Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pembunuhan Pejabat Tinggi Iran di Tengah Eskalasi: Titik Balik atau Jebakan bagi Koalisi AS-Israel?

Pembunuhan Pejabat Tinggi Iran di Tengah Eskalasi: Titik Balik atau Jebakan bagi Koalisi AS-Israel?

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 4 minutes read
Pembunuhan Pejabat Tinggi Iran di Tengah Eskalasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Teheran/Beirut/Tel Aviv — Pada hari ke-18 Perang Iran 2026, Israel mengumumkan keberhasilan operasi presisi yang menewaskan dua figur kunci dalam struktur keamanan Republik Islam: Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, serta Mayor Jenderal Gholam Reza Soleimani, komandan pasukan Basij Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Israel Israel Katz pada Selasa pagi, menandai pukulan paling signifikan terhadap aparatur pengendalian internal rezim sejak kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada hari pertama konflik, 28 Februari lalu.

Menurut sumber militer Israel, kedua target dieliminasi dalam gelombang serangan udara luas yang menyasar puluhan pos Basij di Teheran dan sekitarnya. Larijani, yang dikenal sebagai arsitek diplomasi nuklir era sebelumnya dan penasihat dekat Khamenei, sempat menjadi simbol ketahanan rezim pasca-kepemimpinan tertinggi berpindah ke Mojtaba Khamenei. Sementara Soleimani memimpin Basij—kekuatan paramiliter sukarelawan yang selama ini menjadi tulang punggung penindasan demonstrasi domestik, termasuk gelombang protes Januari yang menantang otoritas teokrasi selama hampir setengah abad.

Iran sejauh ini hanya mengonfirmasi salah satu kematian melalui saluran resmi IRGC, sementara Mizan News Agency—lembaga berita kehakiman—menyebut informasi tersebut sebagai bagian dari “perang psikologis musuh”. Namun, absennya bantahan tegas dari Teheran terhadap klaim Israel menimbulkan spekulasi di kalangan analis bahwa rezim sedang berjuang menjaga kohesi internal di tengah pemadaman internet berkepanjangan, serangan udara tanpa henti, dan pembatasan ketat terhadap jurnalis.

Eskalasi ini berlangsung paralel dengan gelombang balasan Iran yang terus mengguncang kawasan. Rudal balistik dan drone Iran kembali menargetkan Israel utara, sementara Hizbullah—sekutu utama Teheran di Lebanon—meningkatkan tembakan roket sebagai respons atas intensifikasi operasi IDF di Lebanon selatan. Laporan dari Beirut menyebutkan ratusan ribu warga Lebanon terpaksa mengungsi, dengan korban sipil terus bertambah akibat serangan lintas batas.

Di sisi lain, krisis energi global semakin memburuk seiring penutupan parsial Selat Hormuz oleh Iran. Jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia kini hanya dilewati kapal-kapal tertentu, sementara sekitar 20 kapal komersial dilaporkan telah diserang atau dihalangi. Harga minyak melonjak tajam, memicu kekhawatiran resesi di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Timur. Presiden Donald Trump secara terbuka mengkritik sekutu NATO dan negara-negara Teluk karena menolak bergabung dalam misi pengamanan selat, seraya menegaskan bahwa “Iran tidak boleh diizinkan memiliki senjata nuklir”.

Baca juga : Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran

Di dalam negeri Amerika Serikat sendiri, perang ini mulai memecah basis politik Trump. Pengunduran diri Joe Kent—Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional—pada hari yang sama menjadi sinyal kuat adanya ketidaksepakatan internal. Kent menyatakan tidak dapat “dengan hati nurani yang baik” mendukung operasi militer yang menurutnya tidak didasari ancaman langsung dari Iran, sebuah pandangan yang mencerminkan keresahan di kalangan sebagian pendukung “America First” yang khawatir kenaikan harga bahan bakar dan biaya perang akan merusak janji kampanye presiden.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut eliminasi Larijani dan Soleimani sebagai langkah strategis untuk “melemahkan rezim hingga rakyat Iran dapat mengambil alih nasibnya sendiri”. Namun, hingga kini belum muncul tanda-tanda pemberontakan domestik signifikan di Iran; sebaliknya, otoritas justru memperketat pengawasan menjelang Chaharshanbe Souri—festival api tradisional Persia—dengan pesan ancaman melalui SMS agar masyarakat tidak merayakan secara berlebihan, karena dikhawatirkan dimanfaatkan “unsur perusuh”.

Sementara itu, serangan drone terhadap kompleks Kedutaan Besar AS di Baghdad dan fasilitas minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab, menunjukkan bagaimana konflik ini terus meluas ke negara-negara Teluk dan Irak. Pertahanan udara di Qatar dan Arab Saudi juga aktif mencegat ancaman masuk, menandakan kawasan semakin rentan terhadap spillover.

Analis keamanan regional memperingatkan bahwa meski pukulan terhadap Larijani dan Soleimani melemahkan kemampuan rezim dalam menekan disiden domestik, hal itu justru dapat mempercepat radikalisasi faksi garis keras IRGC dan mendorong eskalasi lebih lanjut—termasuk potensi serangan asimetris yang lebih luas terhadap kepentingan AS dan Israel di kawasan. Di saat yang sama, ketidaksepakatan di antara sekutu Barat—termasuk pernyataan Uni Eropa bahwa “ini bukan perang Eropa”—menambah kerumitan upaya diplomasi untuk meredakan konflik.

Perang yang dimulai sebagai operasi pencegahan nuklir kini telah bertransformasi menjadi pertarungan eksistensial bagi rezim Teheran, sekaligus ujian terberat bagi koalisi yang dipimpin Washington dan Tel Aviv. Dengan korban jiwa di Iran saja telah melampaui 1.300 orang menurut Palang Merah setempat, dan dampak ekonomi global yang terus memburuk, pertanyaan utama kini bukan lagi siapa yang menang, melainkan berapa lama lagi kawasan—dan dunia—mampu menahan guncangan ini sebelum mencapai titik kritis yang tak terelakkan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran
Next: Hentakan Bersejarah bagi Reformasi Keuangan Vatikan: Pengadilan Banding Batalkan Vonis Kardinal Becciu, Perintahkan Sidang Ulang

Related Stories

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude: Puluhan Luka-Luka dan Ratusan Bangunan Rusak di Prancis Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Paradigma Baru Pencegahan Karhutla: Penguatan Kapasitas Sosio-Edukologis dan Transformasi Operasional Polri
  • Dinamika Restrukturisasi Kelembagaan Polri: Rekonfigurasi Manajerial dan Rotasi Strategis Kepemimpinan di Wilayah Hukum Polres Wonogiri
  • Kegagalan Eksfiltrasi Kejahatan Lintas Wilayah: Sinergi Vigilansi Komunitas dan Efektivitas Respons Penegakan Hukum Terpadu
  • Menguji Asas Lex Specialis: Impunitas Kekuasaan dan Degradasi Hukum Adat dalam Polemik Pemberhentian Pejabat Finua Kaimer di Kota Tual
  • Eksistensi Koperasi Syariah dan Modal Sosial: Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Bertumpu pada Literasi Finansial Berkelanjutan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by