Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Rumah Batu Wonogiri: Dari Ketahanan terhadap Angin Topan hingga Ikon Wisata Edukasi Anak

Rumah Batu Wonogiri: Dari Ketahanan terhadap Angin Topan hingga Ikon Wisata Edukasi Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Dari Ketahanan terhadap Angin Topan hingga Ikon Wisata Edukasi Anak
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 11 Desember 2025 – Di tengah hamparan perbukitan karst Dusun Mujing, Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berdiri sebuah bangunan yang hingga kini masih menjadi satu-satunya di wilayah tersebut: rumah berbentuk batu raksasa yang dapat dihuni. Dibangun pada tahun 1999 oleh Loso dan ditempati istrinya, Sutini, hingga sekarang, rumah seluas 9 × 9 meter berkonstruksi dua lantai ini awalnya bukanlah proyek seni, melainkan respons praktis terhadap ancaman alam.

“Rumah kami yang lama sering roboh diterjang angin kencang. Suami saya berpikir, kalau dibuat mirip batu besar yang terkapar, pasti lebih kuat,” cerita Sutini, Rabu (10/12/2025) sore, sambil menyambut rombongan siswa TK dan SD dari Kecamatan Tirtomoyo yang datang berwisata.

Dengan modal sekitar seratus juta rupiah pada kurun 1998–1999 (setara sekitar Rp700–800 juta nilai sekarang jika dihitung inflasi konstruksi), Loso bersama lima tukang membutuhkan waktu enam bulan untuk menyelesaikan proyek yang kini berusia 26 tahun itu. Eksterior rumah sengaja didesain menyerupai bongkahan batu karst alami lengkap dengan tekstur kasar dan warna abu-abu kecokelatan. Dari kejauhan, bangunan itu memang tampak seperti batu raksasa yang “tertidur” di pekarangan.

Namun di balik penampilan monolitiknya, interior rumah justru konvensional. Lantai bawah beranda dan ruang tamu, dua kamar tidur, serta dapur. Lantai dua hanya berupa ruang terbuka dengan meja kursi kayu yang kini menjadi favorit pengunjung untuk berswafoto sambil memandang perbukitan karst di kejauhan.

Rumah ini pertama kali menjadi perbincangan nasional pada tahun 2018 setelah foto-fotonya menyebar luas di media sosial. Saat itu banyak warganet yang mengira bangunan tersebut baru dibangun atau bahkan menganggapnya sebagai fenomena alam yang diubah menjadi rumah.

Kini, pada tahun 2025, daya tarik rumah batu Mujing justru bergeser. Kini yang paling ramai datang bukan pemburu konten dewasa, melainkan anak-anak usia TK dan SD yang datang bersama rombongan sekolah. Penyebabnya adalah kolam renang air pegunungan sejernih kaca yang dibangun Nurwono, putra Loso dan Sutini, di samping rumah batu sekitar lima tahun lalu.

Baca juga : Lansia 90 Tahun di Wonogiri Babak Belur Dipukuli Tetangga Sendiri di Dalam Rumah

“Anak-anak lebih suka ke kolam. Mereka bilang airnya dingin dan bening sekali, langsung dari sumber mata air gunung. Sambil berenang mereka juga diajak melihat-lihat rumah batu, jadi sekalian wisata edukasi,” ujar Nurwono yang mengaku sempat belajar seni relief dan taman sebelum membangun kolam tersebut.

Hingga akhir 2025, belum ada satu pun warga Wonogiri atau kabupaten tetangga yang mencoba meniru bentuk rumah batu serupa. Padahal, menurut Sutini, banyak tamu yang datang mengaku tertarik. “Mereka bilang sulit dan mahal. Lagipula, ide suami saya ini memang aneh pada zamannya,” katanya sambil tertawa.

Kini, di usia ke-26 tahun, rumah batu Dusun Mujing tidak lagi hanya sekadar tempat tinggal keluarga kecil, melainkan telah berevolusi menjadi situs wisata mikro yang menggabungkan arsitektur vernakular anti-bencana, kreativitas individu, dan daya tarik wisata anak. Di tengah maraknya rumah-rumah instagrammable berdesain modern minimalis, keunikan rumah batu Loso justru terletak pada kesederhanaan motifnya: bertahan hidup dengan cara yang paling tidak biasa.

Pewarta : Nanda Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Lansia 90 Tahun di Wonogiri Babak Belur Dipukuli Tetangga Sendiri di Dalam Rumah
Next: Kementerian PPPA Desak Hukuman Maksimal bagi Ayah Pelaku Pencabulan Anak Kandung di Demak

Related Stories

Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa

Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Jejak Abadi Leluhur Jawa di Tepi Selat Melaka

Jejak Abadi Leluhur Jawa di Tepi Selat Melaka: Persilangan Budaya yang Menyatukan Serumpun

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 hari ago 0
Cahaya Kebijaksanaan yang Menembus Kegelapan Batin

Api Dharma Waisak: Cahaya Kebijaksanaan yang Menembus Kegelapan Batin

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ditjen Imigrasi Berhasil Tangkap dan Deportasi Buronan Pelecehan Seksual Warga AS yang Bersembunyi 15 Tahun di Indonesia
  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
  • Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon
  • Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa
  • Desta, Vino, dan Tora Hidupkan Kembali Semangat Persahabatan Warkop DKI di Layar Lebar
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.