Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kekerasan di Ruang Kelas: Dugaan Tindak Fisik oleh Guru di SMPN Karangawen, Demak, dan Implikasinya bagi Dunia Pendidikan

Kekerasan di Ruang Kelas: Dugaan Tindak Fisik oleh Guru di SMPN Karangawen, Demak, dan Implikasinya bagi Dunia Pendidikan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Dugaan Tindak Fisik oleh Guru di SMPN Karangawen
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Demak, 11 Juni 2025 — Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan fisik oleh tenaga pendidik terhadap siswa. Sebuah video pendek yang memperlihatkan seorang guru diduga menendang murid di ruang kelas SMP Negeri Karangawen, Kabupaten Demak, viral di media sosial sejak Selasa (10/6/2025). Video tersebut memicu keresahan publik dan mengangkat kembali urgensi perlindungan anak dalam lingkungan sekolah.

Dalam rekaman berdurasi beberapa detik itu, tampak seorang pria yang diduga sebagai guru berdiri di atas meja lalu menendang seorang siswa yang sedang duduk. Tendangan tersebut diduga mengenai bagian kepala korban. Identitas pelaku kekerasan diidentifikasi berinisial D, sementara korban, seorang siswa kelas 7, berinisial G. Kejadian ini disebut berlangsung saat pelaksanaan ujian, dengan dugaan bahwa kekerasan dipicu oleh suara siulan dari arah siswa.

Keluarga korban menyatakan keberatan dan telah mengungkapkan niat untuk menempuh jalur hukum. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip pendidikan dan perlindungan anak. Selain menuntut proses hukum terhadap pelaku, keluarga juga meminta kejelasan pertanggungjawaban dari pihak sekolah, serta jaminan keamanan dan perlindungan psikososial bagi anak mereka.

Langkah hukum keluarga korban sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang secara eksplisit melarang segala bentuk kekerasan fisik, psikis, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak. Dalam konteks ini, tindakan guru dapat dikualifikasikan sebagai pelanggaran terhadap Pasal 80 dan 76C UU Perlindungan Anak, yang menyatakan bahwa “setiap orang dilarang melakukan kekerasan terhadap anak” dan dapat dikenai sanksi pidana.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SMPN Karangawen maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Demak. Ketidakjelasan sikap institusional ini mengundang kritik dari berbagai kalangan, termasuk aktivis pendidikan dan organisasi perlindungan anak, yang menilai lemahnya mekanisme pengawasan dan respons cepat terhadap dugaan pelanggaran etik dan hukum oleh tenaga pendidik.

Ketiadaan klarifikasi dari pihak sekolah mencerminkan kurangnya transparansi dalam menangani kasus yang menyangkut kekerasan di lingkungan pendidikan. Padahal, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan di Satuan Pendidikan mengamanatkan satuan pendidikan untuk segera menindaklanjuti setiap dugaan kekerasan secara terbuka, akuntabel, dan berpihak pada korban.

Baca juga : KLHK Segel Dua Pabrik Besi di Serang karena Pencemaran Udara, Diduga Berdampak hingga Jakarta

Kasus ini memunculkan pertanyaan serius tentang kualitas pengawasan dan integritas etika profesi guru. Tindakan kekerasan oleh pendidik tidak hanya merusak hak anak atas pendidikan yang aman dan manusiawi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.

Menurut Dr. Fadjar Amin, pakar pendidikan dari Universitas Negeri Semarang, “Kekerasan oleh guru, apapun motifnya, tidak bisa dibenarkan dalam kerangka pendidikan. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi kegagalan moral yang harus dikoreksi secara sistemik.”

Peristiwa ini menjadi cermin penting bagi pembuat kebijakan, sekolah, dan masyarakat untuk meninjau ulang sistem pengawasan perilaku tenaga pendidik serta efektivitas pelatihan etika profesi guru. Diperlukan penguatan mekanisme pelaporan, pengaduan, dan tindak lanjut kasus kekerasan dalam satuan pendidikan. Selain itu, pendekatan berbasis restoratif justice dan pemulihan psikologis siswa juga harus menjadi bagian dari solusi.

Dalam konteks perlindungan anak, negara memiliki kewajiban konstitusional untuk menjamin setiap anak bebas dari kekerasan, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28B Ayat (2) UUD 1945 dan ratifikasi Konvensi Hak Anak oleh Indonesia. Maka, setiap bentuk kekerasan dalam dunia pendidikan tidak hanya persoalan disiplin internal, tetapi juga merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang harus ditangani dengan serius.

Kekerasan dalam dunia pendidikan, terlebih yang dilakukan oleh guru terhadap siswa, adalah bentuk deviasi serius dari nilai-nilai pendidikan itu sendiri. Kasus di SMP Negeri Karangawen seharusnya menjadi momentum untuk membangun tata kelola pendidikan yang beradab, aman, dan berpihak pada masa depan anak.

Pewarta : Miftahkul Ma’na

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal
#teman, #all, #wartawan, #berita

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KLHK Segel Dua Pabrik Besi di Serang karena Pencemaran Udara, Diduga Berdampak hingga Jakarta
Next: Penguatan Relasi Kelembagaan: DPC AKPERSI Labuhanbatu Gelar Audiensi dengan Pengadilan Negeri Rantauprapat

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by