Skip to content
27/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran

Trump Tunda Kunjungan ke China: Selat Hormuz Jadi “Batu Sandungan” Diplomasi AS di Tengah Perang Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Trump Tunda Kunjungan ke China
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Presiden Donald Trump secara resmi menunda kunjungan diplomatiknya ke China yang telah direncanakan berbulan-bulan. Keputusan ini diambil ketika Washington sedang berupaya keras menarik Beijing dan negara-negara besar lainnya untuk terlibat secara militer dalam menjaga keamanan Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak dunia.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin di Oval Office, Selasa lalu, Trump mengumumkan bahwa ia baru akan tiba di Beijing lima hingga enam minggu mendatang, bukan akhir bulan seperti jadwal semula. Ia menyebut kunjungan tersebut akan “direset” agar lebih tepat waktu dengan Presiden Xi Jinping.

“Kami sedang bekerja sama dengan China—mereka tidak keberatan,” ujar Trump. “Saya sangat menantikan bertemu Presiden Xi, dan saya yakin beliau juga demikian.”

Kunjungan ini semula diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat gencatan senjata perdagangan rapuh antara dua negara adidaya. Namun, dinamika perang di Iran telah mengubah segalanya. Hanya beberapa hari setelah Trump mendesak China dan negara lain mengirimkan kapal perang untuk mengamankan pasokan minyak Timur Tengah, ia menyatakan bahwa jadwal perjalanannya bergantung pada respons Beijing.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memerlukan bantuan dari sekutu-sekutu yang menolak permintaannya. Dalam wawancara eksklusif dengan Financial Times pada hari Minggu, ia bahkan menyatakan akan menunda keberangkatan hingga mengetahui sikap China terhadap keamanan Selat Hormuz. Senin pagi, di hadapan wartawan, Trump kembali menjelaskan: “Saya pikir penting bagi saya untuk tetap berada di sini. Jadi mungkin kami menunda sedikit—tidak terlalu lama.”

Menteri Keuangan Scott Bessent, yang baru saja menggelar pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di Paris, berusaha meredam spekulasi. Menurutnya, perubahan jadwal murni bersifat logistik, bukan upaya untuk memberikan tekanan politik kepada Beijing.

Desakan Trump kepada negara-negara pengimpor minyak Timur Tengah semakin keras. Ia menyoroti bahwa China memperoleh sebagian besar minyaknya melalui Selat Hormuz, sementara Amerika Serikat hanya bergantung dalam jumlah sangat kecil. Seruan serupa juga disampaikan kepada Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Prancis—namun hingga kini belum ada satu pun yang merespons positif. China sendiri masih bersikap hati-hati.

Baca juga : Mudik Gratis : Wagub Erwan Setiawan Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama di Tengah Gelombang 30 Juta Pemudik Jawa Barat

“Kami sangat mendorong negara-negara lain yang ekonominya jauh lebih bergantung pada selat ini daripada kami,” tegas Trump di Gedung Putih, Senin. “Sekarang saatnya mereka ikut serta menjaga keamanan selat tersebut.”

Trump membingkai keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam perang Iran sebagai “kebaikan bagi dunia”. Ia berargumen bahwa negara-negara lain kini harus turut menanggung tanggung jawab menjaga jalur perdagangan global. Beberapa pemimpin dunia, bagaimanapun, langsung menolak pendekatan militer Washington.

Dari sisi geopolitik, penundaan ini membawa implikasi besar. Hubungan AS-China sedang berusaha pulih setelah perang dagang yang memicu lonjakan tarif. Gencatan senjata perdagangan selama satu tahun yang disepakati Trump dan Xi musim gugur lalu menjadi dasar rencana kunjungan kenegaraan ini. Kunjungan Trump ke Beijing pada 2017 silam juga menjadi referensi penting. Pekan lalu, Menteri Luar Negeri China menyatakan negaranya mengharapkan “tahun bersejarah” dalam hubungan bilateral, dengan catatan bahwa “sikap China selalu positif dan terbuka—kuncinya adalah Amerika Serikat juga harus bertemu di tengah jalan”.

Di tengah tahun politik yang menegangkan, lonjakan harga minyak akibat perang Iran semakin memperumit posisi Trump. Selain menunda kunjungan ke China, ia juga mencabut sanksi minyak Rusia dan memanfaatkan cadangan minyak strategis Amerika—kebijakan yang dulu sempat ia kritisi sendiri.

Dengan demikian, agenda diplomasi Trump kini bergeser: dari perdagangan ke keamanan energi global. Apakah penundaan ini akan membuka peluang baru bagi negosiasi yang lebih kuat, atau justru memperdalam ketegangan AS-China, masih menjadi pertanyaan besar yang akan terjawab dalam beberapa minggu ke depan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mudik Gratis : Wagub Erwan Setiawan Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama di Tengah Gelombang 30 Juta Pemudik Jawa Barat
Next: Pembunuhan Pejabat Tinggi Iran di Tengah Eskalasi: Titik Balik atau Jebakan bagi Koalisi AS-Israel?

Related Stories

Rubio Yakinkan Negara Teluk

Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin

Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Penemuan Luar Biasa: StuG III Perang Dunia II Utuh Terkubur 80 Tahun di Pangkalan Militer Jerman
  • Semangat Bhayangkara: Polisi Berbagi Sepatu dan Harapan untuk Generasi Muda Sukoharjo
  • Doa Lintas Agama di Borobudur Mapolda Jateng: Momentum Persatuan di Tengah Keberagaman untuk Hari Bhayangkara ke-80
  • Rubio Yakinkan Negara Teluk: AS Tetap Solid Dukung Kawasan di Tengah Negosiasi Iran
  • Rusia Kerahkan Perisai Udara ke Moskow dan Kediaman Putin, Ukraina Terus Gempur Kilang Minyak Jauh di Dalam Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.