Skip to content
14/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten

Banjir Menggenangi Keraton Kaibon: Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Ancaman Berkelanjutan terhadap Pelestarian Warisan Kesultanan Banten
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Serang 3 Januari 2026 – Di tengah curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Banten awal tahun ini, situs bersejarah Keraton Kaibon di Kasemen, Kota Serang, kembali menjadi korban banjir pada Sabtu, 3 Januari 2026. Luapan air dari Kali Cibanten, yang dipicu oleh hujan deras sejak Jumat sebelumnya, telah merendam kawasan peninggalan Kesultanan Banten ini, menimbulkan kekhawatiran mendalam atas integritas struktural bangunan yang telah berusia lebih dari dua abad. Kejadian ini bukan hanya bencana alam sementara, melainkan sinyal alarm bagi upaya pelestarian warisan budaya di tengah perubahan pola iklim yang semakin tidak terprediksi.

Keraton Kaibon, yang dibangun pada abad ke-18 sebagai kediaman ibu suri Kesultanan Banten, mewakili salah satu peninggalan arsitektur kerajaan Islam di Jawa yang masih bertahan hingga kini. Bangunan ini, dengan elemen desain tradisional Indonesia yang mencerminkan perpaduan budaya lokal dan pengaruh kolonial, pernah menjadi pusat kekuasaan dan simbol kejayaan kesultanan. Namun, lokasinya di dataran rendah dekat sungai membuatnya rentan terhadap banjir berulang, seperti yang tercatat dalam catatan historis sejak era modern. Banjir kali ini, dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa di beberapa area, mengancam fondasi batu dan kayu yang telah rapuh akibat paparan cuaca sebelumnya.

Dari perspektif akademis, insiden ini menggarisbawahi tantangan dalam mengintegrasikan pelestarian situs heritage dengan manajemen risiko bencana. Studi lingkungan menunjukkan bahwa intensitas hujan di wilayah Banten telah meningkat sejak dekade terakhir, sebagian disebabkan oleh faktor antropogenik seperti deforestasi hulu sungai dan urbanisasi yang mengganggu alur drainase alami. Para ahli arkeologi berpendapat bahwa tanpa intervensi struktural, seperti pembangunan tanggul adaptif atau sistem pemantauan digital, situs seperti Keraton Kaibon berisiko mengalami degradasi permanen. Hal ini tidak hanya menghapus jejak sejarah, tetapi juga memengaruhi identitas budaya masyarakat setempat, yang mengandalkan situs ini sebagai sumber pendidikan dan pariwisata berkelanjutan.

Pemerintah daerah telah merespons dengan evakuasi sementara dan pemompaan air, tetapi pendekatan jangka panjang tetap menjadi perdebatan. Analisis hidrologi independen menyarankan bahwa rehabilitasi ekosistem sungai, termasuk penanaman kembali vegetasi riparian, bisa mengurangi frekuensi luapan. Sementara itu, komunitas lokal, termasuk keturunan kesultanan, menekankan pentingnya kolaborasi antara ilmuwan dan pemangku adat untuk merancang strategi yang menghormati nilai historis situs. Kejadian ini mengingatkan bahwa warisan budaya bukanlah artefak statis, melainkan entitas hidup yang harus dilindungi dari dinamika lingkungan modern.

Baca juga : Pemerintah Dorong Penulisan Sejarah Nasional: Fokus pada Perjuangan Kemerdekaan dan Warisan Kerajaan Nusantara

Dalam konteks lebih luas, banjir di Keraton Kaibon mencerminkan pola global di mana situs-situs bersejarah di negara berkembang semakin terancam oleh peristiwa cuaca ekstrem. Penelitian interdisipliner, yang menggabungkan arkeologi, klimatologi, dan kebijakan publik, menjadi kunci untuk membangun ketahanan. Bagi Banten, ini adalah peluang untuk merevitalisasi narasi sejarahnya, memastikan bahwa Keraton Kaibon tidak hanya bertahan sebagai reruntuhan, tetapi sebagai saksi bisu yang terus menginspirasi generasi mendatang.

Pewarta : Mukhlis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemerintah Dorong Penulisan Sejarah Nasional: Fokus pada Perjuangan Kemerdekaan dan Warisan Kerajaan Nusantara
Next: Pendekatan Kolaboratif dalam Manajemen Bencana: Mobilisasi Praja IPDN untuk Revitalisasi Pemerintahan Aceh Tamiang Pascabanjir

Related Stories

Pohon Jati Ki Ageng Sentono yang Ditanam Bupati Broto Pranoto

Pohon Jati Ki Ageng Sentono: Diboyong Bupati Wonogiri Ke-8 Broto Pranoto Menjadi Kerangka Rumah Dinas

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Ribuan Seniman Tayub Serba Sejenis Kumpulkan di Trenggalek

Ribuan Seniman Tayub Serba Sejenis Kumpulkan di Trenggalek, Budaya Tradisional yang Bisa Naik Level Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
4 Agenda Tahunan yang Menyembunyikan Rahasia 250 Suku di Balik Kebangkitan Identitas

Festival Budaya Papua 2026: 4 Agenda Tahunan yang Menyembunyikan Rahasia 250 Suku di Balik Kebangkitan Identitas

Virly Posted on 2 minggu ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dari Balik Jeruji, Vespa Mungil Lahir: Warga Binaan Padangsidimpuan Rakit Presisi dan Harapan
  • Jebakan Emas di Rumah Kontrakan: Modus COD Rp250 Juta Kandas oleh Reaksi Spontan Sang Suami
  • Jembatan Gantung Tanjung Medan Kian Rapuh, Nyawa Warga Dua Kecamatan Dipertaruhkan
  • Satbinmas Polres Melawi Gencarkan Edukasi Dini, Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Membakar Lahan
  • Dari Lahan Mapolres hingga Lumbung Pangan: Polres Melawi Tanam Terong, Semangka, dan Padi Gogo
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by