Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Seruan Internasional Bergaung atas Kekerasan dalam Protes Massal Indonesia

Seruan Internasional Bergaung atas Kekerasan dalam Protes Massal Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 2 min read
Seruan Internasional Bergaung atas Kekerasan dalam Protes Massal Indonesia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 2 September 2025 – Organisasi hak asasi manusia internasional seperti Amnesty International dan Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (OHCHR) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera melakukan investigasi mendalam terhadap dugaan penggunaan kekerasan berlebihan oleh aparat keamanan selama protes massal yang melanda berbagai kota di Tanah Air. Seruan ini muncul di tengah eskalasi kekerasan yang telah menewaskan setidaknya delapan orang dan melukai ratusan demonstran sejak akhir Agustus lalu.

Protes yang dimulai sebagai aksi damai menentang tunjangan mewah bagi anggota parlemen ini berubah menjadi bentrokan sengit, terutama di Jakarta dan daerah lain. Menurut laporan, polisi dan militer dikerahkan untuk membubarkan massa, dengan tuduhan bahwa beberapa demonstrasi melibatkan tindakan anarkis. Namun, kelompok hak asasi menyoroti bahwa respons aparat telah melewati batas, termasuk penggunaan kekuatan mematikan yang tidak proporsional.

Amnesty International, dalam pernyataan resminya yang dirilis kemarin, menyatakan bahwa “jumlah kematian yang meningkat akibat penindakan protes di Jakarta dan wilayah lain di Indonesia sangat mengkhawatirkan. Tidak seorang pun boleh mati saat menyuarakan aspirasi mereka.” Organisasi ini juga mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut aksi protes sebagai “pengkhianatan” atau “terorisme”, menyebutnya sebagai sikap yang tidak sensitif terhadap keluhan masyarakat. Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, menambahkan bahwa label semacam itu berlebihan dan dapat memperburuk situasi, terutama ketika disertai ancaman tindakan tegas.

Sementara itu, OHCHR melalui juru bicaranya, Ravina Shamdasani, menyerukan pengendalian diri dari semua pihak. “Kami mendesak investigasi cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional,” ujarnya dalam konferensi pers di Jenewa. OHCHR juga menekankan pentingnya dialog antara pemerintah dan demonstran untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, sambil mengikuti perkembangan kekerasan dalam konteks protes nasional atas tunjangan parlemen.

Baca juga : Sidang Pewarganegaraan WNA Italia di Bali: Ujian Ketat Menuju WNI

Respons internasional tidak berhenti di situ. Beberapa kedutaan besar asing, termasuk Amerika Serikat, Australia, Prancis, Kanada, dan negara-negara ASEAN, telah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warganya, menyarankan untuk menghindari area protes karena risiko kekerasan. Laporan dari media internasional seperti BBC dan Reuters mencatat bahwa protes ini telah menjadi yang terburuk dalam dua dekade terakhir, dengan kerusakan ekonomi mencapai jutaan dolar dan dampak pada sektor pariwisata, khususnya di Bali.

Meskipun beberapa kelompok mahasiswa dan masyarakat sipil sempat menunda aksi pada Senin kemarin karena peningkatan keamanan, ratusan orang tetap berkumpul di kota-kota besar, menunjukkan keteguhan tuntutan reformasi. Pemerintah telah mundur dari rencana peningkatan tunjangan, tetapi pengamat menilai bahwa ketidakpuasan mendalam terhadap ketidaksetaraan ekonomi dan korupsi masih membara. Situasi ini menjadi ujian awal bagi pemerintahan Prabowo Subianto, yang baru menjabat, untuk menangani isu hak asasi dan stabilitas nasional

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Sidang Pewarganegaraan WNA Italia di Bali: Ujian Ketat Menuju WNI
Next: Saat Pemimpin Lampung Duduk Bersama Rakyat di Tengah Gelombang Protes

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.