Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Udara Pontianak Berasap, ISPA Tak Naik: Dinkes dan RSUD Soedarso Siap Antisipasi Dampak Pascalebaran

Udara Pontianak Berasap, ISPA Tak Naik: Dinkes dan RSUD Soedarso Siap Antisipasi Dampak Pascalebaran

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Dinkes dan RSUD Soedarso Siap Antisipasi Dampak Pascalebaran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Pontianak – Meski kualitas udara di Kota Pontianak sempat menyentuh kategori tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan, Dinas Kesehatan setempat mencatat tidak ada lonjakan signifikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan pihaknya tetap menyiagakan seluruh petugas kesehatan di tingkat puskesmas hingga rumah sakit untuk mengantisipasi risiko yang mungkin timbul.

“Beberapa hari lalu udara memang masuk kategori tidak sehat karena kebakaran hutan dan lahan. Namun laporan ISPA hingga saat ini masih aman, tidak ada kenaikan yang mencolok,” ujar Saptiko, Senin (30/3). Ia menambahkan bahwa instruksi siaga telah diberikan secara menyeluruh karena ISPA dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk paparan asap yang memburuk.

Kelompok rentan menjadi perhatian utama. Masyarakat dengan riwayat asma, lansia, ibu hamil, serta anak-anak dinilai paling berpotensi terdampak. Saptiko menjelaskan bahwa meski kebakaran tidak selalu terjadi di wilayah Pontianak sendiri, asap dari kabupaten tetangga sering terbawa angin dan masuk ke kota. Kondisi cuaca panas terik serta lahan gambut yang rawan semakin memperbesar risiko.

Untuk mencegah meluasnya kebakaran, Pemerintah Kota Pontianak telah melakukan edukasi intensif kepada masyarakat tentang bahaya membakar lahan serta mendirikan posko siaga di daerah rawan. “Intervensi cepat diharapkan dapat mencegah api semakin meluas,” kata Saptiko. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi udara. “Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tetap di rumah. Bila terpaksa keluar, gunakan masker yang dibasahi air,” pintanya.

Sementara itu, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso, tren kunjungan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menunjukkan pola musiman yang khas menjelang dan pascalebaran. Direktur RSUD Soedarso, Hary Agung Tjahyadi, mengungkapkan bahwa tujuh hari sebelum lebaran jumlah pasien IGD justru menurun drastis, dari rata-rata 90–100 orang per hari menjadi hanya 50–60 orang.

“Biasanya mendekati lebaran pasien berkurang hingga sekitar 60 orang per hari. Namun mulai hari ketiga pascalebaran mulai naik lagi menjadi 70 orang, bahkan pada hari ketujuh bisa mencapai 100 pasien,” terang Hary. Peningkatan ini, menurutnya, sangat dipengaruhi perubahan pola makan dan gaya hidup selama masa libur lebaran.

Baca juga : Protes Warga Berok Padang: Data Rumah Rusak Ringan Pascabencana Banjir Bandang Dipertanyakan, Dinas Perkim Janji Validasi Ulang

Dari 10 penyakit terbanyak pascalebaran, gangguan pencernaan seperti nyeri perut dan diare mendominasi, disusul kasus kecelakaan lalu lintas. Penyakit kronis tetap menjadi penyumbang utama kunjungan IGD, antara lain gagal ginjal, penyakit jantung, pneumonia, hingga tuberkulosis. “Pasien kronis terus datang dan sering bersamaan dengan kasus darurat lain yang dipicu perubahan pola makan,” tambah Hary.

Meski demikian, RSUD Soedarso memastikan kapasitas layanan tetap mencukupi. Dengan 24 tempat tidur utama ditambah cadangan, IGD mampu menampung lonjakan hingga 60 pasien tanpa kesulitan. Fasilitas penunjang seperti radiologi, laboratorium, dan apotek yang beroperasi 24 jam terus berjalan penuh. Pengaturan petugas pun dilakukan secara fleksibel agar jumlah dokter, perawat, dan tenaga penunjang tetap terpenuhi, baik sebelum maupun sesudah lebaran.

“Jumlah petugas tidak dibedakan meski ada yang sedang berlebaran. Kami mengatur shift sedemikian rupa sehingga pelayanan tetap optimal seperti hari biasa,” tegas Hary.

Kondisi ini mencerminkan kesiapan lintas sektor kesehatan Pontianak dalam menghadapi dua tantangan sekaligus: dampak lingkungan berupa asap kebakaran serta fluktuasi kunjungan pasien pascalebaran. Dinkes dan RSUD Soedarso terus berkoordinasi untuk menjaga kesehatan masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika cuaca dan perubahan pola hidup yang kerap terjadi di akhir bulan Ramadan ini.

Pewarta : Salmi Fitri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Protes Warga Berok Padang: Data Rumah Rusak Ringan Pascabencana Banjir Bandang Dipertanyakan, Dinas Perkim Janji Validasi Ulang
Next: Indonesia Bidik Gastronomi Jepang sebagai Pilar Pariwisata Masa Depan: Kolaborasi Strategis Menuju 60 Juta Wisatawan Mancanegara

Related Stories

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan

Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.