Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran

Diplomasi di Tengah Badai: Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Pakistan Muncul sebagai Penengah Kunci dalam Upaya Mengakhiri Perang AS-Israel-Iran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Islamabad – Memasuki bulan kedua konflik bersenjata antara Amerika Serikat beserta Israel melawan Iran, Pakistan secara resmi menawarkan diri menjadi tuan rumah pembicaraan damai. Langkah ini menandai upaya diplomatik baru di tengah eskalasi yang telah menewaskan ribuan orang dan mengganggu stabilitas ekonomi global.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyatakan bahwa negaranya merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan baik oleh Iran maupun Amerika Serikat. “Pakistan akan dengan senang hati memfasilitasi pembicaraan yang bermakna antara kedua pihak dalam waktu dekat,” ujar Dar setelah pertemuan para diplomat senior dari Turki, Mesir, dan Arab Saudi di Islamabad.

Pertemuan tersebut berlangsung pada hari Minggu, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Washington maupun Tehran mengenai format pembicaraan—apakah langsung atau melalui perantara. Para diplomat dari ketiga negara tersebut telah kembali ke ibu kota masing-masing, sementara pembicaraan lanjutan yang semula direncanakan Senin tampaknya masih menunggu perkembangan.

Pakistan memiliki posisi yang relatif netral dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang terlibat. Hubungan Islamabad dengan Washington tetap kuat, sementara ikatan dengan Tehran juga terjaga meski tegang. Pejabat Pakistan menyebut upaya ini sebagai hasil diplomasi senyap selama beberapa minggu terakhir, yang kini mulai membuahkan hasil berupa pertemuan tingkat menteri luar negeri regional.

Namun, tantangan besar masih menghadang. Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf sebelumnya menolak pembicaraan di Pakistan dan menyebutnya sebagai “kedok” di balik kedatangan ribuan pasukan Marinir AS ke kawasan Timur Tengah. Iran juga telah mengancam akan menyerang target-target terkait pejabat AS dan Israel, serta menegaskan kedaulatannya atas Selat Hormuz—jalur vital perdagangan minyak dunia.

Di sisi lain, Israel mengumumkan rencana perluasan operasi militer di Lebanon selatan untuk melemahkan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa militer Israel akan memperluas “zona keamanan” di wilayah tersebut. Akibatnya, lebih dari satu juta warga Lebanon terpaksa mengungsi, dan ketegangan di perbatasan terus meningkat.

Baca juga : Mario Aji Terjatuh di Lap Krusial, Harapan Poin di Moto2 Austin Pupus

Perang yang pecah sejak akhir Februari 2026 ini telah menimbulkan korban jiwa signifikan. Lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas, termasuk lebih dari 1.900 di Iran, 1.200 di Lebanon, serta puluhan di Israel, Irak, dan negara-negara Teluk. Serangan udara Israel di Tehran dilaporkan menargetkan fasilitas penelitian dan produksi senjata, sementara Iran merespons dengan serangan balik terhadap aset militer AS dan Israel.

Selain korban manusia, konflik ini juga mengancam rantai pasok global. Pengendalian Iran terhadap Selat Hormuz telah menyebabkan gejolak harga minyak dan gas, sementara keterlibatan kelompok Houthi di Yaman berpotensi mengganggu pelayaran di Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah. Ancaman terhadap infrastruktur sipil, termasuk universitas dan fasilitas listrik, semakin memperburuk situasi kemanusiaan.

Dari perspektif diplomatik, Mesir menekankan pentingnya membuka “dialog langsung” antara AS dan Iran, yang selama ini lebih banyak bergantung pada mediator. Iran menolak proposal 15 poin yang diajukan AS dan justru menyusun proposal balasan lima poin yang mencakup penghentian serangan, jaminan keamanan, ganti rugi, serta pengakuan kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Pakistan sendiri telah melihat sinyal positif ketika Iran melonggarkan pembatasan bagi kapal-kapal komersial berbendera Pakistan di Selat Hormuz. Mantan Duta Besar Pakistan untuk Iran, Asif Durrani, menyebut langkah itu sebagai sinyal bahwa Tehran tetap terbuka untuk kerjasama ekonomi selama tidak ada pemaksaan dari pihak luar.

Penasihat senior Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, menambahkan bahwa setiap kesepakatan damai harus menyertakan jaminan kuat agar serangan Iran terhadap negara tetangga tidak terulang, serta kompensasi atas kerusakan infrastruktur sipil.

Analis geopolitik melihat peran Pakistan sebagai mediator ini unik karena posisinya yang tidak sepenuhnya berpihak pada blok mana pun, berbeda dengan mediator lain yang lebih condong ke satu pihak. Keberhasilan atau kegagalan upaya ini akan sangat menentukan apakah konflik dapat diredam sebelum meluas menjadi perang regional yang lebih besar, atau justru semakin memperdalam jurang ketidakpercayaan antara Iran dan Barat.

Saat ini, kedua belah pihak masih saling mengancam, termasuk soal program nuklir Iran dan target sipil. Namun, pintu diplomasi melalui Pakistan setidaknya memberikan harapan kecil di tengah badai yang masih berlangsung.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mario Aji Terjatuh di Lap Krusial, Harapan Poin di Moto2 Austin Pupus
Next: Yerusalem Kehilangan Semangat Paskah di Tengah Rudal dan Pembatasan Ketat

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.