Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ketegangan Geopolitik Meningkat: Ancaman Intervensi AS terhadap Iran di Tengah Gelombang Protes Ekonomi

Ketegangan Geopolitik Meningkat: Ancaman Intervensi AS terhadap Iran di Tengah Gelombang Protes Ekonomi

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Ancaman Intervensi AS terhadap Iran di Tengah Gelombang Protes Ekonomi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta 3 Januari 2026 – Di tengah eskalasi protes yang melanda Iran sejak akhir Desember 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapan negaranya untuk melakukan intervensi jika otoritas Iran melakukan kekerasan terhadap demonstran damai. Pernyataan ini, yang disampaikan pada Jumat, 2 Januari 2026, menekankan bahwa Washington “siap siaga dan siap bertindak” untuk mendukung para pengunjuk rasa yang menuntut perubahan ekonomi dan politik.

Respons tajam segera datang dari pejabat senior Iran, yang memperingatkan bahwa setiap campur tangan asing akan memicu kekacauan lebih luas di kawasan Timur Tengah. Mereka menegaskan bahwa kehadiran militer AS di wilayah tersebut bisa menjadi target sah bagi pasukan Iran, menggarisbawahi ketegangan yang telah lama membara antara kedua negara. Pernyataan ini mencerminkan pola historis di mana intervensi Barat sering kali dipandang sebagai ancaman terhadap kedaulatan nasional, seperti yang terlihat dalam konflik-konflik sebelumnya seperti Perang Teluk atau sanksi ekonomi berkepanjangan.

Protes di Iran bermula pada Minggu, 28 Desember 2025, di Teheran, dipicu oleh kemerosotan ekonomi yang parah: penurunan nilai rial, inflasi yang meroket, dan kenaikan harga barang pokok. Awalnya berfokus pada isu-isu ekonomi, aksi massa ini dengan cepat menyebar ke kota-kota kecil dan berubah menjadi tuntutan politik yang lebih radikal, termasuk kritik terhadap kepemimpinan ulama dan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Slogan-slogan anti-rezim yang bergema di jalanan menandakan pergeseran dari keluhan sehari-hari menjadi seruan perubahan struktural, mirip dengan gelombang protes 2019 yang juga dipicu oleh krisis bahan bakar.

Laporan dari organisasi hak asasi manusia internasional menyebutkan setidaknya tujuh korban jiwa akibat bentrokan, sementara sumber resmi Iran mengonfirmasi tiga kematian. Video-video yang beredar menunjukkan suara tembakan dan konfrontasi antara demonstran dengan aparat keamanan di berbagai provinsi. Krisis ini diperburuk oleh faktor-faktor jangka panjang, seperti sanksi internasional yang telah melumpuhkan ekonomi Iran selama bertahun-tahun, konflik dengan Israel, serta serangan terhadap fasilitas nuklir pada 2025 yang dikaitkan dengan AS. Selain itu, krisis air yang sempat melanda negara itu tahun lalu semakin memperdalam ketidakpuasan publik, menciptakan lingkungan di mana ketidakstabilan sosial mudah meletus.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesediaan pemerintahannya untuk berdialog dengan para demonstran, mengakui validitas sebagian tuntutan mereka. Namun, penasihat dekat Khamenei menekankan bahwa Iran akan menentang segala bentuk intervensi eksternal dengan tegas. Sebagai langkah meredam, pemerintah menetapkan hari libur nasional, sementara pasukan keamanan diperkirakan akan dikerahkan secara masif pada akhir pekan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Pezeshkian juga memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Iran akan direspons dengan kekuatan penuh, mengisyaratkan potensi konflik militer yang lebih luas.

Baca juga : Serial Sageuk Mendatang ‘To My Beloved Thief’: Eksplorasi Identitas dan Keadilan Sosial melalui Lensa Romansa Historis

Dari perspektif akademis, dinamika ini mengilustrasikan teori realisme dalam hubungan internasional, di mana kekuatan negara besar seperti AS sering kali menggunakan isu hak asasi manusia sebagai alat untuk memproyeksikan pengaruh, sementara negara seperti Iran memanfaatkan nasionalisme untuk mengonsolidasikan dukungan domestik. Ancaman Trump, meskipun retoris, bisa mempercepat polarisasi regional, terutama mengingat sejarah intervensi AS di Timur Tengah yang sering berujung pada instabilitas jangka panjang, seperti invasi Irak pada 2003. Di sisi lain, respons Iran menyoroti strategi deterrence, di mana ancaman balik digunakan untuk mencegah eskalasi.

Sementara itu, komunitas internasional memantau situasi dengan cermat, dengan kekhawatiran bahwa konflik ini bisa meluas ke isu-isu lebih besar seperti program nuklir Iran atau stabilitas Selat Hormuz. Para analis menilai bahwa dialog multilateral, mungkin melalui saluran seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, diperlukan untuk mencegah perang proxy yang baru. Namun, dengan posisi kedua belah pihak yang semakin keras, prospek resolusi damai tampak semakin suram di awal tahun 2026 ini.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: #Trump

Post navigation

Previous: Serial Sageuk Mendatang ‘To My Beloved Thief’: Eksplorasi Identitas dan Keadilan Sosial melalui Lensa Romansa Historis
Next: Ketegangan Internasional Memuncak: Venezuela Desak Sidang Darurat DK PBB Pasca-Serangan AS

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.