Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Razzia Besar-Besaran Hentikan Tambang Emas Liar di Perbatasan Madina-Tapsel: 7 Ditangkap, 12 Ekskavator Diamankan

Razzia Besar-Besaran Hentikan Tambang Emas Liar di Perbatasan Madina-Tapsel: 7 Ditangkap, 12 Ekskavator Diamankan

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Razzia Besar-Besaran Hentikan Tambang Emas Liar di Perbatasan Madina-Tapsel
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Tapanuli Selatan, 3 Maret 2026 – Operasi penegakan hukum skala besar yang dilancarkan aparat kepolisian berhasil membongkar aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan hutan perbatasan antara Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Lokasi yang menjadi sasaran adalah daerah aliran sungai (DAS) Muara Batang Gadis, wilayah yang selama ini kerap menjadi arena penambangan liar akibat letaknya yang berada di zona abu-abu administratif.

Pagi hari Selasa (3/3/2026), puluhan personel gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara dan Satuan Brimob melancarkan penggerebekan mendadak. Tim berhasil mengamankan tujuh orang terduga pelaku yang tengah mengoperasikan alat-alat berat untuk mengeruk tanah dan sungai guna mengekstrak bijih emas. Lebih dari itu, petugas juga menyita 12 unit ekskavator yang diduga menjadi instrumen utama perusakan lingkungan di kawasan hutan tersebut.

Aktivitas ilegal ini diyakini telah merusak ekosistem DAS Muara Batang Gadis secara signifikan. Penggunaan ekskavator dalam skala besar menyebabkan erosi tanah yang masif, sedimentasi sungai, serta degradasi tutupan hutan yang berpotensi memicu bencana longsor dan banjir di hilir. Kawasan perbatasan ini, yang secara administratif berada di wilayah abu-abu, sering dimanfaatkan pelaku untuk menghindari pengawasan ketat dari satu kabupaten ke kabupaten lain.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, menegaskan bahwa operasi ini dilaksanakan atas perintah langsung Kapolri yang disalurkan melalui Kapolda Sumatera Utara serta arahan Dankor Brimob. “Kami melaksanakan penindakan terhadap tambang liar di perbatasan Madina dan Tapsel yang beroperasi di area abu-abu. Dalam operasi ini, kami berhasil mengamankan 12 ekskavator di lokasi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Kombes Rantau menambahkan bahwa tujuh orang yang diamankan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif, sementara pengumpulan barang bukti lainnya masih berlangsung. Lokasi operasi telah diamankan penuh oleh personel gabungan untuk mencegah upaya pemulihan aktivitas ilegal oleh pihak terkait.

Penindakan ini muncul menyusul beredarnya rekaman video yang memperlihatkan aktivitas penambangan masif di kawasan hutan tersebut, yang sempat menjadi perbincangan luas di berbagai kanal informasi digital. Keberadaan video tersebut menjadi pemicu respons cepat dari aparat, menunjukkan bahwa pengawasan berbasis bukti visual dari masyarakat kini memiliki peran penting dalam penegakan hukum lingkungan.

Baca juga : Menteri Trenggono Kagum: Kampung Nelayan Lateng Banyuwangi Jadi Model Hilirisasi Unggulan di Indonesia

Kasus ini menambah daftar panjang penindakan terhadap PETI di Sumatera Utara, khususnya di wilayah Madina dan sekitarnya, yang kerap melibatkan alat berat skala industri meskipun tanpa izin resmi. Para pengamat lingkungan menilai operasi semacam ini perlu dilanjutkan dengan pendekatan holistik, termasuk pemulihan ekosistem pasca-penambangan dan penguatan pengawasan lintas sektoral agar kawasan hutan perbatasan tidak kembali menjadi sasaran eksploitasi ilegal.

Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak-pihak yang memberikan perlindungan atau fasilitas bagi operasi ilegal tersebut. Aparat menyatakan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum pertambangan demi menjaga kelestarian sumber daya alam di wilayah Sumatera Utara.

Pewarta: Adi Tanjoeng

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menteri Trenggono Kagum: Kampung Nelayan Lateng Banyuwangi Jadi Model Hilirisasi Unggulan di Indonesia
Next: Penolakan Pangkalan Gas LPG 3 Kg Picu Harga Melonjak Rp27 Ribu di Lampung Barat

Related Stories

GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap

Pemko Subulussalam Janji Lunasi Utang ADD 2024 Bertahap, Honor Perangkat Desa Baru Terbayar Satu Bulan pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Tiket Gratis untuk Anak Kediri

Tiket Gratis untuk Anak Kediri: Kebijakan Wisata Edukatif yang Menyasar Keluarga dan Denyut Ekonomi Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by