Skip to content
12/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Polri Ungkap Tren Baru: Kelompok Teroris Manfaatkan Game Online sebagai Saluran Perekrutan Anak

Polri Ungkap Tren Baru: Kelompok Teroris Manfaatkan Game Online sebagai Saluran Perekrutan Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 2 minutes read
Kelompok Teroris Manfaatkan Game Online sebagai Saluran Perekrutan Anak
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Yogyakarta — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkap temuan baru yang mengkhawatirkan: adanya pola perekrutan anak di bawah umur oleh kelompok teroris melalui platform permainan daring (game online). Pernyataan ini disampaikan Kapolri saat berada di Kompleks Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Jumat (21/11/2025).

“Kami menemukan fenomena baru yang harus menjadi perhatian serius bersama,” ujar Jenderal Listyo. Menurutnya, proses pendalaman yang dilakukan Densus 88 Antiteror dan satuan terkait lainnya menunjukkan bahwa komunitas anak-anak yang awalnya terbentuk dari hobi bermain game secara bertahap dimasuki aktor-aktor yang mengarahkan mereka ke ruang-ruang interaksi tertutup.

“Dari komunitas hobi itu muncul ruang interaksi yang kemudian kami dalami. Ternyata ada potensi paparan paham berbahaya melalui jenis-jenis permainan dan fitur komunikasi di dalam game online,” papar Kapolri.

Ia menjelaskan bahwa pola perekrutan ini tidak lagi mengandalkan pertemuan fisik atau media propaganda konvensional, melainkan memanfaatkan fitur voice chat, grup privat, dan sistem clan/guild yang memungkinkan komunikasi intensif antar-pengguna tanpa pengawasan orang tua. Proses “grooming” ideologis dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembicaraan ringan hingga pengenalan narasi ekstrem.

“Kalau dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada anak itu sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa orang lain dan stabilitas masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi temuan tersebut, Polri saat ini memperluas pendekatan pencegahan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk orang tua, guru, pengelola platform digital, dan komunitas gamer. “Kami tidak ingin membungkam kebebasan berekspresi atau menghambat kreativitas anak di ranah digital, tetapi memberikan edukasi dan pengawasan yang proporsional agar teknologi tidak menjadi pintu masuk ancaman baru,” tambah Jenderal Listyo.

Para pakar keamanan siber dan psikologi anak yang dihubungi secara terpisah menilai temuan ini konsisten dengan tren global. Di sejumlah negara, kelompok ekstremis memang mulai memanfaatkan ekosistem game sebagai “low-risk, high-reach environment” untuk menjangkau generasi muda yang rentan.

Baca juga : Operasi Zebra Kapuas 2025 di Melawi: Sinergi Penegakan Hukum dan Edukasi Pajak Kendaraan Bermotor

Kapolri menegaskan bahwa pendalaman kasus masih berlangsung intensif dan meminta masyarakat tetap tenang namun waspada. “Kuncinya adalah pendampingan orang tua dan kesadaran kolektif. Teknologi harus tetap menjadi alat pemberdayaan, bukan jebakan bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai judul-judul game atau platform spesifik yang menjadi fokus pendalaman, karena proses penyelidikan masih berjalan untuk menghindari gangguan terhadap operasional intelijen.

Pewarta : Rendro P

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Operasi Zebra Kapuas 2025 di Melawi: Sinergi Penegakan Hukum dan Edukasi Pajak Kendaraan Bermotor
Next: Asal-usul Nama dan Sejarah Kecamatan Jatisrono

Related Stories

Sosialisasi Edukatif Polres Wonogiri & STAIMAS Mulia Astuti Mulai Rambah Masyarakat

Waspada Judi Online 24/7: Sosialisasi Edukatif Polres Wonogiri & STAIMAS Mulia Astuti Mulai Rambah Masyarakat

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Dari Bripka E hingga Rekan Warga

Dari Bripka E hingga Rekan Warga: Mekanisme Pelindungan Korban dan Ancaman Sanksi Internal bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Kapolres Padangsidimpuan Tekankan Literasi Digital dan Ketahanan Karakter di Hadapan Siswa SMK Negeri 3

Kapolres Padangsidimpuan Tekankan Literasi Digital dan Ketahanan Karakter di Hadapan Siswa SMK Negeri 3

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Waspada Judi Online 24/7: Sosialisasi Edukatif Polres Wonogiri & STAIMAS Mulia Astuti Mulai Rambah Masyarakat
  • Dari Bripka E hingga Rekan Warga: Mekanisme Pelindungan Korban dan Ancaman Sanksi Internal bagi Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Wonogiri
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo Siapkan Rapat Khusus Bahas Penghapusan Jalur Sepeda di Jalan Protokol Ibu Kota
  • Klaten Fire Safety Challenge 2026: 40 Tim Relawan Kecamatan dan Instansi Lomba Ketangkasan Tangani Darurat Kebakaran di Tengah Musim Kemarau
  • Dusun Jetis Sukoharjo Jadi Kampung Merah Putih 81 Tahun Kemerdekaan: Ritual Gotong Royong Jaringan Jalan 1,1 Km Jadi Simbol Kecintaan Bangsa
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.