Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang: Sinyal Keras Penolakan Dialog dan Percepatan Modernisasi Senjata Strategis

Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang: Sinyal Keras Penolakan Dialog dan Percepatan Modernisasi Senjata Strategis

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 4 minutes read
Provokasi Rudal Berturut-turut Pyongyang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Seoul, Korea Utara, 9 April 2026 – Korea Utara kembali melakukan serangkaian peluncuran rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur dalam waktu dua hari berturut-turut. Kejadian ini terjadi hanya beberapa jam setelah pejabat tinggi Pyongyang melontarkan kritik keras dan hinaan terhadap upaya Seoul untuk membuka kembali jalur dialog.

Menurut Joint Chiefs of Staff Korea Selatan, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.50 waktu setempat, beberapa rudal balistik jarak pendek diluncurkan dari wilayah pesisir timur Wonsan. Rudal-rudal tersebut masing-masing menempuh jarak sekitar 240 kilometer sebelum jatuh di perairan timur Korea Utara. Tak lama kemudian, pada sore hari, satu rudal balistik lagi ditembakkan dari lokasi yang sama dan terbang lebih jauh, mencapai jarak lebih dari 700 kilometer. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan rudal tersebut jatuh di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) negaranya.

Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari aktivitas serupa pada Selasa, di mana sebuah proyektil tak dikenal diluncurkan dari wilayah ibu kota Pyongyang, meskipun tampaknya mengalami kegagalan teknis pada tahap awal.

Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat menegaskan bahwa peluncuran-peluncuran tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel, wilayah AS, maupun sekutunya. Sementara itu, militer Korea Selatan menyatakan tetap dalam kesiagaan tinggi untuk menghadapi segala bentuk provokasi, dengan dukungan aliansi pertahanan yang solid bersama Washington.

Serangkaian peluncuran ini muncul di tengah penolakan tegas Pyongyang terhadap harapan pemerintah liberal Seoul untuk memulihkan dialog yang telah lama terputus. Presiden Lee Jae Myung sebelumnya menyampaikan penyesalan atas dugaan penerbangan drone sipil ke wilayah utara. Respons Kim Yo Jong, saudari berpengaruh Kim Jong Un, yang sempat memuji “kejujuran dan keberanian” Lee, sempat ditafsirkan Seoul sebagai sinyal positif.

Namun, Wakil Menteri Pertama Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Jang Kum Chol, dengan cepat membantah interpretasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Korea Selatan akan selalu menjadi “musuh paling bermusuhan” bagi Pyongyang. Jang bahkan menyebut Seoul sebagai “orang-orang bodoh yang menghebohkan dunia” yang terjebak dalam angan-angan, serta mengutip kritik tajam Kim Yo Jong yang menyamakan Korea Selatan dengan “anjing kudisan yang menggonggong mengikuti tetangganya” – merujuk pada dukungan Seoul terhadap resolusi PBB tentang isu hak asasi manusia di Korea Utara.

Baca juga : Baku Tembak di Depan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas, Sembilan Tersangka Ditahan di Tengah Ketegangan Regional

Pernyataan-pernyataan keras ini memperjelas bahwa Pyongyang tidak tertarik pada pendekatan dialogis yang ditawarkan Seoul saat ini.

Para pengamat melihat peluncuran rudal berturut-turut ini bukan sekadar demonstrasi kekuatan biasa, melainkan bagian dari upaya sistematis Pyongyang untuk memperkuat kemampuan militer strategisnya. Beberapa waktu lalu, Kim Jong Un menyaksikan uji coba mesin roket berbahan bakar padat yang ditingkatkan. Mesin tersebut diklaim memiliki daya dorong lebih tinggi dan menggunakan material komposit karbon fiber canggih.

Rudal berbahan bakar padat memiliki keunggulan signifikan: lebih mudah dipindahkan, lebih cepat diluncurkan, dan sulit dideteksi dibandingkan rudal berbahan bakar cair. Badan intelijen Korea Selatan memperkirakan pengembangan ini terkait dengan ambisi membangun rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat yang mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir sekaligus.

Meski para ahli meragukan Pyongyang telah sepenuhnya menguasai teknologi multiple independently targetable reentry vehicle (MIRV), upaya ini jelas menunjukkan tekad Korea Utara untuk meningkatkan kemampuan penetrasi terhadap sistem pertahanan rudal Amerika Serikat.

Penolakan Pyongyang terhadap dialog dengan Seoul dan Washington berlangsung sejak kegagalan diplomasi Kim Jong Un dengan mantan Presiden AS Donald Trump pada 2019. Sejak saat itu, Korea Utara semakin mendekatkan diri dengan Rusia dan China, dua negara yang tengah bersaing secara strategis dengan Barat.

Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Pyongyang yang dijadwalkan pada hari Kamis menambah dinamika menarik. Pertemuan ini kemungkinan akan membahas kerja sama lebih erat di tengah ketegangan regional yang terus meningkat.

Secara keseluruhan, serangkaian provokasi militer terbaru ini memperkuat persepsi bahwa Korea Utara memilih jalur konfrontasi dan pengembangan senjata daripada rekonsiliasi. Bagi Seoul dan Washington, hal ini menjadi pengingat bahwa pendekatan diplomasi harus dibarengi dengan kewaspadaan pertahanan yang tinggi, sementara bagi komunitas internasional, situasi ini semakin menegaskan kompleksitas tantangan keamanan di kawasan Asia Timur Laut.

Berita ini disusun berdasarkan laporan resmi militer Korea Selatan, pernyataan pejabat terkait, serta analisis para ahli strategis. Situasi terus berkembang dan akan dipantau secara ketat oleh berbagai pihak.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Baku Tembak di Depan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas, Sembilan Tersangka Ditahan di Tengah Ketegangan Regional
Next: Reuni Luar Angkasa Bersejarah: Astronot Artemis II Berbicara dengan Kru ISS dari Jarak Ratusan Ribu Kilometer

Related Stories

Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv

Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv: Uji Ketahanan Ukraina di Tengah Kekurangan Pertahanan Udara

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri: Bayang-Bayang Fee 10 Persen dan Lelang di Atas Kertas
  • Semangat Pengabdian Muda: 231 Calon Bintara Polri Mulai Ditempa di SPN Banyumas
  • Pelajar Katolik dan Kristen Wonogiri Bersatu dalam Semangat “CALLING” untuk Kerukunan Bangsa
  • Dandim 0730/Gunungkidul Pimpin Semangat Pancasila bagi Generasi Muda Gunungkidul
  • Bantah Tuduhan Lambat, DPR Izinkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Berlanjut di Masa Reses
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.