Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pelestarian Adat dan Budaya Dayak Melalui Gawai Nosu Minu Podi XXI di Sanggau

Pelestarian Adat dan Budaya Dayak Melalui Gawai Nosu Minu Podi XXI di Sanggau

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 bulan ago 3 minutes read
Pelestarian Adat dan Budaya Dayak Melalui Gawai Nosu Minu Podi XXI di Sanggau
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal, Sanggau, Kalimantan Barat 7 Juli 2025 — Rumah Betang Dorik Mpulor di Desa Sui Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali menjadi pusat perayaan budaya Dayak melalui pembukaan resmi Gawai Dayak Nosu Minu Podi ke-XXI. Perhelatan adat ini secara simbolis dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Krisantus Kurniawan, M.Si., dan akan berlangsung sejak 7 hingga 9 Juli 2025.

Gawai Nosu Minu Podi merupakan bentuk syukur pasca panen yang telah diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Dayak, khususnya bagi mereka yang menggantungkan hidup dari sistem pertanian berladang. Dalam konteks kebudayaan, gawai ini bukan semata seremoni, melainkan juga ekspresi identitas kolektif dan strategi perlawanan terhadap arus homogenisasi budaya di era modern.

Turut hadir dalam pembukaan acara sejumlah tokoh penting, antara lain mantan Bupati Sanggau dan Anggota DPR RI, Paulus Hadi, S.IP., M.Si., Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., dan Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., serta perwakilan dari 15 kecamatan se-Kabupaten Sanggau yang menjadi peserta kontingen.

Selama tiga hari, kegiatan gawai ini akan diisi dengan berbagai pertunjukan budaya lokal, termasuk pentas seni tradisional Dayak dari masing-masing kecamatan, serta ajang pemilihan Domamangk dan Domiya, yang merupakan bentuk pengakuan simbolik terhadap pemuda-pemudi Dayak yang dianggap merepresentasikan nilai, etika, dan estetika masyarakat Dayak kontemporer.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan adat istiadat Dayak.

“Mari kita bersama-sama melestarikan adat istiadat, budaya, dan tradisi kita. Jangan sampai adat Dayak punah hanya karena perkembangan zaman,” ungkap Krisantus Kurniawan di hadapan peserta dan tamu undangan.

Gawai Nosu Minu Podi tahun ini tidak hanya dirancang sebagai ruang ekspresi budaya, tetapi juga forum konsolidasi antar-subkelompok Dayak yang tersebar di berbagai kecamatan. Dalam sudut pandang akademis, acara semacam ini berfungsi sebagai mekanisme regenerasi nilai-nilai lokal dan penguatan kultural di tengah tantangan globalisasi serta penetrasi budaya luar yang kian masif.

Baca juga : Misteri Lumpang Batu Kampung Nglumpang, Wonogiri: Legenda, Sakralitas, dan Kontestasi Ruang

Dari perspektif antropologi budaya, Gawai Nosu Minu Podi juga menjadi media pembelajaran lintas generasi yang memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan lokal (local wisdom), baik dalam aspek kesenian, ritual, hingga kearifan ekologis berbasis praktik berladang dan relasi harmonis dengan alam. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kebudayaan Dayak tidak statis, tetapi mampu merespons zaman dengan cara-cara yang adaptif.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa Kabupaten Sanggau tetap menjadi salah satu sentra penting bagi penguatan jati diri masyarakat Dayak Kalimantan Barat. Gawai bukan sekadar nostalgia, melainkan langkah afirmatif untuk menjaga pluralitas dan keutuhan budaya bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pewarta : Eka Yuda

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Misteri Lumpang Batu Kampung Nglumpang, Wonogiri: Legenda, Sakralitas, dan Kontestasi Ruang
Next: Serah Terima Jabatan APDESI Kecamatan Sukadana: Momentum Konsolidasi Pemerintahan Desa Menuju Tata Kelola yang Inklusif dan Progresif

Related Stories

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 38 menit ago 0
Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh

Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Gotong Royong Spiritual

Gotong Royong Spiritual: Tomy Serahkan 1.700 M² Tanah Wakaf untuk Perluasan Makam di Sugihan Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
  • Proyek Mega Kushner di Albania: Antara Ambisi Pariwisata dan Perlawanan Lingkungan
  • Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial: Langkah Berisiko di Tengah Ketegangan Regional
  • Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.