Skip to content
22/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat

Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yerusalem – Ketika musim semi seharusnya membawa aroma bunga dan suara tawa keluarga yang berkumpul, Yerusalem justru diselimuti suasana hening yang berat. Memasuki minggu kelima konflik dengan Iran, situs-situs suci utama di Kota Tua tetap tertutup rapat, sementara ribuan warga dan umat beragama merasakan kelelahan emosional yang mendalam menjelang perayaan Passover (Paskah Yahudi) dan Easter (Paskah Kristen).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana alun-alun luas dipenuhi peziarah dari berbagai penjuru dunia, kini hanya gema langkah kaki sesekali yang terdengar di gang-gang batu tua. Hampir seluruh toko di sekitar situs suci ditutup dengan pintu besi, menciptakan pemandangan kota yang seolah kehilangan denyut nadi kehidupan keagamaannya.

Konflik yang dimulai sejak akhir Februari telah mengubah pola lama Yerusalem. Selama ini, kota suci ini relatif terhindar dari serangan langsung karena pertimbangan sensitif terhadap situs-situs suci umat Islam. Namun, sejak serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, rudal Iran berulang kali mengancam kawasan ini. Pecahan rudal yang dicegat telah jatuh di dekat Gereja Makam Suci dan jalan menuju Tembok Ratapan, memaksa otoritas keamanan menerapkan pembatasan ketat.

Menurut pedoman militer Israel, pertemuan di area publik dibatasi maksimal 50 orang untuk mengantisipasi risiko serangan rudal. Akibatnya, prosesi Minggu Palma yang biasanya meriah dibatalkan, dan perayaan besar di Tembok Ratapan hanya boleh diikuti oleh kelompok kecil. Rabbi Shmuel Rabinowitz, yang kantornya menghadap langsung ke Tembok Ratapan, menggambarkan pemandangan kosong itu dengan pilu: “Hati ini sangat sakit melihat Tembok Ratapan seperti sekarang.”

Tidak hanya umat Yahudi dan Kristen yang terdampak. Kompleks Masjid Al-Aqsa, situs suci ketiga umat Islam, juga sepi sepanjang bulan Ramadan yang baru saja berakhir. Banyak warga Muslim lokal merasa kehilangan momen spiritual penting. Fayez Dakkak, pemilik toko generasi ketiga di Kota Tua yang selama puluhan tahun melayani peziarah Kristen, mengungkapkan kekecewaannya: “Rasanya seperti tidak ada Ramadan tahun ini.”

Dampak ekonomi dan sosial juga terasa nyata. Bandara Ben Gurion beroperasi terbatas, sehingga banyak keluarga Yahudi memilih merayakan Passover dalam skala kecil tanpa sanak saudara dari luar negeri. Ironisnya, sebagian warga justru meninggalkan Israel melalui perbatasan dengan Mesir menuju Sinai — arah yang bertolak belakang dengan narasi historis Paskah Yahudi tentang keluarnya bangsa Israel dari Mesir.

Baca juga : Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran

Jamie Geller, seorang penulis buku masak yang tinggal di Yerusalem, menggambarkan rutinitas pra-Passover yang kacau: membersihkan rumah dari jejak ragi sambil bolak-balik berlari ke tempat perlindungan setiap kali sirene berbunyi. “Ini sangat mengejutkan,” katanya, “Kota Tua selama ini selalu terasa aman dari ancaman perang besar, tapi kali ini berbeda.”

Pastor Rami Asakrieh dari komunitas Katolik Yerusalem menawarkan perspektif harapan di tengah keterbatasan. Meski prosesi dibatalkan dan sekolah-sekolah ditutup, ia tetap memimpin misa untuk kelompok kecil di tempat yang telah disetujui sebagai shelter. “Kebangkitan bukan datang dari ketakutan, melainkan dari iman yang ada di dalam hati,” ujarnya. Menurutnya, situasi ini mengingatkan umat bahwa esensi iman bersifat internal, bukan bergantung pada ritual luar yang megah.

Konflik ini tidak hanya meninggalkan luka fisik — dengan puluhan korban sipil dan kerusakan akibat pecahan rudal — tetapi juga luka psikologis yang lebih dalam. Warga Yerusalem, yang terbiasa hidup di persimpangan tiga agama besar, kini menghadapi tantangan mempertahankan identitas keagamaan dan sosial di tengah ketidakpastian berkepanjangan.

Meski demikian, banyak yang berharap bahwa semangat ketahanan yang selama ini menjadi ciri kota suci ini akan kembali muncul. Di balik pintu-pintu tertutup dan alun-alun yang sepi, keyakinan bahwa perdamaian suatu saat akan mengembalikan kehidupan normal tetap dijaga dengan hati-hati oleh para penduduknya.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran
Next: Raja Damai yang Ditolak: Paus Leo XIV Tegaskan Tuhan Tak Membela Perang di Tengah Konflik Iran dan Ukraina

Related Stories

Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Santri Tinggalkan Pondok Pesantren Wonogiri usai Dugaan Pencabulan oleh Pimpinan yang Berstatus Polisi
  • Polres Padangsidimpuan Gerebek L300 Tenda Biru, Sita Puluhan Karton Rokok Ilegal
  • Sinergi Digital yang Menyentuh Nyata: Polda DIY dan Komunitas Jogja Menyapa Gulung Lengan Bantu Sesama
  • Dugaan Korupsi Pengadaan di Wonogiri: Bayang-Bayang Fee 10 Persen dan Lelang di Atas Kertas
  • Semangat Pengabdian Muda: 231 Calon Bintara Polri Mulai Ditempa di SPN Banyumas
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.