Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Longgarkan Sanksi Minyak Venezuela: Langkah Strategis Redam Krisis Energi Global di Tengah Perang Iran

Trump Longgarkan Sanksi Minyak Venezuela: Langkah Strategis Redam Krisis Energi Global di Tengah Perang Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 4 minutes read
Trump Longgarkan Sanksi Minyak Venezuela
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Di tengah melonjaknya harga minyak dunia akibat konflik dengan Iran, pemerintahan Donald Trump mengambil langkah berani dengan melonggarkan sanksi terhadap sektor minyak Venezuela. Kebijakan ini membuka peluang bagi perusahaan Amerika Serikat untuk kembali bertransaksi dengan Petróleos de Venezuela S.A. (PDVSA), meski masih dibatasi ketat, demi menambah pasokan global dan meredam tekanan harga bahan bakar di dalam negeri.

Keputusan Departemen Keuangan AS yang diumumkan Rabu lalu ini menandai pergeseran signifikan setelah bertahun-tahun Washington membekukan hubungan bisnis dengan pemerintah Venezuela. Melalui izin khusus, PDVSA kini boleh menjual minyak langsung ke pasar Amerika dan dunia internasional. Pejabat senior Departemen Keuangan menjelaskan bahwa tujuan utamanya adalah mendorong investasi baru di sektor energi Venezuela, sekaligus meningkatkan pasokan minyak dunia yang semakin ketat.

Langkah ini bukan satu-satunya. Gedung Putih juga mengumumkan penangguhan sementara aturan Jones Act selama 60 hari. Undang-undang era 1920-an yang mengharuskan pengiriman barang antar pelabuhan AS menggunakan kapal berbendera Amerika ini sering disebut sebagai biang kelangkaan pasokan dan kenaikan harga bensin. Dengan penangguhan tersebut, sumber daya vital seperti minyak, gas alam, pupuk, dan batu bara diharapkan dapat mengalir lebih lancar ke berbagai pelabuhan domestik.

Kenaikan harga minyak memang menjadi momok bagi pemerintahan Trump. Sejak Iran menutup Selat Hormuz – jalur yang biasanya mengangkut seperlima pasokan minyak dunia – harga global langsung melonjak. Di Amerika Serikat, rata-rata harga satu galon bensin reguler telah menyentuh level tertinggi dalam dua setengah tahun terakhir, mencapai 3,84 dolar AS. Angka ini jauh di atas 2,98 dolar sebelum serangan terhadap Iran dimulai akhir Februari lalu. Kondisi ini semakin memperberat beban masyarakat di tengah kekhawatiran biaya hidup yang terus meroket.

Wakil Presiden JD Vance menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadapi situasi ini. “Kami tahu harga bensin naik dan masyarakat sedang kesulitan. Kami melakukan segala daya untuk menjaganya tetap rendah. Ini hanya gejolak sementara,” ujar Vance saat berbicara di Auburn Hills, Michigan. Pernyataan tersebut mencerminkan tekanan politik yang dihadapi Partai Republik menjelang pemilu November, di mana kendali Kongres menjadi taruhan besar.

Latar belakang kebijakan ini tidak lepas dari perubahan politik di Venezuela. Sejak operasi militer AS pada Januari lalu yang mengakhiri kekuasaan Nicolás Maduro, Presiden Trump berulang kali menyatakan bahwa Amerika Serikat akan “mengelola” Venezuela dan memanfaatkan cadangan minyaknya yang terbesar di dunia. Izin baru ini memang memberikan keringanan, tetapi tidak menghapus sanksi secara keseluruhan. Perusahaan yang sudah beroperasi sebelum 29 Januari 2025 diperbolehkan membeli minyak Venezuela, namun pembayaran tidak boleh langsung masuk ke PDVSA. Semua dana harus disalurkan melalui rekening khusus yang dikendalikan Amerika Serikat.

Baca juga : Gencatan Senjata Jelang Idul Fitri: Pakistan-Afghanistan Hentikan Api Perang di Tengah Tragedi Rumah Sakit Kabu

Ada pula pembatasan ketat lainnya. Transaksi yang melibatkan Rusia, Iran, Korea Utara, Kuba, atau entitas China tertentu tetap dilarang. Begitu pula perdagangan utang atau obligasi Venezuela. Pembayaran dalam bentuk emas atau mata uang kripto, termasuk petro yang pernah diterbitkan pemerintahan Maduro, juga tidak diizinkan.

Meski demikian, para pengamat memperingatkan bahwa dampak langsung terhadap harga bensin di AS belum akan terasa dalam waktu dekat. Geoff Ramsey, pakar Amerika Latin dari Atlantic Council, memperkirakan butuh waktu 12 hingga 18 bulan sebelum produksi minyak Venezuela meningkat secara signifikan. “Ini baru langkah awal. Perubahan besar baru akan terlihat setelah investasi mengalir masuk,” katanya.

Di sisi lain, kebijakan ini menuai kritik dari kelompok oposisi. Mereka menilai langkah AS justru memberikan “hadiah” kepada rezim yang masih setia pada Maduro, sementara korupsi, penindasan, dan pelanggaran hak asasi manusia terus berlangsung. Data resmi menunjukkan inflasi Venezuela pernah mencapai 475 persen, membuat gaji pekerja sektor publik hanya sekitar 160 dolar per bulan – angka yang jauh di bawah kebutuhan hidup dasar.

Secara historis, Venezuela pernah menjadi kekuatan ekonomi Amerika Latin berkat cadangan minyaknya yang melimpah. Produksi sempat mencapai 3,5 juta barel per hari pada masa Hugo Chávez, tetapi anjlok drastis menjadi di bawah 400 ribu barel per hari pada 2020 akibat korupsi, salah kelola, dan sanksi AS. Kini, dengan pembukaan keran perdagangan secara terbatas, pemerintahan Trump berharap dapat membalikkan tren penurunan tersebut sekaligus menstabilkan pasar energi global.

Ramanan Krishnamoorti dari University of Houston menambahkan bahwa penangguhan Jones Act paling terasa manfaatnya di wilayah pertengahan Atlantik, meski Texas dan Chicago mungkin tidak melihat perubahan harga yang berarti. “Yang paling terdampak justru pelaku usaha pelayaran Amerika yang kini menghadapi persaingan lebih ketat,” ujarnya.

Dengan kombinasi dua kebijakan ini, pemerintahan Trump tampaknya sedang berpacu melawan waktu untuk meredam gejolak energi yang dipicu perang Iran. Apakah langkah ini cukup efektif dalam jangka pendek atau hanya menjadi solusi sementara, masih menjadi pertanyaan besar yang akan terus diawasi pasar dunia.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gencatan Senjata Jelang Idul Fitri: Pakistan-Afghanistan Hentikan Api Perang di Tengah Tragedi Rumah Sakit Kabul
Next: Pos Pengamanan Lebaran di Hargodumilah Jadi Benteng Pertama Keamanan Mudik Gunungkidul

Related Stories

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Gelombang Panas Ekstrem Jepang

Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bencana Ekologis di Sungai Batang Ayumi: Kehancuran Tradisi Lubuk Larangan dan Kerentanan Sosio-Ekonomi Masyarakat Padangsidimpuan
  • Integrasi Modernisasi Transportasi Kerakyatan dan Ekosistem Kebudayaan Pesantren menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
  • Jejak Sabu Lintas Wilayah: Kasus AAP Membuka Tabir Jaringan Pengedar Ranap-Tapsel
  • Eksaserbasi Kekecewaan Penyintas Gempa Lamba Leda: Potret Rapuhnya Manajemen Informasi dan Koordinasi Respon Kebencanaan
  • Mengurai Tantangan Literasi Jaminan Sosial: Sinergi Strategis BPJS Ketenagakerjaan dan Insan Pers di Jawa Timur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by