Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Petani Muda di Lereng Lampung Barat Ubah Lahan Kopi Jadi Ladang Alpukat Premium, Panen 6 Ton Tiap 10 Hari

Petani Muda di Lereng Lampung Barat Ubah Lahan Kopi Jadi Ladang Alpukat Premium, Panen 6 Ton Tiap 10 Hari

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Petani Muda di Lereng Lampung Barat Ubah Lahan Kopi Jadi Ladang Alpukat Premium
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Lampung Barat — Di tengah perbukitan hijau Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Turjandi (50) menjadi teladan sukses bagi petani lokal. Petani muda ini berhasil mengubah lahan kopi yang dulu kurang menguntungkan menjadi kebun alpukat jenis Mentega dan Siger yang kini menghasilkan buah premium berukuran jumbo.

Alpukat Mentega dan Siger dikenal sebagai varietas unggulan dengan ukuran besar yang luar biasa. Dua buah saja bisa mencapai berat lebih dari satu kilogram, bahkan ada yang mencapai satu kilogram per buah. Daging buahnya tebal, padat, bertekstur lembut, dan memiliki rasa legit yang khas, menjadikannya favorit di pasar buah premium.

Turjandi mengatakan, ia mulai menanam alpukat Mentega dan Siger sekitar 15 tahun lalu di lahan seluas dua hektare. Keputusan itu diambil saat harga kopi sedang anjlok. “Waktu itu kopi harganya sangat murah, sehingga saya bertekad membongkar lahan dan beralih ke alpukat. Saya sudah tahu potensi hasil panen alpukat ini bisa berlipat ganda dibandingkan kopi,” ungkapnya saat ditemui Rabu (25/3/2026).

Kini, usahanya mulai menuai hasil. Harga jual alpukat Mentega dan Siger di tingkat petani mencapai Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram, jauh lebih menarik dibandingkan komoditas lama. Keberhasilan Turjandi pun menginspirasi warga sekitar. Menurutnya, hampir 90 persen masyarakat Desa Lumbok kini beralih menanam kedua jenis alpukat tersebut.

“Setiap 10 hari sekali, panen di satu desa ini bisa mencapai lebih dari 6 ton,” jelas Turjandi. Keunggulan lain dari alpukat Mentega adalah siklus produksinya yang kontinu. Setelah panen, pohon langsung berbunga lagi dan berbuah tanpa jeda panjang, sehingga memberikan penghasilan yang stabil sepanjang tahun.

Bagi Turjandi, menanam alpukat bukan sekadar usaha ekonomi, melainkan investasi jangka panjang yang juga mendukung kelestarian lingkungan. Pohon-pohon besar ini membantu menjaga tanah di wilayah perbukitan sekaligus menyediakan pendapatan cukup untuk menghidupi keluarga. Bahkan, sebagian hasil panen digunakan untuk mendukung kegiatan organisasi kemasyarakatan di desa.

Baca juga : Kaum Boro Asal Wonogiri Mulai Kembali ke Perantauan Pasca-Lebaran

“Selain melestarikan lingkungan, hasilnya bisa digunakan untuk kemaslahatan bersama,” tambahnya.

Turjandi pun aktif mengajak generasi muda di Desa Lumbok untuk serius menggeluti pertanian. Menurutnya, bertani bukan pekerjaan biasa, melainkan profesi mulia yang menjanjikan masa depan cerah jika ditekuni dengan tekad kuat.

“Mari para pemuda antusias bertani tanaman bernilai jual tinggi seperti ini. Bertani adalah hal sangat mulia dan bisa memberikan kehidupan yang lebih baik,” ajaknya.

Keberhasilan Turjandi dan warga Desa Lumbok menunjukkan bahwa dengan pilihan komoditas yang tepat serta ketekunan, lahan di Lampung Barat dapat menjadi sumber kesejahteraan berkelanjutan. Potensi alpukat premium ini diyakini masih bisa terus dikembangkan, baik dari sisi produksi maupun pemasaran, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

Pewarta: Atalisyah

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kaum Boro Asal Wonogiri Mulai Kembali ke Perantauan Pasca-Lebaran
Next: Dalem Kopi: Warung Rasa Restoran yang Menghidupkan Kembali Kehangatan Budaya Jawa di Trenggalek

Related Stories

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan

Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.