RI News. Yogyakarta, 8 April 2026 – Sebanyak 76 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama sebagai bagian dari seleksi Penerimaan Terpadu Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Panitia Daerah Polda DIY. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.
Dari total peserta, 70 orang berjenis kelamin laki-laki dan 6 orang perempuan. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan secara komprehensif yang menjadi gerbang awal dalam proses seleksi calon taruna Akpol. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi serta mulut, pengukuran tekanan darah dan denyut nadi, pemeriksaan ketajaman penglihatan (visus), pemeriksaan telinga-hidung-tenggorokan (THT), tes buta warna, serta pemeriksaan fisik luar secara menyeluruh.
Untuk menjaga objektivitas dan transparansi, seluruh rangkaian pemeriksaan diawasi ketat oleh pengawas internal dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) serta Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Pengawasan eksternal juga dilakukan oleh perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY guna memastikan proses berjalan sesuai standar medis dan etika profesi.

Hasil pemeriksaan kesehatan tahap pertama langsung diumumkan pada hari yang sama. Peserta yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya, yaitu pemeriksaan psikologi, tes kesamaptaan jasmani, dan pemeriksaan kesehatan tahap kedua yang mencakup pemeriksaan organ dalam.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., yang didampingi Karo SDM Polda DIY Kombes Pol Uri Nartanti Istiwidayati, S.I.K., M.Si., serta Kabid Dokkes Polda DIY Kombes Pol dr. Fajar Amansyah, Sp.PD., FINASIM., CMSC., QHIA., AIFO-K.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menekankan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan Taruna Akpol dilaksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
“Setiap tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dan hasilnya diumumkan pada hari yang sama, sehingga peserta dapat segera mengetahui hasil yang diperoleh. Hal ini merupakan komitmen Polri dalam mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan transparan,” ujar Kombes Pol Ihsan.
Baca juga : Polisi di Ujung Kalimantan Barat: Menyuburkan Jagung di Lahan Hutan Desa untuk Swasembada Pangan Nasional
Ia menambahkan bahwa penerimaan Taruna Akpol hanya dilakukan melalui jalur reguler resmi. Polri tidak membuka jalur lain di luar mekanisme yang telah ditentukan.
“Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak percaya kepada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara yang tidak sesuai ketentuan,” tegasnya.
Proses seleksi ini menjadi bagian penting dalam upaya Polri membentuk generasi penerus kepolisian yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di masa mendatang.
Pewarta: Lee Anno

