RI News. Putussibau – Dalam upaya menciptakan generasi muda yang sehat dan aman dari ancaman penyalahgunaan narkoba serta perundungan (bullying), Polsek Putussibau Selatan kembali menggelar sosialisasi edukatif di lingkungan sekolah. Kali ini, sosialisasi menyasar seluruh siswa dan siswi SD 22 Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kapolsek Putussibau Selatan IPTU Ismail Sinuraya bersama anggota Polsek secara langsung memberikan materi kepada para siswa. Sosialisasi ini difokuskan pada pemahaman dini mengenai pengertian penyalahgunaan narkoba serta dampak buruk bullying, dua masalah sosial yang kerap saling berkaitan dan memberikan efek jangka panjang bagi perkembangan anak.
Penyalahgunaan narkoba dan bullying merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan anak. Narkoba tidak hanya menyerang kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Pengguna dapat mengalami gangguan jiwa, halusinasi, paranoia, depresi berat, kecemasan berlebihan, hilangnya konsentrasi, serta perubahan perilaku yang drastis. Dampak sosial dan ekonominya pun tidak kalah berat, mulai dari terganggunya proses pendidikan, rusaknya peluang karier di masa depan, hingga beban finansial keluarga akibat biaya pengobatan dan rehabilitasi.

Di sisi hukum, pelaku penyalahgunaan narkoba dapat dijerat Undang-Undang Narkotika dengan ancaman pidana penjara yang berat, bahkan hingga hukuman mati, tergantung jenis dan jumlah barang bukti yang ditemukan.
Sementara itu, bullying atau perundungan di sekolah meninggalkan trauma mendalam bagi korban. Anak yang menjadi target kerap mengalami rasa takut yang berkepanjangan, kehilangan rasa percaya diri, depresi, hingga munculnya keinginan menyakiti diri sendiri atau bahkan ide bunuh diri. Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman justru berubah menjadi penuh ketakutan, sehingga merusak iklim belajar yang positif.
Melalui sosialisasi ini, Polsek Putussibau Selatan berharap para siswa dapat memahami bahaya kedua masalah tersebut sejak dini sehingga mampu menjauhi dan menolak segala bentuk pengaruh negatif.
“Hari ini saya bersama anggota Polsek Putussibau Selatan melaksanakan sosialisasi Antisipasi penyalahgunaan Narkoba dan Bullying di SD 22 Putussibau. Semoga anak kita terhindar dari Narkoba dan Bullying,” ujar IPTU Ismail Sinuraya.
Kegiatan semacam ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Putussibau Selatan untuk terus aktif mendampingi dunia pendidikan dalam membangun karakter anak yang kuat dan resilien terhadap berbagai ancaman sosial. Edukasi dini diharapkan menjadi benteng pertama perlindungan bagi generasi penerus bangsa.
Pewarta : Lisa Susanti

