Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi Beijing di Tengah Badai Hormuz: China Dorong Proposal Perdamaian Iran untuk Peran Global yang Lebih Besar

Diplomasi Beijing di Tengah Badai Hormuz: China Dorong Proposal Perdamaian Iran untuk Peran Global yang Lebih Besar

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Diplomasi Beijing di Tengah Badai Hormuz
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Di tengah eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang kini memasuki minggu keenam, China semakin aktif memainkan peran diplomatik dengan mengajukan inisiatif perdamaian bersama Pakistan. Proposal lima poin ini tidak hanya menyerukan penghentian segera permusuhan, tetapi juga menekankan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan energi global yang krusial.

Langkah Beijing ini mencerminkan upaya strategis untuk memperkuat citra sebagai kekuatan penyeimbang dalam urusan internasional, di saat Amerika Serikat tampak lebih fokus pada pendekatan militer. Menurut analis, inisiatif ini sekaligus menjadi ujian bagi ambisi China sebagai mediator di kawasan Timur Tengah yang selama ini didominasi kekuatan Barat.

Proposal lima poin yang disusun bersama Pakistan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri Wang Yi dengan mitranya dari Pakistan di Beijing pada akhir Maret lalu, mencakup beberapa elemen utama: penghentian segera permusuhan, dimulainya pembicaraan damai, perlindungan warga sipil dan infrastruktur non-militer, serta jaminan keamanan pelayaran di Selat Hormuz. China dan Pakistan menekankan bahwa dialog dan diplomasi adalah satu-satunya jalan keluar yang berkelanjutan, sambil menolak penggunaan kekuatan militer yang diusulkan melalui mekanisme PBB.

Eskalasi terbaru terjadi pada Jumat lalu ketika Iran berhasil menembak jatuh dua pesawat militer AS di dekat wilayah Selat Hormuz — insiden pertama sejak konflik meletus pada akhir Februari. Meski demikian, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak akan menghalangi jalur negosiasi, meskipun sebelumnya ia menyatakan bahwa AS telah “sepenuhnya menghancurkan” kemampuan Iran.

Bagi China, stabilitas di Selat Hormuz bukan sekadar isu politik, melainkan kepentingan ekonomi vital. Meskipun Beijing telah berhasil mendiversifikasi sumber energi dan hanya mengandalkan Iran untuk sekitar 13 persen impor minyaknya, gangguan berkepanjangan di jalur pelayaran ini dapat memicu lonjakan harga energi global. Hal tersebut berpotensi merusak model pertumbuhan China yang sangat bergantung pada ekspor.

“Eskalasi konflik yang berkepanjangan akan mulai merugikan kepentingan China secara langsung,” ujar seorang analis hubungan internasional. “Gangguan pasokan energi dan rantai pasok maritim dapat meningkatkan biaya produksi dan melemahkan permintaan global, yang pada akhirnya menekan ekonomi China yang sedang rentan.”

Baca juga : Hakim Federal Blokir Pengumpulan Data Ras di Kampus: Langkah Mundur atau Perlindungan Privasi?

China juga memiliki cadangan minyak strategis yang cukup besar, sehingga mampu meredam gejolak jangka pendek. Namun, analis menilai Beijing khawatir jika perang berlarut-larut, terutama menjelang kunjungan Presiden Trump ke China yang dijadwalkan ulang pada pertengahan Mei. Kunjungan tersebut sempat ditunda karena fokus Washington pada konflik Iran.

Sikap Amerika Serikat terhadap inisiatif China-Pakistan dinilai masih “netral” atau agnostic oleh sebagian pejabat AS. Washington tampaknya enggan memberikan ruang bagi China untuk mengklaim keberhasilan mediasi di Timur Tengah, sekaligus menghindari peningkatan citra internasional Beijing. Beberapa pejabat AS menyebut diplomasi China lebih bersifat “pesan politik” daripada upaya mediasi substantif, mirip dengan rencana 12 poin China untuk konflik Ukraina pada 2023 yang banyak menuai kritik sebagai sekadar pernyataan prinsip tanpa tindakan nyata.

Di sisi lain, China telah melakukan diplomasi intensif. Menteri Luar Negeri Wang Yi telah melakukan lebih dari 20 panggilan telepon dengan mitra regional, termasuk Rusia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan negara-negara Teluk lainnya. Beijing juga menentang usulan Bahrain di Dewan Keamanan PBB yang sempat mengizinkan penggunaan kekuatan untuk membuka Selat Hormuz, dengan alasan bahwa langkah tersebut justru dapat memperburuk konflik.

Analis dari berbagai lembaga pemikir internasional menilai bahwa China sedang memanfaatkan momentum ini untuk menunjukkan kontras narasi: sementara AS digambarkan sebagai kekuatan yang agresif dan kurang mempertimbangkan dampak bagi negara lain, China ingin tampil sebagai pembela perdamaian yang bertanggung jawab dan menghormati hukum internasional.

Seorang anak memegang bendera nasional Tiongkok di dekat Aula Doa untuk Panen yang Baik di Kuil Surga di Beijing, Tiongkok, Jumat, 3 April 2026.

Meski proposal China-Pakistan mendapat sambutan diam dari Washington, para pengamat melihat adanya peluang kecil jika situasi di lapangan semakin memburuk. Bagi Beijing, meredanya konflik sebelum pertemuan Trump-Xi akan menjadi hasil diplomatik yang berharga, sekaligus mengurangi risiko penundaan lebih lanjut dari kunjungan tersebut.

Dalam konteks yang lebih luas, perkembangan ini menandai babak baru persaingan pengaruh global antara Washington dan Beijing. China, yang selama ini lebih dikenal aktif di kawasan Asia-Pasifik dan Afrika, kini semakin berani menempatkan dirinya sebagai aktor kunci di Timur Tengah — kawasan yang secara tradisional menjadi arena pengaruh Amerika Serikat.

Perang di Iran tidak hanya menguji ketahanan regional, tetapi juga menjadi ajang bagi kekuatan besar untuk mendefinisikan ulang peran mereka di panggung dunia. Apakah inisiatif lima poin ini akan menjadi langkah konkret menuju de-eskalasi, atau sekadar manuver diplomatik, masih menjadi pertanyaan besar yang akan terjawab dalam beberapa pekan mendatang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Hakim Federal Blokir Pengumpulan Data Ras di Kampus: Langkah Mundur atau Perlindungan Privasi?
Next: Kerapuhan Supremasi Udara AS di Atas Iran: Pelajaran Strategis dari Penembakan Jatuh Dua Pesawat Tempur

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kolaborasi Imigrasi dan Pemkab Toraja Utara Perkuat Pencegahan TPPO Melalui Desa Binaan
  • Lonjakan Rezeki di Pasar Hewan Wonogiri: Pedagang Sapi Raup Ratusan Juta Jelang Iduladha 1447 H
  • Jaga Tunas Bangsa: JMSI Tabagsel Gelorakan Semangat Kebangkitan Nasional di Tengah Tantangan Zaman
  • Raibnya Getah Pinus Bernilai Tinggi: Polres Wonogiri Amankan Tiga Pelaku Pencurian di Hutan Perhutani Wonogiri
  • Danrem 072/Pamungkas Perkuat Sinergi Kebangsaan dengan Para Purnawirawan TNI-Polri di Yogyakarta
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.