RI News. Cibinong, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memutuskan menunda pembangunan Hotel Asrama Haji di kawasan Masjid Raya Pakansari (Nurul Wathon), Cibinong, yang semula direncanakan terealisasi pada tahun anggaran berjalan. Penundaan ini dilakukan lantaran keterbatasan waktu pelaksanaan yang tersisa tidak memadai untuk menyelesaikan seluruh tahapan proyek secara optimal.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Cibinong, Jumat (27/3/2026). Menurutnya, dengan waktu yang tersisa hanya sekitar enam bulan, pihaknya khawatir proses lelang dan tahapan teknis lainnya tidak dapat diselesaikan dengan baik jika dipaksakan tahun ini.
“Faktor waktu yang tidak cukup untuk membuat hotel. Karena kita proses lelang dan tahapan lainnya, waktunya tinggal sekitar enam bulan,” ujar Eko.
Proyek Hotel Asrama Haji ini sebelumnya direncanakan dengan pagu anggaran sekitar Rp142 miliar. Namun, setelah dilakukan evaluasi mendalam, Pemkab Bogor memilih mengundurkan pelaksanaan proyek tersebut ke tahun anggaran berikutnya.

Eko menegaskan bahwa penundaan ini bukan karena pembatalan, melainkan untuk menjamin kualitas pembangunan tetap terjaga. “Kalau dipaksakan sekarang, khawatir tidak maksimal. Jadi kita undur tahun depan supaya waktu pengerjaannya lebih cukup,” katanya.
Hotel Asrama Haji di kawasan Masjid Raya Pakansari diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Kabupaten Bogor serta menjadi sarana akomodasi yang representatif di sekitar masjid raya tersebut. Keberadaan hotel ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal melalui peningkatan kunjungan wisata religi.
Lebih lanjut, Eko menyatakan bahwa Pemkab Bogor telah menyiapkan strategi agar proyek dapat berjalan lebih cepat pada tahun depan. Pihaknya menargetkan proses lelang dapat dimulai lebih awal, yaitu pada akhir Desember tahun ini, sehingga pembangunan fisik bisa langsung dimulai pada awal Januari tahun anggaran mendatang.
“Rencananya Desember sudah mulai proses lelang, sehingga Januari sudah bisa mulai pembangunan,” ucapnya.
Terkait anggaran yang semula dialokasikan untuk proyek ini pada tahun berjalan, Eko menyebutkan bahwa pihaknya akan menyesuaikan kembali sesuai arahan Bupati Bogor. “Anggarannya nanti tergantung arahan Bapak Bupati, nanti kita lihat pengalokasiannya,” katanya.
Penundaan ini menjadi salah satu upaya Pemkab Bogor dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran daerah, terutama untuk proyek-proyek strategis berskala besar. Dengan persiapan yang lebih matang, diharapkan pembangunan Hotel Asrama Haji dapat terealisasi dengan kualitas tinggi dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai desain atau spesifikasi teknis hotel yang akan dibangun tersebut. Namun, proyek ini tetap menjadi salah satu prioritas infrastruktur pendukung fasilitas keagamaan di Kabupaten Bogor.
Pewarta : Vie

