, satu rudal balistik lagi ditembakkan dari lokasi yang sama dan terbang lebih jauh, mencapai jarak lebih dari 700 kilometer. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan rudal tersebut jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) negaranya.

Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari aktivitas serupa pada Selasa, di mana sebuah proyektil tak dikenal diluncurkan dari wilayah ibu kota Pyongyang, meskipun tampaknya mengalami kegagalan teknis pada tahap awal.

Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat menegaskan bahwa peluncuran-peluncuran tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel, wilayah AS, maupun sekutunya. Sementara itu, militer Korea Selatan menyatakan tetap dalam kesiagaan tinggi untuk menghadapi segala bentuk provokasi, dengan dukungan aliansi pertahanan yang solid bersama Washington.

Serangkaian peluncuran ini muncul di tengah penolakan tegas Pyongyang terhadap harapan pemerintah liberal Seoul untuk memulihkan dialog yang telah lama terputus. Presiden Lee Jae Myung sebelumnya menyampaikan penyesalan atas dugaan penerbangan drone sipil ke wilayah utara. Respons Kim Yo Jong, saudari berpengaruh Kim Jong Un, yang sempat memuji “kejujuran dan keberanian” Lee, sempat ditafsirkan Seoul sebagai sinyal positif.

Namun, Wakil Menteri Pertama Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Jang Kum Chol, dengan cepat membantah interpretasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Korea Selatan akan selalu menjadi “musuh paling bermusuhan” bagi Pyongyang. Jang bahkan menyebut Seoul sebagai “orang-orang bodoh yang menghebohkan dunia” yang terjebak dalam angan-angan, serta mengutip kritik tajam Kim Yo Jong yang menyamakan Korea Selatan dengan “anjing kudisan yang menggonggong mengikuti tetangganya” – merujuk pada dukungan Seoul terhadap resolusi PBB tentang isu hak asasi manusia di Korea Utara.

Baca juga : Baku Tembak di Depan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas, Sembilan Tersangka Ditahan di Tengah Ketegangan Regional

Pernyataan-pernyataan keras ini memperjelas bahwa Pyongyang tidak tertarik pada pendekatan dialogis yang ditawarkan Seoul saat ini.

Para pengamat melihat peluncuran rudal berturut-turut ini bukan sekadar demonstrasi kekuatan biasa, melainkan bagian dari upaya sistematis Pyongyang untuk memperkuat kemampuan militer strategisnya. Beberapa waktu lalu, Kim Jong Un menyaksikan uji coba mesin roket berbahan bakar padat yang ditingkatkan. Mesin tersebut diklaim memiliki daya dorong lebih tinggi dan menggunakan material komposit karbon fiber canggih.

Rudal berbahan bakar padat memiliki keunggulan signifikan: lebih mudah dipindahkan, lebih cepat diluncurkan, dan sulit dideteksi dibandingkan rudal berbahan bakar cair. Badan intelijen Korea Selatan memperkirakan pengembangan ini terkait dengan ambisi membangun rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat yang mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir sekaligus.

Meski para ahli meragukan Pyongyang telah sepenuhnya menguasai teknologi multiple independently targetable reentry vehicle (MIRV), upaya ini jelas menunjukkan tekad Korea Utara untuk meningkatkan kemampuan penetrasi terhadap sistem pertahanan rudal Amerika Serikat.

Penolakan Pyongyang terhadap dialog dengan Seoul dan Washington berlangsung sejak kegagalan diplomasi Kim Jong Un dengan mantan Presiden AS Donald Trump pada 2019. Sejak saat itu, Korea Utara semakin mendekatkan diri dengan Rusia dan China, dua negara yang tengah bersaing secara strategis dengan Barat.

Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Pyongyang yang dijadwalkan pada hari Kamis menambah dinamika menarik. Pertemuan ini kemungkinan akan membahas kerja sama lebih erat di tengah ketegangan regional yang terus meningkat.

Secara keseluruhan, serangkaian provokasi militer terbaru ini memperkuat persepsi bahwa Korea Utara memilih jalur konfrontasi dan pengembangan senjata daripada rekonsiliasi. Bagi Seoul dan Washington, hal ini menjadi pengingat bahwa pendekatan diplomasi harus dibarengi dengan kewaspadaan pertahanan yang tinggi, sementara bagi komunitas internasional, situasi ini semakin menegaskan kompleksitas tantangan keamanan di kawasan Asia Timur Laut.

Berita ini disusun berdasarkan laporan resmi militer Korea Selatan, pernyataan pejabat terkait, serta analisis para ahli strategis. Situasi terus berkembang dan akan dipantau secara ketat oleh berbagai pihak.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Baku Tembak di Depan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas, Sembilan Tersangka Ditahan di Tengah Ketegangan Regional
Next: Reuni Luar Angkasa Bersejarah: Astronot Artemis II Berbicara dengan Kru ISS dari Jarak Ratusan Ribu Kilometer

Related Stories

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv

Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv: Malam Paling Mengerikan dalam Empat Tahun Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Rubio di New Delhi

Rubio di New Delhi: Upaya Perbaikan Hubungan AS-India di Tengah Arus Ketegangan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.