Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Tech
  • Penemuan Artefak Kapal Romawi Berusia 2.000 Tahun Muncul Kembali di Dasar Danau Neuchâtel, Swiss

Penemuan Artefak Kapal Romawi Berusia 2.000 Tahun Muncul Kembali di Dasar Danau Neuchâtel, Swiss

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Penemuan Artefak Kapal Romawi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Neuchâtel, Swiss – Para arkeolog bawah air berhasil mengangkat lebih dari 1.000 artefak Romawi yang luar biasa terawetkan dari dasar Danau Neuchâtel. Penemuan ini memberikan gambaran langka tentang perdagangan dan kehidupan militer pada awal abad pertama Masehi di wilayah yang kini menjadi Swiss.

Penemuan bermula pada akhir November 2024 ketika rekaman drone mendeteksi bercak gelap di dasar danau yang semakin jernih akibat proyek perbaikan aliran air Jura. Dua arkeolog, Fabien Langenegger dan Julien Pfyffer dari Octopus Foundation, langsung melakukan penyelaman untuk memverifikasi. Awalnya mereka curiga melihat tumpukan benda berbentuk lingkaran, sempat dikira sisa ranjau Perang Dunia II. Namun, saat lampu kamera menyala, warna khas terakota muncul jelas.

“Kami berdiri diam beberapa menit, terpaku melihat muatan itu. Saat itu saya sadar, kami sedang mengalami momen yang sangat istimewa,” kenang Julien Pfyffer.

Untuk menghindari risiko penjarahan, penemuan ini sengaja dirahasiakan selama beberapa waktu. Penggalian dilakukan dalam dua tahap utama: dua minggu pada 2025 dan hampir satu bulan pada 2026. Tim berhasil mengangkat lebih dari 1.000 benda, termasuk ratusan peralatan keramik seperti piring, mangkuk, dan cangkir yang masih utuh, bahkan ada yang masih tersusun rapi seperti saat dimuat.

Selain keramik, ditemukan juga perlengkapan militer legiun Romawi berupa dua pedang gladiator (gladius), sebuah belati, gesper sabuk, dan fibula. Keberadaan senjata ini mengindikasikan bahwa kapal dagang tersebut kemungkinan dikawal oleh pasukan legiuner. Para ahli memperkirakan muatan ini ditujukan untuk memasok kebutuhan sebuah legiun yang beranggotakan sekitar 6.000 prajurit di kamp Romawi.

Salah satu peti barang bahkan bertanggal tahun 17 Masehi. Diduga kapal ini mengangkut peralatan dapur buatan lokal Swiss untuk didistribusikan ke wilayah Kekaisaran Romawi. Sebuah keranjang anyaman yang terawetkan sempurna di dalam endapan kapur danau juga ditemukan, berisi enam benda keramik sederhana yang diperkirakan milik para pelaut kapal tersebut.

Baca juga : Di Tengah Ledakan Rudal dan Invasi Darat, Lebanon Terjebak antara Diplomasi Washington dan Tekanan Hizbullah

Hingga kini, bangkai kapal itu sendiri belum berhasil ditemukan. Namun, kondisi artefak yang sangat baik memungkinkan analisis mendalam, termasuk pemeriksaan sisa makanan di dalam bejana keramik. Semua benda telah diangkat dari air untuk menghindari kerusakan akibat jangkar, jaring nelayan, atau pencurian. Saat ini artefak sedang menjalani tahap pembersihan dan restorasi di darat.

Menurut tim arkeolog, restorasi tidak hanya membersihkan benda, tetapi juga mengungkap detail yang sulit terlihat di bawah air, seperti cap pabrik, jejak makanan, atau jerami pelindung di antara piring-piring.

Penemuan ini menjadi salah satu yang paling signifikan di perairan pedalaman Eropa Utara sejak beberapa dekade terakhir. Berbeda dengan temuan kapal Romawi di Sungai Rhine (Jerman) dan Rhône (Prancis) yang lebih banyak menghasilkan artefak militer, muatan di Danau Neuchâtel ini kaya akan barang sehari-hari yang mencerminkan logistik dan perdagangan Romawi.


Para arkeolog bawah air berhasil menemukan muatan kapal berusia 2000 tahun itu.

Tim Octopus Foundation bersama mitra lokal sedang mempersiapkan publikasi buku dan film dokumenter yang dijadwalkan rilis tahun 2027. Sebagian besar artefak akan dipamerkan di Laténium, museum arkeologi terbesar di Swiss yang berlokasi di Neuchâtel, meski tanggal pastinya belum diumumkan.

Penemuan ini sekaligus mengingatkan bahwa dasar danau dan lautan masih menyimpan ribuan artefak sejarah yang belum terungkap, jauh lebih banyak daripada koleksi di seluruh museum dunia saat ini. Upaya pelestarian warisan bawah air seperti ini semakin penting di tengah perubahan lingkungan dan aktivitas manusia.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Di Tengah Ledakan Rudal dan Invasi Darat, Lebanon Terjebak antara Diplomasi Washington dan Tekanan Hizbullah
Next: Jejak Genetik yang Mengguncang Sejarah: Apakah Christopher Columbus Seorang Bangsawan Galisia?

Related Stories

Ditemukan Karnivora Miosen di Spanyol

Ditemukan Karnivora Miosen di Spanyol, Predator Mirip Anjing-Beruang Ini Hidup 15,9 Juta Tahun Lalu

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Ditemukan di Dinding Gua Spanyol dan Portugal

Terobosan Arkeologi: DNA Manusia 2.000 Tahun Ditemukan di Dinding Gua Spanyol dan Portugal

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 minggu ago 0
StuG III Perang Dunia II Utuh Terkubur 80 Tahun di Pangkalan Militer Jerman

Penemuan Luar Biasa: StuG III Perang Dunia II Utuh Terkubur 80 Tahun di Pangkalan Militer Jerman

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Tragedi Arus Bengawan Solo: Remaja 19 Tahun Tenggelam Saat Berendam, Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian 30 Jam Lebih
  • Silaturahmi Kopi di Loji Gandrung: Muzani Tekankan Integritas Kepemimpinan Daerah di Tengah Isu Korupsi
  • Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol
  • Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS
  • Dudung Abdurachman Buka Jalan Panen Tebu Ribuan Petani Lampung di Register 44
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.