Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Temuan Bersejarah: Prasasti Puhpelem Ungkap Jejak Kerajaan Kediri di Wonogiri

Temuan Bersejarah: Prasasti Puhpelem Ungkap Jejak Kerajaan Kediri di Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 4 minutes read
Prasasti Puhpelem Ungkap Jejak Kerajaan Kediri di Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 19 Oktober 2025 – Tim gabungan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wonogiri telah melakukan penelitian mendalam terhadap Prasasti Puhpelem, situs berpotensi cagar budaya di Dukuh Manggis, Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/10/2025) pukul 13.00–16.00 WIB ini bukan hanya langkah awal verifikasi ilmiah, melainkan pintu gerbang bagi pengakuan nasional atas warisan peradaban Nusantara yang telah terlupakan selama berabad-abad.

Penelitian ini merupakan respons langsung terhadap surat resmi Disdikbud Wonogiri dan arahan dari Kepala Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN. Keunikan acara ini terletak pada kolaborasi lintas batas: selain pakar lokal, tim juga melibatkan arkeolog asal Prancis yang membawa perspektif komparatif dari situs-situs Eropa abad pertengahan. “Pendekatan interdisipliner ini memungkinkan kami mengungkap lapisan sejarah yang lebih dalam, menghubungkan Prasasti Puhpelem dengan jaringan perdagangan maritim Asia Tenggara kuno,” ungkap Dr. Marie Laurent, peneliti Prancis yang turut serta, berdasarkan wawancara eksklusif pasca-penelitian.

Hadir pula tokoh lokal seperti Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Puhpelem Suprianto, Kepala Desa Sukorejo Naning, serta Plt. Kepala Dusun Manggis Suprapto. Mereka tidak hanya menyaksikan, tapi aktif berkontribusi dalam pemetaan situs, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Puhpelem.

Prasasti Puhpelem, yang tersembunyi di lereng perbukitan hijau Desa Sukorejo, diperkirakan lahir pada abad ke-10 Masehi di bawah naungan Kerajaan Kediri—kerajaan yang pernah menguasai Jawa Timur dengan kemegahan candi dan sistem irigasi canggih. Batu andesit setinggi 103 cm ini, dengan lebar 75 cm dan tebal 8–20 cm, menyimpan empat sisi bertuah: 41 baris di depan, 39 di belakang, 27 di kanan, serta 38 di kiri. Sayangnya, sudut kanan atasnya telah terkikis waktu, meninggalkan misteri yang kini mulai terkuak.

Ahli epigrafi BRIN, Dr. Siti Nurhaliza, mengungkapkan temuan awal: aksara Jawa Kuno dengan campuran Sanskerta mengisahkan penetapan batas wilayah kerajaan, ritual keagamaan Hindu-Buddha, dan inovasi pertanian sawah bertingkat—bukti bahwa Puhpelem pernah menjadi pusat agraris strategis. “Ini bukan sekadar batu; ini narasi hidup tentang bagaimana leluhur kita mengelola sumber daya alam untuk kesejahteraan kolektif,” katanya. Berbeda dari prasasti Kerajaan Mataram yang lebih fokus pada silsilah raja, Prasasti Puhpelem menonjolkan aspek sosial-ekonomi, menjadikannya sumber primer unik untuk studi ketahanan pangan prasejarah.

Masyarakat setempat, yang telah menjaga batu ini sebagai pusaka sakral, turut berbagi cerita lisan turun-temurun. “Sejak kakek buyut, kami larang anak cucu menyentuhnya sembarangan. Kini, dengan ilmu peneliti, batu ini bisa cerita ke dunia,” sampaikan Mbok Siti, tetua Dusun Manggis, yang membantu tim membersihkan lumut penutup prasasti.

Baca juga : Opini : Badai Ekonomi Mengintai Padangsidimpuan, Efisiensi Anggaran Pusat Picu Krisis Lokal, Mitigasi Pemko Masih Kabur

Suprianto menambahkan harapannya: “Penelitian ini akan lahirkan kesimpulan ilmiah untuk pengakuan resmi sebagai cagar budaya. Identitas sejarah lokal Wonogiri akan terpupuk, dan pelestarian jadi tanggung jawab bersama—pemerintah, desa, hingga generasi muda.”

Lebih dari sekadar artefak, Prasasti Puhpelem berpotensi merevolusi pariwisata Wonogiri. Pemerintah Kecamatan Puhpelem dan Disdikbud membayangkan situs ini sebagai pusat edukasi interaktif: tur virtual rekonstruksi Kerajaan Kediri, workshop epigrafi untuk pelajar, hingga festival budaya tahunan yang menyatukan arkeologi dengan seni kontemporer. “Bayangkan anak-anak Puhpelem belajar sejarah langsung dari tanah leluhur mereka—ini akan ciptakan generasi pencinta warisan,” ujar Naning, Kepala Desa Sukorejo.

Sebagai kecamatan termuda di Wonogiri, Puhpelem kaya akan situs kuno lain seperti batu bertuah dan struktur megalitik di sekitarnya. Kolaborasi BRIN dengan pakar internasional ini menjadi tonggak baru: membuka gelombang penelitian di Wonogiri timur, yang selama ini terpinggirkan dari peta arkeologi nasional. Hasil akhir penelitian dijadwalkan dirilis akhir tahun ini, berpotensi mengukuhkan Prasasti Puhpelem sebagai jembatan masa lalu dan masa depan Indonesia.

Dengan temuan ini, Wonogiri tidak lagi hanya dikenal sebagai penghasil air bah, tapi juga gudang peradaban tua yang siap menginspirasi dunia. Pelestarian seperti ini mengingatkan kita: sejarah bukan museum mati, melainkan api yang menyala untuk kemajuan bangsa.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Opini : Badai Ekonomi Mengintai Padangsidimpuan, Efisiensi Anggaran Pusat Picu Krisis Lokal, Mitigasi Pemko Masih Kabur
Next: Semangat Sumpah Pemuda Bangkit Lagi: Pemuda Pancasila Padangsidimpuan Gelar Donor Darah Massal di Tengah Keramaian CFD

Related Stories

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna: Karnaval Budaya IGTKI Jadi Panggung Anak TK Rayakan HUT RI ke-81

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi

Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi: Bedhol Pusaka Kampak Jaga Akar Budaya di Hari Jadi ke-832 Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro

Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro: Strategi Desa Menghidupkan Tradisi sekaligus Menggerakkan Ekonomi Lokal di HUT ke-81 RI

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Menjaga Napas Tradisi di Kaki Gunung Manik Oro: Ritual Tiban dan Reog Satukan Lintas Daerah di Trenggalek
  • Kerentanan Keamanan Domestik dan Dinamika Kriminalitas Remaja: Studi Kasus Pengungkapan Pencurian Ponsel di Puhpelem Wonogiri
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by