Skip to content
29/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Upaya Pembunuhan di Tengah Diplomasi: Wakil Kepala Intelijen Militer Rusia Terluka Parah, Bayang Teror Mengancam Perundingan Damai Ukraina

Upaya Pembunuhan di Tengah Diplomasi: Wakil Kepala Intelijen Militer Rusia Terluka Parah, Bayang Teror Mengancam Perundingan Damai Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Wakil Kepala Intelijen Militer Rusia Terluka Parah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Moskow, 7 Februari 2026 – Sebuah serangan bersenjata yang terencana telah menargetkan salah satu pejabat tertinggi badan intelijen militer Rusia, hanya sehari setelah perundingan penting antara Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat di Abu Dhabi. Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, wakil kepala pertama Direktorat Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia (GRU), ditembak berkali-kali di dalam gedung apartemennya di kawasan Volokolamskoye Highway, Moskow barat laut, pada Jumat pagi (6 Februari 2026). Ia kini dirawat intensif dalam kondisi kritis.

Menurut pernyataan resmi Komite Investigasi Rusia, seorang penyerang tak dikenal menyamar sebagai kurir pengantar barang, menunggu Alekseyev di tangga gedung, lalu menembaknya dua kali di kaki dan lengan. Saat jenderal berusia 64 tahun itu berusaha merebut senjata, pelaku menembaknya lagi di dada sebelum melarikan diri. Alekseyev sempat dilarikan ke rumah sakit kota dan saat ini kondisinya masih serius.

Serangan ini terjadi tepat setelah dua hari pembicaraan di Abu Dhabi yang dipimpin langsung oleh atasan Alekseyev, Kepala GRU Laksamana Igor Kostyukov. Ketiga pihak membahas aspek keamanan dalam upaya mengakhiri konflik Ukraina yang hampir memasuki tahun keempat. Kremlin menyatakan Presiden Vladimir Putin telah mendapat laporan lengkap, sementara Juru Bicara Dmitry Peskov menekankan perlunya peningkatan perlindungan bagi perwira senior militer selama masa konflik.

Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov menyebut insiden tersebut sebagai “tindakan teror” yang diduga dilakukan Ukraina untuk menggagalkan proses damai. “Ini menunjukkan keinginan pihak tertentu untuk merusak upaya diplomasi,” katanya. Hingga kini, pihak Ukraina belum memberikan komentar resmi.

Alekseyev, yang lahir di wilayah Ukraina saat masih bagian Uni Soviet, memiliki karir panjang di dunia intelijen militer. Ia dianugerahi gelar Pahlawan Rusia atas perannya dalam operasi Suriah dan pernah terlibat langsung dalam negosiasi dengan pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin saat pemberontakan Juni 2023. Alekseyev juga masuk daftar sanksi Barat: Amerika Serikat menuduhnya ikut campur dalam pemilu AS 2016, sementara Inggris dan Uni Eropa menyalahkannya atas peracunan Sergei Skripal dengan Novichok di Salisbury tahun 2018.

Kini, ia menjadi korban terbaru dalam pola pembunuhan atau upaya pembunuhan terhadap pejabat militer Rusia tinggi sejak invasi Ukraina 2022. Sebelumnya:

  • Desember 2024: Letnan Jenderal Igor Kirillov tewas akibat bom di skuter listrik di depan apartemennya.
  • April 2025: Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik tewas oleh bom mobil di pinggiran Moskow.
  • Desember 2025: Letnan Jenderal Fanil Sarvarov tewas akibat bom mobil.

Baca juga : Penangkapan Pelaku Kunci Serangan Benghazi Setelah 13 Tahun Mengakhiri Babak Panjang Pencarian Pertanggungjawaban

Rusia secara konsisten menyalahkan dinas keamanan Ukraina. Kyiv telah mengakui bertanggung jawab atas beberapa serangan tersebut, meski tidak selalu secara terbuka.

Serangan terhadap Alekseyev bukan sekadar kejahatan biasa. Ia menggambarkan kerentanan keamanan di ibu kota Rusia sendiri, bahkan bagi tokoh-tokoh yang memegang rahasia negara paling sensitif. Di saat Kremlin sedang mencoba menunjukkan kekuatan diplomasi di panggung internasional, serangan ini justru memperlihatkan betapa dalamnya celah intelijen dan perlindungan personal.

Para penyidik ​​meninggalkan gedung apartemen tempat Alekseyev ditembak dan terluka, di Moskow pada hari Jumat.

Bagi pengamat, insiden ini menambah kompleksitas perundingan damai. Jika benar ada motif politik di baliknya, maka upaya mediasi di Abu Dhabi bisa terhambat oleh saling tuduh dan hilangnya kepercayaan. Sebaliknya, jika serangan ini merupakan aksi lone-wolf atau motif pribadi, ia tetap menunjukkan betapa rapuhnya stabilitas internal Rusia di tengah perang berkepanjangan.

Sementara penyelidikan masih berlangsung, satu hal yang jelas: konflik Ukraina tidak lagi hanya terjadi di medan perang Donbas atau garis depan Kharkiv. Bayang teror kini telah merayap masuk ke tangga apartemen di pusat Moskow.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penangkapan Pelaku Kunci Serangan Benghazi Setelah 13 Tahun Mengakhiri Babak Panjang Pencarian Pertanggungjawaban
Next: Gempa Magnitudo 6,4 dari Tenggara Pacitan Rusak Sekolah, Puskesmas, dan Rumah Warga Wonogiri

Related Stories

Iran Ancam Respons Menghancurkan

Eskalasi Hormuz: Iran Ancam Respons Menghancurkan, Diplomasi AS-Iran di Ujung Tanduk

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Tragedi Mematikan di Perbatasan Colorado-Utah

Tragedi Mematikan di Perbatasan Colorado-Utah: Api Liar Mengklaim Nyawa Petugas Pemadam di Tengah Krisis Iklim yang Memburuk

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Trump Dorong Suriah Lawan Hizbullah

Trump Dorong Suriah Lawan Hizbullah: Solusi Kreatif atau Resiko Baru di Timur Tengah?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Eskalasi Hormuz: Iran Ancam Respons Menghancurkan, Diplomasi AS-Iran di Ujung Tanduk
  • Terobosan Arkeologi: DNA Manusia 2.000 Tahun Ditemukan di Dinding Gua Spanyol dan Portugal
  • Tragedi Mematikan di Perbatasan Colorado-Utah: Api Liar Mengklaim Nyawa Petugas Pemadam di Tengah Krisis Iklim yang Memburuk
  • Trump Dorong Suriah Lawan Hizbullah: Solusi Kreatif atau Resiko Baru di Timur Tengah?
  • Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Iran Ancam Putus Perundingan Damai Usai Serangan Balasan AS
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.