RI News. Wonogiri – Aparat kepolisian dari Polsek Pracimantoro menggelar operasi patroli dan razia intensif di Jalur Lintas Selatan (JLS), Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, pada Minggu pagi (1/3/2026). Kegiatan preventif ini bertujuan menekan aksi balap liar yang kerap mengganggu ketertiban masyarakat serta mengancam keselamatan pengguna jalan.
Dipimpin langsung oleh Kapolsek Pracimantoro AKP Bunal Eko Trilaksono, S.H., bersama puluhan anggota, razia dimulai sekitar pukul 05.30 WIB. Fokus penindakan tertuju pada kendaraan yang dimodifikasi secara tidak sesuai standar serta barang berbahaya yang sering dikaitkan dengan aktivitas malam para remaja.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen kepemilikan lengkap dan dilengkapi knalpot brong—modifikasi yang dikenal dapat menimbulkan kebisingan berlebih serta risiko kecelakaan akibat kehilangan kendali. Selain itu, polisi juga menyita dua jenis petasan, yaitu petasan spiritus dan kembang api, yang berpotensi memicu kerusuhan atau kebakaran jika disalahgunakan.

Seluruh barang bukti beserta pemilik kendaraan langsung diserahkan ke Satuan Lalu Lintas Polres Wonogiri untuk proses hukum lebih lanjut sesuai peraturan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta ketentuan terkait barang berbahaya.
Kasubsi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menyatakan bahwa upaya ini mencerminkan komitmen Polri dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan kondusif. “Aksi balap liar bukan hanya membahayakan pelaku, tapi juga mengancam nyawa pengguna jalan lain serta warga sekitar yang sedang beraktivitas. Oleh karena itu, patroli rutin dan penindakan tegas terus kami lakukan, khususnya di jalur rawan seperti JLS Pracimantoro,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa operasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti, menunjukkan respons positif dari masyarakat. Polres Wonogiri juga mengimbau khusus kepada kalangan anak muda agar menghindari kegiatan berisiko tersebut. “Gunakan kendaraan sesuai spesifikasi pabrik, patuhi rambu lalu lintas, dan prioritaskan keselamatan bersama. Mari kita jaga Wonogiri tetap aman dan nyaman untuk semua,” pungkas AKP Anom Prabowo.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menekan tren balap liar yang sering muncul di jalur lintas selatan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif akan bahaya modifikasi kendaraan ilegal dan penggunaan petasan sembarangan.
Pewarta: Nandang Bramantyo

