RI News. Wonogiri, 27 Agustus 2026 — Menjelang momentum bersejarah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76, jajaran Kodim 0728/Wonogiri menginisiasi langkah konkret pengabdian masyarakat berbasis pelestarian lingkungan. Bertempat di kawasan Pasar Tradisional Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, aksi kolaboratif melalui kegiatan karya bakti pembersihan sampah diselenggarakan secara serentak pada Kamis (27/8/2026). Inisiatif ini menandai komitmen manunggal tentara bersama rakyat dalam merespons tantangan saniter lingkungan di ruang-ruang aktivitas ekonomi publik.
Mengusung tema besar “Tentara Nasional Peduli Sampah”, karya bakti tersebut didesain tidak hanya sekadar aksi kebersihan imperatif, melainkan manifestasi nyata kepedulian institusi militer terhadap kualitas lingkungan hidup masyarakat. Prajurit Kodim 0728/Wonogiri beserta jajaran lintas sektor dan elemen masyarakat setempat tampak bahu-membahu menyisir sudut-sudut pasar. Fokus area pembersihan mencakup koridor internal pasar, saluran sanitasi, hingga area luar yang berpotensi menjadi titik penumpukan limbah domestik.
Dengan semangat kebersamaan dan kohesivitas sosial yang tinggi, seluruh personel bekerja memilah dan mengumpulkan berbagai jenis kotoran serta limbah padat yang merintangi aktivitas pasar. Upaya sistematis ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi estetika dan kebersihan kawasan pasar tradisional, sehingga mampu menyajikan ruang niaga yang lebih sehat, higienis, dan representatif bagi keberlangsungan interaksi sosial-ekonomi antara pedagang dan pembeli.

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Danramil 17/Sidoharjo Kapten Cpm Soeparmin, menegaskan implikasi strategis dari pelaksanaan aksi sosial ini. Menurutnya, aksi pembersihan lingkungan merupakan aktualisasi pengabdian TNI yang menyentuh akar kebutuhan masyarakat dasar.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76. Kami ingin momentum ini dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Kapten Cpm Soeparmin.
Ia menambahkan secara kritis bahwa pasar tradisional memegang peranan sentral sebagai pusat perputaran ekonomi kerakyatan yang membutuhkan daya dukung kebersihan optimal. Lingkungan pasar yang terjaga dari penumpukan limbah tidak hanya menciptakan kenyamanan fisik, melainkan secara preventif meminimalisasi potensi gangguan kesehatan lingkungan yang berdampak pada produktivitas masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan dan mari kita rawat lingkungan yang sudah kita bersihkan bersama,” imbaunya menutup pernyataan.
Aksi tanggap lingkungan Kodim 0728/Wonogiri ini menuai respons amat positif dari berbagai pihak, khususnya para pelaku usaha mikro dan pengunjung Pasar Tradisional Sidoharjo. Semangat gotong royong yang terbangun sepanjang aksi diharapkan menjadi stimulus sosial bagi tumbuhnya kesadaran kolektif untuk memelihara sanitasi pasar secara konsisten dan berkelanjutan.
Melalui implementasi nyata karya bakti ini, Kodim 0728/Wonogiri membuktikan bahwa penandaan usia ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro bertransformasi menjadi aksi transformatif yang bernilai guna tinggi. Langkah ini sekaligus memperkokoh fondasi kemanunggalan TNI dan rakyat yang senantiasa hadir membawa solusi nyata di tengah dinamika kehidupan sosial.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline: #HUT81TNI, #HUT76KodamIVDiponegoro, #Kodim0728Wonogiri, #TentaraNasionalPeduliSampah, #KaryaBaktiWonogiri, #PasarSidoharjoBersih, #KemanunggalanTNIRakyat, #WonogiriSehat,

