Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Wafatnya Khaleda Zia: Kehilangan Tokoh Sentral dalam Sejarah Politik Bangladesh

Wafatnya Khaleda Zia: Kehilangan Tokoh Sentral dalam Sejarah Politik Bangladesh

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Kehilangan Tokoh Sentral dalam Sejarah Politik Bangladesh
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Dhaka, 30 Desember 2025 – Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Begum Khaleda Zia, menghembuskan napas terakhir pada usia 80 tahun setelah berjuang melawan berbagai penyakit kronis yang telah lama menyertainya. Pengumuman ini disampaikan oleh Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) pada Selasa pagi, menandai berakhirnya era seorang pemimpin wanita yang menjadi pionir dalam politik negara Asia Selatan tersebut.

Khaleda Zia, yang dikenal sebagai perdana menteri wanita pertama Bangladesh, adalah janda dari mendiang Presiden Ziaur Rahman, pendiri BNP dan figur kunci dalam proklamasi kemerdekaan Bangladesh pada 1971. Perjalanan politiknya dimulai secara tragis pada 1981, ketika suaminya dibunuh dalam upaya kudeta militer. Dari seorang ibu rumah tangga yang relatif menjauh dari sorotan publik, ia bangkit menjadi simbol perlawanan terhadap rezim otoriter.

Masuknya Zia ke arena politik nasional pada 1982 menjadi titik balik. Dengan kepemimpinan yang tegas, ia memobilisasi gerakan oposisi yang akhirnya menggulingkan rezim militer Presiden Hussain Muhammad Ershad setelah sembilan tahun berkuasa. Kemenangan elektoral pada 1991 menjadikannya perdana menteri pertama kali, diikuti masa jabatan kedua pada 2001. Selama periode ini, ia memimpin Bangladesh melalui transisi demokrasi pasca-diktator, meski diwarnai tantangan ekonomi dan polarisasi politik yang intens.

Namun, karier politiknya tidak lepas dari kontroversi. Sebagai oposisi utama selama dominasi pemerintahan saingannya yang berlangsung panjang, Zia menghadapi tuduhan korupsi yang ia anggap sebagai bentuk pembalasan politik. Pada 2018, ia dijatuhi hukuman penjara, yang kemudian dialihkan menjadi tahanan rumah pada 2020 karena kondisi kesehatan yang memburuk. Setelah perubahan rezim drastis pada 2024, ia dibebaskan sepenuhnya, dan pada awal 2025, pengadilan tertinggi negara membebaskannya dari sisa kasus hukum, membuka peluang partisipasi dalam pemilu mendatang.

Kesehatan Zia memang telah menjadi perhatian nasional sejak lama. Ia menderita komorbiditas kompleks, termasuk gangguan jantung, diabetes, artritis, sirosis hati, serta komplikasi ginjal dan pernapasan. Dirawat intensif di sebuah rumah sakit swasta di Dhaka sejak 23 November lalu akibat infeksi paru, kondisinya memburuk pesat. Pada akhir November, ia dipindahkan ke unit perawatan kritis, bergantung pada alat bantu hidup dan menjalani dialisis rutin. Tim medis menyatakan bahwa usia lanjut dan multipel organ failure membuat prognosis semakin suram.

Baca juga : Universitas Diponegoro Siap Jadi Pusat Migrasi Terintegrasi dengan Fokus Kerja Sama Jepang di Sektor Perikanan

Penasihat Utama sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, menyampaikan duka cita mendalam, menyebut Zia sebagai “tokoh besar yang tak tergantikan dalam sejarah bangsa.” Yunus menekankan peran Zia tidak hanya sebagai pemimpin partai, tapi sebagai aktor kunci dalam perjuangan demokrasi dan perlawanan terhadap otoritarianisme. “Keberaniannya dalam menghadapi rezim militer dan pengorbanannya demi prinsip demokrasi telah membentuk wajah politik Bangladesh modern,” ujarnya. Ia juga mengakui bahwa Zia menjadi korban “pembalasan politik ekstrem,” merujuk pada masa penahanan yang panjang.

Partai-partai lain, termasuk kelompok Islamis seperti Jamaat-e-Islami, turut menyampaikan belasungkawa, mencerminkan pengaruh lintas spektrum yang dimiliki Zia meski dalam polarisasi politik yang tajam. Menurut BNP, penurunan kesehatan Zia dipercepat oleh kurangnya akses pengobatan optimal selama masa tahanan sebelumnya, termasuk penolakan izin berobat ke luar negeri. Setelah perubahan politik pada 2024, ia sempat menjalani perawatan di Inggris pada awal tahun ini sebelum kembali ke tanah air.

Kembalinya putranya, Tarique Rahman, dari pengasingan panjang di Inggris baru-baru ini menjadi momen emosional bagi keluarga dan pendukung BNP. Rahman, yang mengambil alih kepemimpinan partai, tiba untuk mendampingi ibunya di saat-saat terakhir, meski di tengah kritik atas keterlambatannya akibat pertimbangan keamanan.

Wafatnya Khaleda Zia meninggalkan vakum dalam lanskap politik Bangladesh, terutama menjelang pemilu yang dijadwalkan pada 2026. Sebagai simbol ketangguhan dan nasionalisme, warisannya akan terus menjadi bahan refleksi akademis tentang dinamika kekuasaan, gender, dan demokrasi di negara yang sering dilanda turbulensi politik. Bangsa Bangladesh kini berduka atas kepergian seorang figur yang, meski penuh kontroversi, telah mengukir nama dalam catatan sejarah panjang perjuangan kemerdekaan dan transisi demokrasinya.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Universitas Diponegoro Siap Jadi Pusat Migrasi Terintegrasi dengan Fokus Kerja Sama Jepang di Sektor Perikanan
Next: Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kalimantan Barat: Pendekatan Humanis dalam Operasi Lilin Kapuas 2025

Related Stories

Trump Menggoyang Selat Taiwan

Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka

Jurnalis RI News Portal Posted on 59 menit ago 0
Pelanggaran Gencatan Senjata

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Leo XIV di Spanyol

Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
  • Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon
  • Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa
  • Desta, Vino, dan Tora Hidupkan Kembali Semangat Persahabatan Warkop DKI di Layar Lebar
  • Harry Kane Cetak Gol Sundulan, Inggris Menang Tipis atas Selandia Baru di Laga Pemanasan Piala Dunia 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.