Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kontroversi Intersepsi Kapal Bantuan di Laut Internasional: Greta Thunberg, Israel, dan Respons Donald Trump

Kontroversi Intersepsi Kapal Bantuan di Laut Internasional: Greta Thunberg, Israel, dan Respons Donald Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 min read
Greta Thunberg
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Washington DC – Ketegangan internasional meningkat pada awal Juni 2025 setelah aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg, mengklaim dirinya “diculik” oleh militer Israel saat ikut serta dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Peristiwa ini memicu respons politik dari berbagai pihak, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan membuka kembali perdebatan hukum internasional mengenai legalitas blokade Gaza dan intersepsi kapal sipil di perairan internasional.

Insiden ini terjadi ketika kapal Madleen, yang dioperasikan oleh Freedom Flotilla Coalition (FFC), dicegat oleh pasukan Israel di perairan internasional saat dalam perjalanan dari Sisilia menuju Gaza pada 1 Juni 2025. FFC menyatakan bahwa kapal tersebut membawa bantuan kemanusiaan, termasuk makanan, susu formula bayi, dan peralatan medis, untuk warga sipil di Jalur Gaza yang mengalami krisis kemanusiaan akut.

Dalam sebuah video yang dirilis FFC, Greta Thunberg mengatakan, “Kami telah dicegat dan diculik di perairan internasional oleh pasukan pendudukan Israel, atau pasukan yang mendukung Israel.” Selain Thunberg, kapal juga mengangkut sejumlah tokoh publik seperti Rima Hassan (anggota Parlemen Eropa), Omar Faiad (Al Jazeera), jurnalis Yanis Mhamdi, serta aktivis Yasemin Acar dan Thiago Ávila.

Menanggapi insiden tersebut, mantan Presiden Donald Trump memberikan pernyataan yang bersifat personal dan kontroversial terhadap Thunberg. “Dia orang muda yang pemarah. Saya pikir dia harus mengikuti kelas manajemen kemarahan. Itulah rekomendasi utama saya untuknya,” ujar Trump dalam konferensi pers di Washington DC. Saat ditanya apakah benar Israel menculik Thunberg, Trump menjawab dengan skeptisisme, “Saya pikir Israel sudah punya cukup banyak masalah tanpa menculik Greta Thunberg.”

Kementerian Luar Negeri Israel mengonfirmasi bahwa kapal tersebut telah dialihkan ke pelabuhan Ashdod dan para penumpangnya akan segera dipulangkan ke negara asal masing-masing. Israel menyebut bahwa intersepsi dilakukan dalam rangka menegakkan blokade laut yang telah diberlakukan sejak Hamas mengambil alih Gaza pada Juni 2007, dan diperketat sejak serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Dalam unggahan di media sosial X (sebelumnya Twitter), Kementerian tersebut menulis dengan nada sinis: “Semua penumpang ‘kapal pesiar swafoto’ selamat dan tidak terluka. Mereka diberi roti lapis dan air. Acaranya sudah selesai.”

Menurut pakar hukum laut internasional, intersepsi kapal sipil di perairan internasional dapat dikategorikan sebagai pelanggaran Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) kecuali dibenarkan oleh keadaan perang atau ancaman keamanan langsung. “Jika kapal tidak membawa senjata dan berada di laut lepas, tindakan itu dapat dikualifikasikan sebagai pembajakan negara (state piracy),” ujar Prof. Anne Peters dari Max Planck Institute for Comparative Public Law and International Law.

Baca juga : Penguatan Relasi Kelembagaan: DPC AKPERSI Labuhanbatu Gelar Audiensi dengan Pengadilan Negeri Rantauprapat

FFC dan berbagai organisasi HAM internasional menilai bahwa tindakan Israel melanggar prinsip non-intervensi dan bertentangan dengan hukum humaniter internasional, terutama karena melibatkan penghalangan bantuan kemanusiaan ke zona konflik.

Thunberg, dalam pernyataannya melalui Instagram, menyatakan keikutsertaannya sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza. “Dunia tidak bisa hanya menjadi penonton yang diam ketika terjadi genosida yang disiarkan langsung,” tegasnya.

Sementara itu, organisasi kemanusiaan dan komunitas akademis terus mendesak agar pengiriman bantuan ke Gaza dilakukan tanpa hambatan dan menyerukan penyelidikan independen terhadap insiden intersepsi kapal tersebut.

Thunberg dalam video tersebut mengatakan, “Nama saya Greta Thunberg dan saya dari Swedia. Jika Anda melihat video ini, kami telah dicegat dan diculik di perairan internasional oleh pasukan pendudukan Israel, atau pasukan yang mendukung Israel.”

Pemerintah Israel telah menyatakan bahwa bantuan dari kapal akan diproses melalui jalur distribusi resmi. Namun, FFC menyangsikan transparansi dan efektivitas dari mekanisme tersebut, terutama mengingat keterbatasan akses yang selama ini diberlakukan di Jalur Gaza.

Para aktivis, termasuk Thunberg, diperkirakan akan dipulangkan dalam beberapa hari ke depan, namun mereka bersumpah untuk terus mengangkat isu Palestina di forum-forum internasional.

Insiden ini memperlihatkan tumpang tindih antara aksi kemanusiaan, konflik geopolitik, hukum internasional, dan advokasi publik. Tanggapan elite politik seperti Donald Trump mencerminkan bagaimana peristiwa kemanusiaan sering kali dikerdilkan oleh retorika personal dan politisasi, alih-alih dianalisis secara etis dan legal. Di sisi lain, peran tokoh muda seperti Thunberg menyoroti meningkatnya peran generasi baru dalam diplomasi moral global.

Pewarta : Yudha Purnama

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penguatan Relasi Kelembagaan: DPC AKPERSI Labuhanbatu Gelar Audiensi dengan Pengadilan Negeri Rantauprapat
Next: Ancaman Ganda Virus Baru: Varian Covid-19 Nimbus dan Potensi Zoonosis HKU5 Picu Kekhawatiran Global

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.