Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Tahun 2026 Diprediksi Alami Kemarau Panjang, Petani Wonogiri Diminta Alihkan Lahan ke Hortikultura

Tahun 2026 Diprediksi Alami Kemarau Panjang, Petani Wonogiri Diminta Alihkan Lahan ke Hortikultura

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Tahun 2026 Diprediksi Alami Kemarau Panjang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Wonogiri – Tahun 2026 diprediksi akan mengalami kemarau panjang yang berpotensi menekan produktivitas tanaman pangan di Kabupaten Wonogiri. Petani diimbau segera mengantisipasi dengan mengalihkan sebagian lahan ke komoditas hortikultura agar tetap produktif selama musim kering.

Kepala Balai Penyuluh Lapangan (BPP) Supatmi menyatakan bahwa informasi dari BMKG mengenai potensi kemarau panjang harus menjadi perhatian serius bagi para petani. Kondisi tersebut dipastikan akan berdampak pada penurunan hasil pertanian, terutama tanaman pangan seperti padi dan palawija.

“Sebagian besar sawah di Wonogiri merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Jika kemarau panjang terjadi, luas tanam dan panen padi pasti akan berkurang,” kata Supatmi saat ditemui wartawan, Jumat (17/4/2026).

Menurut Supatmi, untuk menghindari penurunan pendapatan, petani perlu memanfaatkan lahan dengan menanam komoditas alternatif yang lebih tahan kekeringan. Tanaman hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan dinilai lebih adaptif karena kebutuhan airnya relatif lebih sedikit dan masa tanamnya lebih pendek.

“Seperti melon, semangka, cabai, dan berbagai sayuran lainnya bisa menjadi pilihan. Dengan demikian, lahan tetap produktif dan petani tetap memiliki pemasukan,” ujarnya. Selain itu, permintaan komoditas hortikultura juga diprediksi meningkat seiring dengan program makan bergizi gratis yang mendorong konsumsi sayur dan buah.

Supatmi menambahkan bahwa BMKG memprediksi fenomena El Niño pada tahun ini akan menyebabkan musim kemarau datang lebih awal, berlangsung lebih panjang, dan lebih panas.

“Kemarau panjang ini akan berdampak signifikan pada sektor pertanian, terutama penurunan luas tanam padi yang berujung pada penurunan produksi,” kata Supatmi. Ia menjelaskan bahwa penurunan luas tanam diperkirakan mulai terjadi pada Mei 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, potensi luas lahan pertanian untuk tanaman padi di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, pada periode 2025 hingga awal 2026 mencapai 1.484 hektare. Meski belum dapat memastikan besaran pasti penurunan produksi, Dinas Pertanian menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.

Baca juga : Julikah Kembali Menyemai Berkah dan Kesehatan di Tengah Kampung Guyub Bambankerep

Petani diimbau untuk menghemat penggunaan air irigasi, menggunakan benih padi varietas super genjah, serta memanfaatkan mekanisasi pertanian guna mempercepat pengolahan tanah dan panen. Selain itu, petani juga didorong memanfaatkan sumber air alternatif melalui sistem irigasi perpipaan maupun pompa air.

“Strategi ini perlu dilakukan karena prediksi kemarau datang lebih awal, lebih lama, dan lebih panas,” tegas Supatmi.

Menurutnya, selain hortikultura, komoditas seperti kedelai dan kacang hijau juga sangat cocok dikembangkan pada musim kering. “Diversifikasi tanaman sangat penting agar petani tetap bisa berproduksi dan tidak sepenuhnya bergantung pada padi,” katanya.

Sementara itu, Didik Ristiyanto, seorang petani asal Desa Tanggulangi, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, sejak bulan April sudah memilih bertanam hortikultura dibandingkan padi. Ia menyadari bahwa mulai Mei nanti pasokan air akan berkurang akibat musim kemarau.

“Saya memilih menanam sayuran dan buah-buahan seperti tomat, mentimun, buncis, kacang panjang. Sebagian lahan akan saya tanami bawang merah dan cabai,” ujar Didik saat ditemui wartawan, Sabtu (18/4/2026).

Didik menambahkan bahwa ia berkolaborasi dengan teman-teman di dusunnya untuk memanfaatkan musim kemarau yang justru berpotensi baik bagi tanaman hortikultura dan buah-buahan.

Pewarta: Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Julikah Kembali Menyemai Berkah dan Kesehatan di Tengah Kampung Guyub Bambankerep
Next: Dugaan Perambahan Lahan Negara di Pesisir Selatan: Excavator Babat HPK, Lahan Dijual untuk Kebun Sawit

Related Stories

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan

Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.