RI News. Boyolali, 21 Agustus 2026- Tim gabungan yang terdiri dari anggota TRC BPBD Boyolali dan Damkar Boyolali berhasil menyelesaikan proses pemakaman jenazah seorang pria berusia 35 tahun yang menderita obesitas ekstrem dengan berat mencapai 250 kilogram di Taman Pemakaman Umum Pasareyan Soyudho Sakler Suyudan, Kiringan, Boyolali, pada Kamis (20/8/2026) siang hingga sore hari. Inisiatif tim ini muncul karena keluarga korban meminta bantuan khusus mengingat kendala berat badan yang signifikan, sehingga proses pengangkutan dan pemakaman tidak dapat dilakukan secara biasa oleh keluarga atau warga sekitar.

Anggota TRC BPBD Boyolali, Gembong Suroto, menjelaskan bahwa permohonan bantuan resmi masuk pukul 13.45 WIB. “Pelapor meminta bantuan ke BPBD Boyolali untuk mengangkut jenazah saat proses pemakaman karena terkendala obesitas dengan berat kisaran 250 kg,” katanya kepada wartawan RI News. Ia kemudian menyatakan bahwa tim langsung melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan Tim Damkar Boyolali untuk memastikan keselamatan serta kesiapan teknis selama pengangkutan.
Proses pengangkutan dimulai dari mobil jenazah menuju liang kubur menggunakan tandu khusus terbuat dari batang bambu yang digotong secara estafet oleh keluarga, warga setempat, personel Damkar, dan anggota BPBD. Untuk menurunkan jenazah ke dalam liang kubur yang dalam, tim BPBD menerapkan sistem katrol vertical rescue dengan pondasi anchor dari tripod, sebuah teknik yang jarang digunakan dalam pemakaman biasa di wilayah Boyolali. “TRC BPBD melakukan penyetelan anchor tripod dan sistem katrol vertical rescue untuk pemakaman,” ujar Gembong Suroto. Proses pemakaman itu sendiri dimulai pukul 15.00 WIB dan selesai sekitar pukul 16.45 WIB, dengan pengangkutan akhir dilakukan pukul 15.30 WIB.
Baca juga: Meet and Greet Reza Arap & AAA Clan Di Sushi Rame: Harusnya Horor Masuk Hati Penggemar Solo
Pendekatan ini tidak hanya memastikan keselamatan jenazah dan tim yang terlibat, tetapi juga mencerminkan komitmen BPBD Boyolali dalam membantu warga yang mengalami kesulitan mobilitas berat. Dalam konteks medis, kasus obesitas ekstrem seperti ini kerap muncul bersamaan dengan risiko kesehatan lainnya, sehingga intervensi cepat dan tepat dari pemerintah daerah menjadi solusi penting untuk mencegah potensi komplikasi saat proses pemakaman.
Pewarta: Sumanto
Tagline: #SolusiKreatifPemakamanObesitas, #BPBDDamkarBoyolali, #ProsesPemakamanHumanis,

