Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten

Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Serang 3 Januari 2026 – Di tengah curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Banten awal tahun ini, situs bersejarah Keraton Kaibon di Kasemen, Kota Serang, kembali menjadi korban banjir pada Sabtu, 3 Januari 2026. Luapan air dari Kali Cibanten, yang dipicu oleh hujan deras sejak Jumat sebelumnya, telah merendam kawasan peninggalan Kesultanan Banten ini, menimbulkan kekhawatiran mendalam atas integritas struktural bangunan yang telah berusia lebih dari dua abad. Kejadian ini bukan hanya bencana alam sementara, melainkan sinyal alarm bagi upaya pelestarian warisan budaya di tengah perubahan pola iklim yang semakin tidak terprediksi.

Keraton Kaibon, yang dibangun pada abad ke-18 sebagai kediaman ibu suri Kesultanan Banten, mewakili salah satu peninggalan arsitektur kerajaan Islam di Jawa yang masih bertahan hingga kini. Bangunan ini, dengan elemen desain tradisional Indonesia yang mencerminkan perpaduan budaya lokal dan pengaruh kolonial, pernah menjadi pusat kekuasaan dan simbol kejayaan kesultanan. Namun, lokasinya di dataran rendah dekat sungai membuatnya rentan terhadap banjir berulang, seperti yang tercatat dalam catatan historis sejak era modern. Banjir kali ini, dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa di beberapa area, mengancam fondasi batu dan kayu yang telah rapuh akibat paparan cuaca sebelumnya.

Dari perspektif akademis, insiden ini menggarisbawahi tantangan dalam mengintegrasikan pelestarian situs heritage dengan manajemen risiko bencana. Studi lingkungan menunjukkan bahwa intensitas hujan di wilayah Banten telah meningkat sejak dekade terakhir, sebagian disebabkan oleh faktor antropogenik seperti deforestasi hulu sungai dan urbanisasi yang mengganggu alur drainase alami. Para ahli arkeologi berpendapat bahwa tanpa intervensi struktural, seperti pembangunan tanggul adaptif atau sistem pemantauan digital, situs seperti Keraton Kaibon berisiko mengalami degradasi permanen. Hal ini tidak hanya menghapus jejak sejarah, tetapi juga memengaruhi identitas budaya masyarakat setempat, yang mengandalkan situs ini sebagai sumber pendidikan dan pariwisata berkelanjutan.

Pemerintah daerah telah merespons dengan evakuasi sementara dan pemompaan air, tetapi pendekatan jangka panjang tetap menjadi perdebatan. Analisis hidrologi independen menyarankan bahwa rehabilitasi ekosistem sungai, termasuk penanaman kembali vegetasi riparian, bisa mengurangi frekuensi luapan. Sementara itu, komunitas lokal, termasuk keturunan kesultanan, menekankan pentingnya kolaborasi antara ilmuwan dan pemangku adat untuk merancang strategi yang menghormati nilai historis situs. Kejadian ini mengingatkan bahwa warisan budaya bukanlah artefak statis, melainkan entitas hidup yang harus dilindungi dari dinamika lingkungan modern.

Baca juga : Pemerintah Dorong Penulisan Sejarah Nasional: Fokus pada Perjuangan Kemerdekaan dan Warisan Kerajaan Nusantara

Dalam konteks lebih luas, banjir di Keraton Kaibon mencerminkan pola global di mana situs-situs bersejarah di negara berkembang semakin terancam oleh peristiwa cuaca ekstrem. Penelitian interdisipliner, yang menggabungkan arkeologi, klimatologi, dan kebijakan publik, menjadi kunci untuk membangun ketahanan. Bagi Banten, ini adalah peluang untuk merevitalisasi narasi sejarahnya, memastikan bahwa Keraton Kaibon tidak hanya bertahan sebagai reruntuhan, tetapi sebagai saksi bisu yang terus menginspirasi generasi mendatang.

Pewarta : Mukhlis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintah Dorong Penulisan Sejarah Nasional: Fokus pada Perjuangan Kemerdekaan dan Warisan Kerajaan Nusantara
Next: Pendekatan Kolaboratif dalam Manajemen Bencana: Mobilisasi Praja IPDN untuk Revitalisasi Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir

Related Stories

Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi
2 min read

Kirab Pusaka di Borobudur: Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
2 min read

Polisi di Ladang Jagung: Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Fadli Zon Tekankan Gotong Royong Jadi Kekuatan Diplomasi Indonesia
3 min read

Budaya sebagai Benteng di Tengah Badai Global: Fadli Zon Tekankan Gotong Royong Jadi Kekuatan Diplomasi Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.