Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Penemuan Kerangka Lansia Hilang di Lereng Gunung Tunggangan: Kasus yang Mengungkap Kerentanan Usia Lanjut di Pedesaan Wonogiri

Penemuan Kerangka Lansia Hilang di Lereng Gunung Tunggangan: Kasus yang Mengungkap Kerentanan Usia Lanjut di Pedesaan Wonogiri

TEAM BUSER BERITA Posted on 5 bulan ago 3 min read
Kasus yang Mengungkap Kerentanan Usia Lanjut di Pedesaan Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 7 November 2025 – Setelah menghilang selama hampir 35 hari, Sdri. Sarmi, seorang perempuan berusia 95 tahun dari Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan lereng Gunung Tunggangan. Penemuan ini terjadi pada Kamis (6/11/2025) siang, menandai akhir tragis dari pencarian intensif yang melibatkan keluarga dan warga setempat sejak awal Oktober lalu.

Kerangka manusia tersebut pertama kali diamati oleh Sarno, seorang petani berusia 59 tahun, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Sarno sedang mencari rumput untuk pakan ternak di area perkebunan yang berbatasan dengan hutan pegunungan. “Awalnya saya melihat sesuatu yang mencurigakan di antara semak-semak, berupa tulang-belulang yang tersusun seperti kerangka manusia. Saya langsung memanggil warga lain untuk memastikan, dan kami segera menghubungi pihak berwenang,” cerita Sarno saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Respons cepat datang dari tim Polsek Purwantoro yang dipimpin langsung oleh perangkat desa. Mereka tiba di tempat kejadian perkara (TKP) tak lama setelah laporan masuk. Di sekitar kerangka, ditemukan potongan kain jarik tradisional dan pakaian lusuh yang masih menempel pada tulang. Barang-barang tersebut langsung dikenali oleh keluarga sebagai milik Sarmi, yang terakhir kali terlihat pada 2 Oktober 2025 sekitar pukul 15.30 WIB, meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan siapa pun.

Laporan hilang resmi diajukan oleh cucunya, Pardi (40), pada 5 Oktober 2025. Selama berminggu-minggu, upaya pencarian melibatkan patroli warga, penyisiran hutan, dan koordinasi dengan aparat desa, namun tak membuahkan hasil hingga penemuan ini. Identitas korban akhirnya dikonfirmasi oleh anak kandungnya, Sarni (70), yang menyatakan bahwa pola kain jarik dan detail pakaian tersebut persis dengan yang dikenakan ibunya saat pergi. “Itu benar milik ibu saya. Kami sudah pasrah, tapi tetap berharap ada keajaiban,” ujar Sarni dengan suara parau, saat menerima penyerahan jenazah.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan pernyataan resmi pada Jumat (7/11/2025). “Pemeriksaan awal di TKP tidak menunjukkan indikasi kekerasan fisik. Keluarga telah mengidentifikasi korban dan menerima ini sebagai musibah alamiah. Jenazah langsung diserahkan untuk proses pemakaman sesuai adat setempat,” katanya. Keluarga secara tegas menolak autopsi dan menyertakan surat pernyataan tertulis kepada polisi, dengan alasan menghormati kondisi usia dan keyakinan spiritual.

Baca juga : Penemuan Senjata di Wina Ungkap Jaringan Persenjataan Terkait Hamas: Investigasi Multinasional Cegah Ancaman terhadap Institusi Yahudi di Eropa

Kasus ini bukan sekadar insiden hilangnya seorang lansia, melainkan cerminan dari tantangan demografis yang semakin mendesak di wilayah pedesaan Jawa Tengah. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri tahun 2024, proporsi penduduk lanjut usia (di atas 60 tahun) mencapai 18,7 persen, dengan mayoritas tinggal di desa-desa terpencil seperti Bakalan. Faktor geografis Gunung Tunggangan—dengan medan curam, hutan lebat, dan akses terbatas—memperburuk risiko bagi individu rentan yang mengalami penurunan kognitif, seperti gejala pikun yang sering dialami Sarmi menurut keterangan keluarga.

Para ahli kesehatan masyarakat menekankan perlunya sistem pengawasan komunitas yang lebih terstruktur. “Lansia dengan keterbatasan mobilitas atau orientasi spasial berisiko tinggi tersesat di lingkungan alami yang kompleks. Pencegahan melibatkan pendampingan rutin, penggunaan alat bantu identifikasi sederhana, dan edukasi keluarga tentang tanda-tanda awal demensia,” ungkap Dr. Retno Wulandari, dosen fakultas kesehatan masyarakat dari universitas negeri di Solo, dalam analisisnya terkait kasus serupa. Ia menambahkan bahwa insiden seperti ini dapat diminimalisir melalui program desa siaga lansia, yang mengintegrasikan posyandu dengan patroli lingkungan.

Di Desa Bakalan, warga kini mulai membentuk kelompok relawan untuk memantau lansia yang tinggal sendirian. “Kami belajar dari kejadian ini. Jangan sampai ada lagi yang hilang tanpa jejak,” kata Kepala Desa Bakalan, yang enggan disebut namanya. Polres Wonogiri juga berencana menggelar sosialisasi keamanan lansia di kecamatan-kecamatan rawan, sebagai tindak lanjut kasus Sarmi.

Kepergian Sarmi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan komunitas, sekaligus menjadi panggilan untuk aksi kolektif. Di tengah transisi demografi Indonesia menuju masyarakat tua, kasus ini menggarisbawahi urgensi kebijakan mikro di tingkat desa: dari peningkatan infrastruktur akses hingga pemberdayaan keluarga inti. Hanya dengan itu, tragedi serupa dapat dicegah, memastikan hari tua yang aman dan bermartabat bagi generasi sebelumnya.

Pewarta: Nandang Bramantyo

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penemuan Senjata di Wina Ungkap Jaringan Persenjataan Terkait Hamas: Investigasi Multinasional Cegah Ancaman terhadap Institusi Yahudi di Eropa
Next: Wonogiri Majukan Ketahanan Pangan Melalui Sarasehan dan Bantuan Alsintan ke 12 Kecamatan

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban
3 min read

Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban: Jaringan Obat Terlarang yang Mengancam Generasi Muda Pekalongan Terbongkar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.