Skip to content
15/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Pati dalam Cengkeraman Pungli Terstruktur: KPK Temukan Pola Multiple Pengepul di Tingkat Kecamatan

Pati dalam Cengkeraman Pungli Terstruktur: KPK Temukan Pola Multiple Pengepul di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 minutes read
Pati dalam Cengkeraman Pungli Terstruktur
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap indikasi jaringan pemerasan jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang jauh lebih terstruktur dan meluas daripada dugaan awal. Penyidik menduga, di setiap kecamatan terdapat lebih dari satu “pengepul” uang yang berperan mengumpulkan dana dari calon perangkat desa sebelum disalurkan ke pihak-pihak berwenang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa pola ini sedang didalami secara intensif. “Dalam satu kecamatan, dimungkinkan lebih dari satu pengepul. Nah ini yang masih terus didalami,” ujarnya saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Pernyataan tersebut muncul seiring pengembangan kasus dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 19 Januari 2026. Dalam OTT tersebut, penyidik menangkap Bupati Pati Sudewo beserta beberapa pihak lain. Sehari kemudian, pada 20 Januari 2026, Sudewo dan tujuh orang lainnya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Berdasarkan temuan OTT di Kecamatan Jaken, KPK langsung menetapkan tiga orang sebagai tersangka pengepul uang pemerasan calon perangkat desa. Keberadaan tiga pengepul dalam satu kecamatan menjadi dasar kuat dugaan bahwa praktik serupa berulang di wilayah lain. Kabupaten Pati memiliki 21 kecamatan, dan penyidik kini fokus menelusuri apakah jaringan ini merata atau terpusat di sejumlah kecamatan tertentu.

Kasus ini bermula dari dugaan pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati. KPK menetapkan empat tersangka utama, yaitu Bupati Pati Sudewo (SDW), Kepala Desa Karangrowo Kecamatan Jakenan Abdul Suyono (YON), Kepala Desa Arumanis Kecamatan Jaken Sumarjiono (JION), serta Kepala Desa Sukorukun Kecamatan Jaken Karjan (JAN).

Selain kasus pemerasan jabatan desa, Sudewo juga ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penerimaan suap terkait pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Dua kasus ini menunjukkan dugaan keterlibatan pejabat tinggi dalam praktik korupsi sistematis yang merugikan pelayanan publik.

Baca juga : KPK Tegaskan Soliditas Penegakan Hukum Usai Peringatan Keras Presiden terhadap Eks Pimpinan BUMN

Pengungkapan adanya multiple pengepul di tiap kecamatan menandakan bahwa sistem pungutan tidak berjalan secara sporadis, melainkan terorganisir dengan peran perantara yang berulang. Hal ini berpotensi memperluas jangkauan penyidikan KPK, termasuk penelusuran aliran dana dan keterlibatan pihak lain di tingkat kabupaten.

Penyidik terus mengumpulkan bukti untuk memetakan jaringan ini secara menyeluruh, dengan harapan memutus rantai pemerasan yang telah mencoreng proses pengisian jabatan publik di tingkat desa. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap rekrutmen aparatur pemerintahan agar berbasis meritokrasi, bukan transaksi uang.

Pewarta Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: KPK Tegaskan Soliditas Penegakan Hukum Usai Peringatan Keras Presiden terhadap Eks Pimpinan BUMN
Next: Gubernur Jatim Khofifah Dijadwalkan Bersaksi di Sidang Korupsi Dana Hibah Provinsi

Related Stories

peringaatan yesus

Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Khidmat: Personel Polisi Kawal Keamanan Umat di Putussibau Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Polsek Putussibau Selatan Gencar Sosialisasi Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Usia Dini

Polsek Putussibau Selatan Gencar Sosialisasi Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Usia Dini

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Transformasi Militer Era Baru

Transformasi Militer Era Baru: Seskoad Gelar Seminar Strategis Hadapi Geopolitik dan Disrupsi Teknologi

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Pastikan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Berjalan Khidmat: Personel Polisi Kawal Keamanan Umat di Putussibau Selatan
  • Polsek Putussibau Selatan Gencar Sosialisasi Cegah Narkoba dan Bullying Sejak Usia Dini
  • Desakan Audit Segera: Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Desak Inspektorat Tapsel Tindak Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Batang Tura
  • Transformasi Militer Era Baru: Seskoad Gelar Seminar Strategis Hadapi Geopolitik dan Disrupsi Teknologi
  • Komnas HAM Dorong Relokasi Pasca Bencana Aceh yang Berkeadilan: Partisipasi Warga Jadi Kunci Utama
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.