RI News. Melawi – Ancaman banjir kembali mengintai wilayah dataran rendah di Kecamatan Menukung menyusul hujan deras yang mengguyur daerah perhuluan dalam beberapa hari terakhir. Kapolsek Menukung, Iptu Suyono, menyampaikan himbauan langsung kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang bermukim di pesisir sungai dan dataran rendah.
Menurut Iptu Suyono, beberapa desa di kawasan rawan sudah mulai merasakan dampak genangan air. “Saat ini di beberapa desa di dataran rendah sudah mulai berdampak banjir di antaranya di Desa Menukung Kota, Desa Melona, Desa Sungai Sampuk, Desa Landau Leban, Desa Oyah, Desa Nanga Keruap, Desa Ella Hulu, dan Desa Lihai. Untuk itu kami menghimbau agar selalu waspada,” terangnya pada Sabtu (13/6/26).
Himbauan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini yang dilakukan Polsek Menukung. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko yang ditimbulkan banjir yang sewaktu-waktu dapat meluas. Iptu Suyono menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menghadapi bencana hidrometeorologi ini.

Lebih lanjut, Kapolsek Menukung menyatakan pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Forkopimcam serta pemerintah desa se-Kecamatan Menukung. Sinergi antarpihak ini diharapkan mampu mempercepat respons dan mengurangi dampak potensial terhadap warga.
“Patroli dan himbauan terus dilakukan personel Polsek Menukung, memastikan warga masyarakat siaga banjir,” pungkas Iptu Suyono.
Baca juga : Gempa Mengguncang Parigi Moutong: Evakuasi Pasien Rumah Sakit Berlangsung di Tengah Ketegangan Gempa Susulan
Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca, menyiapkan jalur evakuasi sementara, serta melaporkan segera jika terjadi peningkatan debit air sungai. Kewaspadaan dini menjadi kunci utama mengantisipasi banjir di musim hujan saat ini.
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline : #BanjirMenukung, #KewaspadaanBanjir, #HimbauanPolisi, #DataranRendah, #SiagaBanjir, #PolsekMenukung, #PencegahanBencana,

