Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran

Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Trump Tunda Kunjungan ke China
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Presiden Donald Trump secara resmi menunda kunjungan diplomatiknya ke China yang telah direncanakan berbulan-bulan. Keputusan ini diambil ketika Washington sedang berupaya keras menarik Beijing dan negara-negara besar lainnya untuk terlibat secara militer dalam menjaga keamanan Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak dunia.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin di Oval Office, Selasa lalu, Trump mengumumkan bahwa ia baru akan tiba di Beijing lima hingga enam minggu mendatang, bukan akhir bulan seperti jadwal semula. Ia menyebut kunjungan tersebut akan “direset” agar lebih tepat waktu dengan Presiden Xi Jinping.

“Kami sedang bekerja sama dengan China—mereka tidak keberatan,” ujar Trump. “Saya sangat menantikan bertemu Presiden Xi, dan saya yakin beliau juga demikian.”

Kunjungan ini semula diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat gencatan senjata perdagangan rapuh antara dua negara adidaya. Namun, dinamika perang di Iran telah mengubah segalanya. Hanya beberapa hari setelah Trump mendesak China dan negara lain mengirimkan kapal perang untuk mengamankan pasokan minyak Timur Tengah, ia menyatakan bahwa jadwal perjalanannya bergantung pada respons Beijing.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memerlukan bantuan dari sekutu-sekutu yang menolak permintaannya. Dalam wawancara eksklusif dengan Financial Times pada hari Minggu, ia bahkan menyatakan akan menunda keberangkatan hingga mengetahui sikap China terhadap keamanan Selat Hormuz. Senin pagi, di hadapan wartawan, Trump kembali menjelaskan: “Saya pikir penting bagi saya untuk tetap berada di sini. Jadi mungkin kami menunda sedikit—tidak terlalu lama.”

Menteri Keuangan Scott Bessent, yang baru saja menggelar pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Paris, berusaha meredam spekulasi. Menurutnya, perubahan jadwal murni bersifat logistik, bukan upaya untuk memberikan tekanan politik kepada Beijing.

Desakan Trump kepada negara-negara pengimpor minyak Timur Tengah semakin keras. Ia menyoroti bahwa China memperoleh sebagian besar minyaknya melalui Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat hanya bergantung dalam jumlah sangat kecil. Seruan serupa juga disampaikan kepada Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Prancis—namun hingga kini belum ada satu pun yang merespons positif. China sendiri masih bersikap hati-hati.

Baca juga : Mudik Gratis : Wagub Erwan Setiawan Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama di Tengah Gelombang 30 Juta Pemudik Jawa Barat

“Kami sangat mendorong negara-negara lain yang ekonominya jauh lebih bergantung pada selat ini daripada kami,” tegas Trump di Gedung Putih, Senin. “Sekarang saatnya mereka ikut serta menjaga keamanan selat tersebut.”

Trump membingkai keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam perang Iran sebagai “kebaikan bagi dunia”. Ia berargumen bahwa negara-negara lain kini harus turut menanggung tanggung jawab menjaga jalur perdagangan global. Beberapa pemimpin dunia, bagaimanapun, langsung menolak pendekatan militer Washington.

Dari sisi geopolitik, penundaan ini membawa implikasi besar. Hubungan AS-China sedang berusaha pulih setelah perang dagang yang memicu lonjakan tarif. Gencatan senjata perdagangan selama satu tahun yang disepakati Trump dan Xi musim gugur lalu menjadi dasar rencana kunjungan kenegaraan ini. Kunjungan Trump ke Beijing pada 2017 silam juga menjadi referensi penting. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri China menyatakan negaranya mengharapkan “tahun bersejarah” dalam hubungan bilateral, dengan catatan bahwa “sikap China selalu positif dan terbuka—kuncinya adalah Amerika Serikat juga harus bertemu di tengah jalan”.

Di tengah tahun politik yang menegangkan, lonjakan harga minyak akibat perang Iran semakin memperumit posisi Trump. Selain menunda kunjungan ke China, ia juga mencabut sanksi minyak Rusia dan memanfaatkan cadangan minyak strategis Amerika—kebijakan yang dulu sempat ia kritisi sendiri.

Dengan demikian, agenda diplomasi Trump kini bergeser: dari perdagangan ke keamanan energi global. Apakah penundaan ini akan membuka peluang baru bagi negosiasi yang lebih kuat, atau justru memperdalam ketegangan AS-China, masih menjadi pertanyaan besar yang akan terjawab dalam beberapa minggu ke depan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mudik Gratis : Wagub Erwan Setiawan Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama di Tengah Gelombang 30 Juta Pemudik Jawa Barat
Next: Pembunuhan Pejabat Tinggi Iran di Tengah Eskalasi: Titik Balik atau Jebakan bagi Koalisi AS-Israel?

Related Stories

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude: Puluhan Luka-Luka dan Ratusan Bangunan Rusak di Prancis Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Paradigma Baru Pencegahan Karhutla: Penguatan Kapasitas Sosio-Edukologis dan Transformasi Operasional Polri
  • Dinamika Restrukturisasi Kelembagaan Polri: Rekonfigurasi Manajerial dan Rotasi Strategis Kepemimpinan di Wilayah Hukum Polres Wonogiri
  • Kegagalan Eksfiltrasi Kejahatan Lintas Wilayah: Sinergi Vigilansi Komunitas dan Efektivitas Respons Penegakan Hukum Terpadu
  • Menguji Asas Lex Specialis: Impunitas Kekuasaan dan Degradasi Hukum Adat dalam Polemik Pemberhentian Pejabat Finua Kaimer di Kota Tual
  • Eksistensi Koperasi Syariah dan Modal Sosial: Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Bertumpu pada Literasi Finansial Berkelanjutan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by