Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026: Upaya Melengkapi “Living Heritage” Tanpa Mengubah Struktur Asli

Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026: Upaya Melengkapi “Living Heritage” Tanpa Mengubah Struktur Asli

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 min read
Rencana Pemasangan Kembali Chattra di Puncak Stupa Borobudur Tahun 2026
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan rencana pemasangan kembali chattra atau payung emas setinggi tiga meter di puncak stupa induk Candi Borobudur pada tahun 2026. Langkah ini, menurutnya, merupakan respons atas aspirasi umat Buddha dan sekaligus upaya melengkapi integritas visual serta makna spiritual candi yang telah diakui UNESCO sebagai warisan dunia sejak 1991.

“Diskusi mengenai chattra ini bukan hal baru. Sudah pernah menjadi keputusan di masa lalu dan kajiannya telah selesai. Kita hanya melanjutkan sesuai permintaan resmi dari umat Buddha, khususnya melalui Direktorat Bimas Buddha,” ujar Fadli Zon kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Chattra yang pernah terpasang pada 1911 dan kemudian dilepas pada era 1950-an itu, menurut Fadli, akan membuat Borobudur tampil lebih utuh sebagai living heritage—warisan budaya yang hidup—bukan sekadar dead monument. “Secara artistik dan historis, kehadiran chattra di puncak stupa induk akan memberikan kelengkapan yang selama ini hilang,” tambahnya.

Pemasangan dijadwalkan berlangsung tahun depan dengan melibatkan tim ahli konstruksi sipil dalam negeri, insinyur struktur, serta pengawasan ketat dari arkeolog dan konservator. Fadli menegaskan bahwa pekerjaan bersifat non-invasif: tidak ada pengeboran, pemotongan, atau modifikasi permanen pada batu candi. “Hanya pemasangan elemen baru setinggi tiga meter dengan sistem yang dapat dibongkar kembali jika diperlukan. Teknisi dan tukang kita sangat mumpuni untuk pekerjaan presisi semacam ini,” katanya.

Ia juga menepis kekhawatiran bahwa intervensi pada situs UNESCO akan menimbulkan masalah. “Perubahan atau penambahan pada warisan dunia bukan preseden baru. Beberapa candi di dunia bahkan pernah direlokasi total atau dibelah untuk kepentingan konservasi. Yang terpenting adalah prinsip reversibility dan integritas struktur asli tetap terjaga,” tegas Fadli.

Sejak dilepas pada pertengahan abad ke-20, chattra asli Borobudur disimpan di Museum Karmawibhangga. Rekonstruksi yang akan dipasang nanti akan mengacu pada dokumentasi foto tahun 1911 serta data arkeologis yang telah dikaji sejak dekade 1970-an hingga 2000-an. Proses kajian lanjutan dianggap tidak diperlukan lagi karena seluruh aspek teknis, estetis, dan religius telah tercakup dalam keputusan sebelumnya.

Baca juga : Respons Nasional Penuh: Instruksi Prabowo Subianto Eskalasi Penanganan Bencana Ekologis Sumatra 2025 Menjadi Prioritas Utama

Langkah ini mendapat dukungan dari sejumlah organisasi umat Buddha nasional yang selama puluhan tahun mengusulkan pemulihan chattra sebagai simbol kesempurnaan stupa utama. Di sisi lain, kalangan konservasi internasional menantikan laporan teknis resmi yang akan diajukan ke UNESCO sebagai bagian dari kewajiban pelaporan berkala bagi situs warisan dunia.

Dengan rencana ini, Candi Borobudur—yang setiap tahunnya dikunjungi lebih dari empat juta wisatawan—diharapkan tidak hanya mempertahankan statusnya sebagai monumen Buddha terbesar di dunia, tetapi juga semakin menegaskan identitasnya sebagai pusat ziarah dan praktik keagamaan yang masih hidup hingga kini.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Respons Nasional Penuh: Instruksi Prabowo Subianto Eskalasi Penanganan Bencana Ekologis Sumatra 2025 Menjadi Prioritas Utama
Next: Rans Simba Bogor Lepas Devon van Oostrum akibat Regulasi Baru IBL 2026

Related Stories

Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi
2 min read

Kirab Pusaka di Borobudur: Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
2 min read

Polisi di Ladang Jagung: Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Fadli Zon Tekankan Gotong Royong Jadi Kekuatan Diplomasi Indonesia
3 min read

Budaya sebagai Benteng di Tengah Badai Global: Fadli Zon Tekankan Gotong Royong Jadi Kekuatan Diplomasi Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.