Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat

Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yerusalem – Ketika musim semi seharusnya membawa aroma bunga dan suara tawa keluarga yang berkumpul, Yerusalem justru diselimuti suasana hening yang berat. Memasuki minggu kelima konflik dengan Iran, situs-situs suci utama di Kota Tua tetap tertutup rapat, sementara ribuan warga dan umat beragama merasakan kelelahan emosional yang mendalam menjelang perayaan Passover (Paskah Yahudi) dan Easter (Paskah Kristen).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana alun-alun luas dipenuhi peziarah dari berbagai penjuru dunia, kini hanya gema langkah kaki sesekali yang terdengar di gang-gang batu tua. Hampir seluruh toko di sekitar situs suci ditutup dengan pintu besi, menciptakan pemandangan kota yang seolah kehilangan denyut nadi kehidupan keagamaannya.

Konflik yang dimulai sejak akhir Februari telah mengubah pola lama Yerusalem. Selama ini, kota suci ini relatif terhindar dari serangan langsung karena pertimbangan sensitif terhadap situs-situs suci umat Islam. Namun, sejak serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, rudal Iran berulang kali mengancam kawasan ini. Pecahan rudal yang dicegat telah jatuh di dekat Gereja Makam Suci dan jalan menuju Tembok Ratapan, memaksa otoritas keamanan menerapkan pembatasan ketat.

Menurut pedoman militer Israel, pertemuan di area publik dibatasi maksimal 50 orang untuk mengantisipasi risiko serangan rudal. Akibatnya, prosesi Minggu Palma yang biasanya meriah dibatalkan, dan perayaan besar di Tembok Ratapan hanya boleh diikuti oleh kelompok kecil. Rabbi Shmuel Rabinowitz, yang kantornya menghadap langsung ke Tembok Ratapan, menggambarkan pemandangan kosong itu dengan pilu: “Hati ini sangat sakit melihat Tembok Ratapan seperti sekarang.”

Tidak hanya umat Yahudi dan Kristen yang terdampak. Kompleks Masjid Al-Aqsa, situs suci ketiga umat Islam, juga sepi sepanjang bulan Ramadan yang baru saja berakhir. Banyak warga Muslim lokal merasa kehilangan momen spiritual penting. Fayez Dakkak, pemilik toko generasi ketiga di Kota Tua yang selama puluhan tahun melayani peziarah Kristen, mengungkapkan kekecewaannya: “Rasanya seperti tidak ada Ramadan tahun ini.”

Dampak ekonomi dan sosial juga terasa nyata. Bandara Ben Gurion beroperasi terbatas, sehingga banyak keluarga Yahudi memilih merayakan Passover dalam skala kecil tanpa sanak saudara dari luar negeri. Ironisnya, sebagian warga justru meninggalkan Israel melalui perbatasan dengan Mesir menuju Sinai — arah yang bertolak belakang dengan narasi historis Paskah Yahudi tentang keluarnya bangsa Israel dari Mesir.

Baca juga : Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran

Jamie Geller, seorang penulis buku masak yang tinggal di Yerusalem, menggambarkan rutinitas pra-Passover yang kacau: membersihkan rumah dari jejak ragi sambil bolak-balik berlari ke tempat perlindungan setiap kali sirene berbunyi. “Ini sangat mengejutkan,” katanya, “Kota Tua selama ini selalu terasa aman dari ancaman perang besar, tapi kali ini berbeda.”

Pastor Rami Asakrieh dari komunitas Katolik Yerusalem menawarkan perspektif harapan di tengah keterbatasan. Meski prosesi dibatalkan dan sekolah-sekolah ditutup, ia tetap memimpin misa untuk kelompok kecil di tempat yang telah disetujui sebagai shelter. “Kebangkitan bukan datang dari ketakutan, melainkan dari iman yang ada di dalam hati,” ujarnya. Menurutnya, situasi ini mengingatkan umat bahwa esensi iman bersifat internal, bukan bergantung pada ritual luar yang megah.

Konflik ini tidak hanya meninggalkan luka fisik — dengan puluhan korban sipil dan kerusakan akibat pecahan rudal — tetapi juga luka psikologis yang lebih dalam. Warga Yerusalem, yang terbiasa hidup di persimpangan tiga agama besar, kini menghadapi tantangan mempertahankan identitas keagamaan dan sosial di tengah ketidakpastian berkepanjangan.

Meski demikian, banyak yang berharap bahwa semangat ketahanan yang selama ini menjadi ciri kota suci ini akan kembali muncul. Di balik pintu-pintu tertutup dan alun-alun yang sepi, keyakinan bahwa perdamaian suatu saat akan mengembalikan kehidupan normal tetap dijaga dengan hati-hati oleh para penduduknya.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran
Next: Raja Damai yang Ditolak: Paus Leo XIV Tegaskan Tuhan Tak Membela Perang di Tengah Konflik Iran dan Ukraina

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by