RI News. Kulon Progo – Program TMMD Reguler ke-128 terus menorehkan kemajuan nyata di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Salah satu rumah tidak layak huni (RTLH) milik Bapak Tupon Atmo Sentono di Padukuhan Diran kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, menyampaikan bahwa pembangunan dinding dan pemasangan atap rumah Bapak Tupon telah rampung. Saat ini, tim sedang fokus pada pemlesteran dinding serta pemasangan keramik lantai. Pengerjaan berjalan lancar sesuai jadwal, dengan target penyelesaian dalam waktu dekat.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dulu saat musim hujan, lantai rumah berdebu dan genteng sering bocor. Sekarang kami tidak khawatir lagi,” ungkap Bapak Tupon Atmo Sentono dengan penuh haru.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pemerintah daerah. Menurutnya, bantuan rehabilitasi rumah ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kesehatan bagi keluarganya.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami, sehingga keinginan kami untuk memiliki rumah layak huni dan sehat akan segera terwujud. Semoga apa yang diberikan kepada kami dan warga lainnya dicatat sebagai amal kebaikan, serta pengerjaan rumah saya berjalan lancar hingga selesai,” tuturnya.
Rumah Bapak Tupon akan dilengkapi lantai keramik berwarna putih bersih yang memberikan kesan sehat dan nyaman, serta dinding dicat hijau yang menyegarkan. Warna-warna tersebut dipilih untuk mendukung pencahayaan alami dan kenyamanan penghuni.
Selain rehabilitasi RTLH, program TMMD di Sidorejo juga melaksanakan pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) atau jamban di lima rumah warga lainnya. Menurut Sertu Pardi, pengerjaan fasilitas sanitasi tersebut sudah memasuki tahap akhir dan hampir seluruhnya selesai. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan dan kenyamanan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Baca juga : TMMD: Senyuman di Tengah Debu, Ikatan TNI-Rakyat yang Semakin Erat
Program ini menjadi contoh sinergi yang baik antara unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan hunian yang lebih layak. Rehabilitasi rumah tidak layak huni dan peningkatan sanitasi tidak sekadar membangun fisik, melainkan juga menumbuhkan harapan dan martabat warga.
Dengan kemajuan yang pesat ini, warga Padukuhan Diran dan sekitarnya semakin optimistis bahwa program TMMD Reguler 128 akan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Kulon Progo.
Pewarta: Lee anno

