Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Trending
  • 25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan, Netanyahu Dorong “Migrasi Sukarela”

25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan, Netanyahu Dorong “Migrasi Sukarela”

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
25 Warga Gaza Tewas Ditembak Israel saat Mencari Bantuan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tel Aviv, Israel — Sedikitnya 25 warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel saat mereka tengah mencari bantuan kemanusiaan di Gaza pada Rabu (13/8), menurut laporan pejabat kesehatan setempat dan saksi mata. Insiden ini terjadi di tengah seruan terbaru Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mendorong apa yang ia sebut sebagai “migrasi sukarela” warga Palestina dari wilayah konflik tersebut.

Netanyahu menyatakan ide ini sejalan dengan visi mantan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan sebagian besar penduduk Gaza—lebih dari 2 juta jiwa—ke luar wilayah. Para pengkritik menilai kebijakan itu berpotensi menjadi bentuk pembersihan etnis.

“Kami tidak memaksa mereka keluar, tetapi memberi kesempatan untuk pergi, baik dari zona perang maupun dari Jalur Gaza,” ujar Netanyahu dalam wawancara dengan stasiun televisi i24, membahas rencana serangan di wilayah yang mencakup Kota Gaza, tempat ratusan ribu pengungsi berlindung.

Menurut staf medis di Rumah Sakit Nasser dan Awda, korban tewas termasuk 14 orang di daerah Teina, sekitar 3 km dari lokasi distribusi bantuan pangan milik Gaza Humanitarian Foundation (GHF). Saksi mata menyebut pasukan Israel menembaki warga yang berusaha mendekat ke lokasi.

Lima korban lainnya tewas di dekat lokasi distribusi GHF di koridor Netzarim. Selain itu, enam orang dilaporkan tewas di dekat koridor Morag saat menunggu truk bantuan.

Militer Israel mengklaim tidak mengetahui adanya korban di beberapa area tersebut dan menyebut GHF tidak mengalami insiden pada hari itu. AS dan Israel mendukung GHF sebagai alternatif PBB, yang mereka tuduh membiarkan Hamas mengambil sebagian bantuan—tuduhan yang dibantah PBB.

Upaya memulai kembali perundingan gencatan senjata yang sempat terhenti bulan lalu kembali digelar di Kairo antara Hamas dan Mesir. Namun, Israel menyatakan tidak akan mengirim tim perundingnya.

Baca juga : Rusia Tembus Garis Pertahanan Ukraina Menjelang KTT Putin–Trump: Ancaman Baru di Donetsk

Mesir mengusulkan gencatan senjata awal 60 hari yang mencakup pembebasan sebagian sandera, masuknya bantuan kemanusiaan, dan dilanjutkan perundingan gencatan senjata permanen. Hamas menegaskan hanya akan membebaskan sandera jika Israel membebaskan tahanan Palestina, menghentikan serangan, dan menarik pasukan dari Gaza.

Kekerasan juga meningkat di Tepi Barat. Seorang pemukim Israel menembak mati Thamin Dawabshe (35), kerabat jauh korban serangan bom molotov oleh pemukim pada 2015. Militer Israel menyebut aksi itu sebagai pembelaan diri setelah dilempari batu, namun kelompok HAM menuduh militer kerap membiarkan kekerasan pemukim tanpa sanksi.

Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menculik 251 sandera. Israel kemudian melancarkan serangan udara dan darat besar-besaran yang telah menewaskan lebih dari 61.700 warga Palestina di Gaza, sekitar separuhnya perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza yang dianggap PBB sebagai sumber paling tepercaya untuk data korban perang.

Pewarta : Setiawan S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rusia Tembus Garis Pertahanan Ukraina Menjelang KTT Putin–Trump: Ancaman Baru di Donetsk
Next: Kodim 0429/Lamtim Gelar Lomba HUT RI ke-80: Refleksi Semangat Kebersamaan dan Nasionalisme

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.