Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Yusril Ihza Mahendra: Usulan Penambahan Dana Parpol dari APBN Perlu Sistem yang Adil dan Proporsional

Yusril Ihza Mahendra: Usulan Penambahan Dana Parpol dari APBN Perlu Sistem yang Adil dan Proporsional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Usulan Penambahan Dana Parpol dari APBN Perlu Sistem yang Adil dan Proporsional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 22 Mei 2025 — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, menyatakan bahwa usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penambahan dana partai politik (parpol) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan ide yang baik, namun harus dirumuskan dalam sistem hukum yang adil dan proporsional untuk menghindari penyalahgunaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Yusril saat ditemui di Jakarta, Kamis (15/5), merespons gagasan KPK yang bertujuan menekan potensi korupsi politik melalui peningkatan alokasi dana bagi parpol.

“Pemikiran KPK itu baik dan positif. Namun, perlu dirumuskan norma undang-undang yang adil agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang hanya ingin mendirikan partai untuk memperoleh dana bantuan dari negara,” ungkap Yusril.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara demokrasi dengan masyarakat yang majemuk memerlukan keberagaman partai politik guna mewakili berbagai kepentingan dan aspirasi. Akan tetapi, menurutnya, sistem proporsional terbuka yang kini diterapkan dalam pemilihan umum turut meningkatkan biaya politik secara signifikan.

“Dengan sistem proporsional terbuka, biaya politik meningkat tajam, karena daerah pemilihan (dapil) untuk DPR maupun DPRD sangat luas dan kompetisi sangat ketat,” jelasnya.

Yusril juga menyoroti pola distribusi dana bantuan negara kepada parpol yang saat ini hanya berdasarkan jumlah kursi yang diperoleh di DPR dan DPRD. Hal ini menyebabkan parpol besar memperoleh dana besar, sementara parpol kecil mendapat dana yang jauh lebih sedikit, dan parpol yang tidak lolos pemilu tidak memperoleh dana sama sekali.

“Konsekuensinya, partai besar akan semakin besar, sedangkan partai kecil akan kian tertinggal. Ini menimbulkan ketimpangan dalam ekosistem politik nasional,” ujarnya.

Baca juga : PLN Ajukan PMN untuk Program Elektrifikasi 10.000 Dusun: Upaya Pemerataan Akses Listrik Nasional

Di sisi lain, Yusril memahami bahwa beban biaya politik yang tinggi kerap mendorong praktik koruptif di kalangan politisi. Oleh karena itu, ia mendukung perlunya reformasi sistem pembiayaan partai politik, namun tetap menekankan pentingnya kajian mendalam agar sistem yang diterapkan tidak membuka celah baru bagi penyimpangan.

Usulan KPK tersebut sebelumnya disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, dalam sebuah webinar yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi lembaga antirasuah itu. Fitroh menyatakan bahwa salah satu akar korupsi di Indonesia adalah tingginya biaya politik yang harus dikeluarkan oleh calon pejabat publik, dari tingkat desa hingga nasional.

“Jika partai politik mendapatkan pendanaan yang cukup dari negara, beban biaya yang harus ditanggung para calon pejabat bisa ditekan, dan ini mungkin dapat mengurangi insentif untuk melakukan korupsi,” ujar Fitroh.

Dengan demikian, diskursus mengenai dana APBN untuk parpol saat ini memasuki tahap penting, di mana diperlukan kolaborasi antara pembentuk kebijakan, lembaga antikorupsi, dan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa reformasi sistem pembiayaan politik berjalan secara transparan, adil, dan efektif dalam memperkuat demokrasi serta memberantas korupsi politik di Indonesia.

Pewarta : Diki Eri S

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: PLN Ajukan PMN untuk Program Elektrifikasi 10.000 Dusun: Upaya Pemerataan Akses Listrik Nasional
Next: Pertamina Kaji Peningkatan Porsi Impor Migas dari Amerika Serikat sebagai Respons terhadap Dinamika Geopolitik Global

Related Stories

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Hujan Buatan Jadi Andalan

Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Dari Bekasi hingga Karawang

Dari Bekasi hingga Karawang, 90 Talenta Muda Berebut Tiket Menuju Panggung Keterampilan Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by