Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 minutes read
Flotilla Sumud Global Dihentikan Total
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta, 20 Mei 2026 – Koalisi aktivis pro-Palestina Global Sumud Flotilla (GSF) mengonfirmasi bahwa seluruh armada kapal dalam misi kemanusiaan terbaru mereka untuk menerobos blokade Jalur Gaza telah berhasil dicegat oleh pasukan Israel. Pernyataan ini menandai berakhirnya upaya pelayaran damai yang telah menjadi sorotan internasional sejak berangkat dari Eropa.

“Semua kapal telah dicegat. Kami menunggu informasi terbaru terkait penculikan ilegal mereka,” demikian pernyataan resmi GSF yang dirilis pada Selasa.

Konvoi pelayaran yang membawa bantuan kemanusiaan ini berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April lalu. Misi ini dirancang sebagai bentuk solidaritas global terhadap warga Gaza yang terus menghadapi krisis kemanusiaan akibat blokade panjang. Namun, perjalanan armada tersebut diwarnai serangkaian insiden pencegatan.

Pada malam 29 hingga 30 April, aktivis melaporkan bahwa pasukan Israel telah mengambil alih salah satu kapal di perairan dekat Pulau Kreta. Setelah pengambilalihan, mesin kapal dan sistem navigasi sengaja dirusak sebelum pasukan tersebut meninggalkan kapal beserta awaknya. Insiden ini menjadi sinyal awal intensitas respons Israel terhadap inisiatif flotilla.

Puncaknya terjadi pada Senin, 18 Mei, ketika kapal-kapal misi kemanusiaan tersebut dikepung dan dicegat secara paksa oleh kapal perang Israel di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza. Lokasi pencegatan yang jauh dari wilayah territorial Israel ini kembali memicu perdebatan hukum internasional mengenai keabsahan tindakan di laut lepas.

Sebelum keberangkatan, pada akhir Maret, GSF telah mengumumkan rencana ambisius: melibatkan hingga 100 kapal dengan lebih dari 2.000 aktivis, relawan, serta tokoh masyarakat dari berbagai negara. Target tersebut mencerminkan skala solidaritas global yang semakin meluas terhadap isu Palestina, meski akhirnya dihadang sebelum mencapai tujuan.

Baca juga : Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa: Pesan Ketua PWI di Tengah Tantangan Etika

Pencegatan ini bukanlah kasus pertama bagi armada flotilla serupa. Namun, ukuran dan partisipasi internasional yang besar pada misi kali ini menarik perhatian lebih luas dari komunitas global, termasuk kalangan akademisi, organisasi hak asasi manusia, dan pengamat hukum maritim.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel mengenai status awak kapal dan muatan bantuan yang dibawa. GSF menyatakan akan terus memantau perkembangan dan mendesak komunitas internasional untuk menuntut akuntabilitas atas tindakan yang mereka sebut sebagai “penculikan ilegal di perairan internasional”.

Misi flotilla seperti ini terus menjadi simbol perlawanan sipil non-kekerasan terhadap blokade Gaza, sekaligus menguji batas-batas diplomasi dan hukum internasional di tengah konflik yang berkepanjangan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa: Pesan Ketua PWI di Tengah Tantangan Etika
Next: Indonesia Desak Israel Bebaskan Segera 9 WNI yang Diculik dalam Misi Flotilla Kemanusiaan Gaza

Related Stories

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 menit ago 0
Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv

Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv: Uji Ketahanan Ukraina di Tengah Kekurangan Pertahanan Udara

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Tragedi Mematikan di Bangkok

Tragedi Mematikan di Bangkok: Kobaran Api di Pub Na Ladprao Merenggut 27 Nyawa

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS
  • Dudung Abdurachman Buka Jalan Panen Tebu Ribuan Petani Lampung di Register 44
  • Sinergi Cepat Padamkan Api di Lereng Gunung Ngasem: Pelajaran Berharga di Tengah Musim Kemarau
  • Polres Wonogiri Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Oknum Pelaku Kekerasan Seksual Anak
  • Spanyol Taklukkan Argentina di Final Dramatis, La Furia Roja Raih Mahkota Piala Dunia 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.