Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Hiburan
  • Movie Review: Jaksa Muda vs Mesin Pembunuh Birokrasi, “Two Prosecutors” Mengingatkan Betapa Rapuhnya Kebenaran di Tangan Kekuasaan

Movie Review: Jaksa Muda vs Mesin Pembunuh Birokrasi, “Two Prosecutors” Mengingatkan Betapa Rapuhnya Kebenaran di Tangan Kekuasaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Jaksa Muda vs Mesin Pembunuh Birokrasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Semarang– Di tengah kegelapan tahun 1937, saat Stalin sedang gencar membersihkan musuh-musuhnya melalui Pembersihan Besar, seorang jaksa muda penuh idealisme tiba di sebuah penjara terpencil di Bryansk. Ia membawa sepucuk surat yang ditulis dengan darah. Dari sinilah “Two Prosecutors”, film terbaru sutradara Ukraina Sergei Loznitsa, membawa penonton masuk ke dalam lorong-lorong birokrasi totalitarian yang mencekam dan absurd.

Film berdurasi 118 menit ini mengikuti Alexander Kornyev (Aleksandr Kuznetsov), jaksa baru yang masih polos dan bersemangat. Begitu tiba di penjara, ia langsung menuntut bertemu dengan seorang tahanan bernama I.S. Stepniak (Aleksandr Filippenko), seorang mantan jaksa senior sekaligus Bolshevik yang tubuhnya penuh luka akibat penyiksaan.

Apa yang awalnya terlihat seperti misi mencari keadilan, perlahan berubah menjadi perjalanan memasuki perangkap yang semakin sempit. Setiap pintu yang dibuka, setiap koridor yang dilalui, dan setiap tatapan curiga para penjaga seolah mengingatkan: semakin dalam Alexander masuk, semakin jauh ia dari kebebasan dirinya sendiri.

Loznitsa, yang dikenal lewat film-film dokumenternya yang tajam tentang kekerasan negara, kembali ke fiksi setelah tujuh tahun. Ia menyusun “Two Prosecutors” seperti sebuah parable kelam yang rapi dan timeless. Strukturnya cerdik: perjalanan Alexander ke penjara dan kemudian ke Moskow untuk melaporkan ke jaksa agung Andrey Vyshinsky digambarkan seperti cermin yang menyeramkan — dua sisi yang sama mengerikannya.

Penonton diajak merasakan betapa lambat dan beratnya sistem totalitarian bekerja. Bukan melalui aksi kekerasan besar-besaran, melainkan lewat dialog panjang, tatapan dingin, dan prosedur birokrasi yang membosankan sekaligus mematikan. Di sini, kebenaran bukanlah sesuatu yang dicari, melainkan ancaman yang harus diredam.

Film ini diadaptasi dari novella karya Georgy Demidov, seorang dokter yang sendiri menghabiskan 14 tahun di kamp gulag Soviet dan baru menerbitkan karyanya secara anumerta pada 2009. Loznitsa sendiri bukan orang asing dengan tema ini. Sebagai sutradara Ukraina yang kini tinggal di Berlin, ia telah lama mengamati bagaimana kekuasaan negara bisa dengan mudah menghancurkan nyawa manusia atas nama “stabilitas” dan “keamanan”.

Baca juga : Diplomasi Drone Ukraina di Teluk: Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi di Tengah Tekanan terhadap Armada Bayangan Rusia

Yang membuat “Two Prosecutors” terasa sangat relevan hari ini adalah kemampuannya berbicara tidak hanya tentang masa Stalin, tapi juga tentang mekanisme kekuasaan di mana pun dan kapan pun. Ketika idealisme bertemu dengan mesin birokrasi yang rakus, siapa yang biasanya kalah? Jawabannya hampir selalu sama: mereka yang berani bertanya.

Akting Aleksandr Kuznetsov sebagai jaksa muda yang perlahan kehilangan keyakinannya sangat meyakinkan. Sementara Aleksandr Filippenko sebagai Stepniak memberikan penampilan yang kuat dan penuh luka, baik secara fisik maupun emosional. Sinematografi dan desain produksi film ini juga berhasil menciptakan suasana pengap yang membuat penonton ikut merasa terjebak di dalamnya.

Two Prosecutors

“Two Prosecutors” bukan film yang menghibur dalam arti biasa. Ia dingin, perlahan, dan penuh dengan absurditas kelam yang khas era Soviet. Namun justru karena itu, film ini berhasil menjadi peringatan yang tajam: sekali sistem korup dan represif dibiarkan mengakar, maka keberanian seorang individu saja sering kali tidak cukup untuk mengubahnya.

Bagi yang menyukai drama sejarah politik yang cerdas dan berani, “Two Prosecutors” adalah salah satu film penting tahun ini. Sebuah pengingat bahwa sejarah kelam masa lalu bisa saja berulang — jika kita lupa cara membaca tanda-tandanya.

Durasi: 118 menit Bahasa: Rusia dan Ukraina (dengan subtitle) Sutradara: Sergei Loznitsa Pemain utama: Aleksandr Kuznetsov, Aleksandr Filippenko, Anatoliy Beliy

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi Drone Ukraina di Teluk: Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi di Tengah Tekanan terhadap Armada Bayangan Rusia
Next: Masyarakat Puas, Arus Balik Lebaran di Wonogiri Berjalan Lancar Berkat Pengamanan Optimal Polres

Related Stories

Syuting A Quiet Place Part III Resmi Dimulai

Kembalinya Suara yang Mematikan: Syuting A Quiet Place Part III Resmi Dimulai

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Maia Estianty Sambut Cucu Pertama yang Manis

Kehangatan Keluarga: Maia Estianty Sambut Cucu Pertama yang Manis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Leeds United Makin Aman

Leeds United Makin Aman, Burnley Kian Tenggelam di Dasar Klasemen

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.