RI News. Ukraina – Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, kembali menjadi sasaran serangan mematikan Rusia. Pada Sabtu dini hari, bom Rusia menghantam sebuah gedung apartemen di distrik Kholodnohirskiy, menewaskan sedikitnya satu warga sipil dan melukai sembilan orang lainnya, termasuk seorang anak berusia enam tahun. Tim penyelamat berhasil menarik satu jenazah dari bawah reruntuhan beberapa jam setelah insiden.
Kepala administrasi wilayah Oleh Syniehubov melaporkan bahwa lima korban luka dirawat di rumah sakit. Serangan ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap infrastruktur sipil di wilayah timur Ukraina yang telah lama menjadi target utama pasukan Rusia.
Tak hanya Kharkiv, wilayah lain di Ukraina juga digempur. Pada Jumat malam, drone Rusia menyerang sebuah kendaraan sipil di Kharkiv, menewaskan seorang pria dan melukai wanita yang mengemudikan mobil tersebut. Kemudian pada Sabtu siang, bom berpandu Rusia kembali menghantam pinggiran Kota Sumy di utara, menewaskan satu warga sipil pria dan merusak sedikitnya 20 rumah penduduk. Sementara di Zaporizhzhia, serangan serupa menewaskan minimal empat orang dan melukai enam lainnya.

Di sisi lain medan konflik, Ukraina melancarkan serangan balasan menggunakan drone. Angkatan Udara Ukraina berhasil menembak jatuh 92 dari 99 drone Rusia yang diluncurkan semalam, meski tujuh di antaranya berhasil mencapai sasaran di tiga lokasi berbeda. Ukraina juga kembali menyasar fasilitas energi Rusia, termasuk serangan besar-besaran terhadap kilang minyak di Moskow yang sempat mengganggu ratusan penerbangan dan menimbulkan kepulan asap hitam tebal.
Pertahanan udara Rusia mengklaim telah menangkis serangan drone Ukraina terhadap kilang minyak di Tyumen, Siberia Barat, tanpa menyebabkan kerusakan signifikan. Serangkaian serangan terhadap infrastruktur energi ini mencerminkan strategi Ukraina untuk memangkas sumber pendapatan perang Moskow dan membawa dampak langsung kepada masyarakat Rusia, yang di beberapa wilayah mulai merasakan kelangkaan bahan bakar.
Konflik yang telah berlangsung sejak invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022 ini terus menunjukkan pola eskalasi yang saling balas, dengan korban jiwa sipil yang tak kunjung berkurang. Kedua belah pihak saling melaporkan keberhasilan pertahanan udara mereka, namun dampak terhadap penduduk sipil menjadi korban paling nyata dari perang berkepanjangan ini.
Pewarta : Setiawan Wibisono
Tagline : #KonflikRusiaUkraina, #SeranganKharkiv, #DronePerang, #KorbanSipil, #InvasiRusia, #Zaporizhzhia, #Sumy, #KilangMinyakRusia,

