Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Sahur Pilu di Balik Bayang-Bayang Bencana: Ketidakadilan Bantuan untuk Pengungsi Banjir Tapanuli Selatan

Sahur Pilu di Balik Bayang-Bayang Bencana: Ketidakadilan Bantuan untuk Pengungsi Banjir Tapanuli Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Ketidakadilan Bantuan untuk Pengungsi Banjir Tapanuli Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Tapanuli Selatan – Kesucian bulan Ramadhan 1447 Hijriah, yang dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026, ratusan pengungsi korban banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, menghadapi realitas yang menyayat hati. Sekitar 220 kepala keluarga yang mengungsi di posko Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, terpaksa menjalani sahur pertama dengan menu seadanya: hanya nasi putih dan mie instan. Kondisi ini bukan sekadar keterbatasan logistik, melainkan cerminan dari ketidakmerataan distribusi bantuan pasca-bencana yang terjadi pada November 2025 lalu, ketika banjir bandang menghancurkan permukiman dan meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat setempat.

Banjir bandang tersebut, yang dipicu oleh curah hujan ekstrem dan degradasi lingkungan di wilayah pegunungan, telah merenggut nyawa, menghancurkan rumah, dan memaksa ribuan warga mengungsi. Dampaknya masih terasa hingga kini, di mana pengungsi di Batu Hula bergantung pada dapur umum yang dikelola secara swadaya. Penanggung jawab dapur umum, Resdi Nasution, menjelaskan bahwa persiapan sahur dimulai pukul 03.00 WIB, khusus untuk melayani para korban. “Kami memasak hanya untuk pengungsi korban saja,” ujarnya, menekankan upaya mandiri di tengah keterbatasan sumber daya. Namun, menu yang disajikan—nasi dan mie instan—jauh dari standar nutrisi yang layak, terutama di bulan puasa di mana asupan energi menjadi krusial untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Kontras mencolok terlihat di lokasi pengungsian lain, yakni Huntara Desa Tandihat di Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan. Di sini, para pengungsi menerima perlakuan yang lebih manusiawi. Menurut keterangan Robiah, seorang penghuni pengungsian di Lapangan Sarasi, mereka diberi jatah daging sapi yang dimasak secara bersama-sama sebelum dibagikan secara adil. “Setelah masak, baru dibagikan kepada keluarga di penampungan, dengan pembagian yang cukup untuk santap sahur dan buka puasa pada hari pertama,” ucap Ibu Robiah. Ia menambahkan bahwa kebutuhan sayur-mayur, minyak goreng, gula, dan sembako lainnya masih aman hingga saat ini, menciptakan suasana yang lebih mendukung untuk menjalankan ibadah.

Perbedaan ini menimbulkan tanda tanya besar terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Mengapa ada perlakuan yang tampak seperti pengistimewaan di satu lokasi sementara yang lain dibiarkan dengan bantuan minimal? Wilayah Tapanuli Selatan, yang sering disebut sebagai Tabagsel, memang rawan bencana alam, dengan posisi geografis yang membuat masyarakatnya rentan terhadap banjir dan longsor. Namun, ketidakadilan ini dinilai sebagai bentuk pengabaian, terutama mengingat bayang-bayang trauma bencana yang masih menghantui, ditambah gelombang ekonomi lesu pasca-musibah. Analisis sosiologis menunjukkan bahwa ketidakmerataan semacam ini dapat memperburuk ketimpangan sosial, di mana korban di daerah terpencil seperti Batang Toru seringkali luput dari prioritas kebijakan.

Baca juga : Kim Jong Un Perkuat Arsenal Nuklir: Langkah Strategis Jelang Kongres Partai yang Menentukan

Hingga berita ini disusun, belum ada klarifikasi resmi dari Camat Batang Toru, Maratinggi, S.AP., M.M., terkait polemik ini. Keheningan ini semakin memperkuat persepsi masyarakat bahwa ada elemen diskriminatif dalam penanganan bencana. Semoga kejadian ini tidak menjadi catatan buruk bagi pemerintahan daerah, dan menjadi momentum untuk perbaikan. Harapannya, ke depan, perhatian serius diberikan agar masyarakat terdampak tidak lagi dibayangi oleh ketidakpastian, baik dari segi bantuan maupun pemulihan psikososial di tengah tantangan ekonomi yang sedang melanda.

Pewarta: Adi Tanjoeng

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kim Jong Un Perkuat Arsenal Nuklir: Langkah Strategis Jelang Kongres Partai yang Menentukan
Next: Kekalahan Dramatis Lille: Gol Injury Time yang Mengubah Dinamika Play-Off Liga Europa

Related Stories

Pensiunan Eselon II Banyumas Pilih Silaturahmi Intim di Tengah Gemuruh Tradisi Halal Bihalal
3 min read

Pensiunan Eselon II Banyumas Pilih Silaturahmi Intim di Tengah Gemuruh Tradisi Halal Bihalal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Sidak DPRD Ungkap Praktik Pencetakan Tiket
3 min read

Sidak DPRD Ungkap Praktik Pencetakan Tiket “Nyetok” di Pantai Baron, Potensi Kebocoran PAD Dipertanyakan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Beasiswa BRI untuk Siswa Berprestasi di Tanjung Bungo
3 min read

Beasiswa BRI untuk Siswa Berprestasi di Tanjung Bungo: Kepedulian yang Terbelenggu Dugaan Penyimpangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

https://www.youtube.com/watch?v=MlTY2wD2xLE
https://www.youtube.com/watch?v=OfpIru4xEJc
https://www.youtube.com/watch?v=z8g5sRd6P1I
https://www.youtube.com/watch?v=-AYUn868fZk

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bayang-Bayang Perang Timur Tengah: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Zona Euro Jadi 1,1% pada 2026
  • Amnesti Migran Spanyol 2026: Strategi Berani Integrasi Tenaga Kerja di Tengah Krisis Demografi Eropa
  • Misteri Poster Pink di London: The Rolling Stones Kembali dengan Strategi Vinyl yang Cerdas
  • Krisis Senyap di Kutub Selatan: Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antarktika Kini Terancam Punah
  • Harapan Tipis di Washington: Pembicaraan Langsung Israel-Lebanon di Tengah Bayang-Bayang Hizbullah dan Perang Regional
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.