Skip to content
20/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Stories
  • Manik-Manik Sungai Musi Menguak Kejayaan Peradaban Nusantara

Manik-Manik Sungai Musi Menguak Kejayaan Peradaban Nusantara

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Manik-Manik Sungai Musi Menguak Kejayaan Peradaban Nusantara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Palembang, 6 Oktober 2025 – Sungai Musi, aliran air yang menjadi nadi kehidupan Palembang, kembali mengungkap rahasia masa lalu. Di dasar sungai yang tenang, ratusan manik-manik kuno muncul ke permukaan, membawa cerita tentang kejayaan perdagangan, percampuran budaya, dan kemajuan teknologi dari era Sriwijaya hingga masa penyebaran Islam. Temuan ini tidak hanya memperkaya khazanah sejarah, tetapi juga menegaskan posisi Palembang sebagai simpul penting dalam jaringan perdagangan global pada masa lampau.

Komunitas Kompas Nusantara, yang terdiri dari para detektor logam dan penyelam sungai, secara simbolis menyerahkan ratusan butir manik-manik antik kepada Museum Negeri Sumatera Selatan (Museum Balaputra Dewa). Penyerahan dilakukan oleh perwakilan komunitas, M Ary Anggara (Arya) dan Bambang, dalam tiga kotak plastik berisi manik-manik dari berbagai periode sejarah. “Beberapa manik-manik ini masih terjaga dengan sangat baik. Ada yang dihiasi ornamen mozaik dengan nuansa Islam, menunjukkan pengaruh budaya Turki pada masa penyebaran agama tersebut,” ujar Arya usai penyera

Sungai Musi bukan sekadar aliran air, melainkan jalur perdagangan yang menghubungkan Nusantara dengan dunia. Sejak era Sriwijaya (abad 7-13 M), hingga masa Majapahit dan penyebaran Islam, sungai ini menjadi pusat aktivitas ekonomi dan budaya. Manik-manik yang ditemukan menjadi bukti nyata betapa luasnya jaringan perdagangan pada masa itu. Bahan seperti lapis lazuli dari kawasan Romawi, batu kuning dari India, serta pengaruh Tibet dan Tiongkok, menunjukkan koneksi lintas benua yang telah terjalin berabad-abad lalu.

Manik-manik ini bervariasi dalam bentuk dan bahan. Tembikar polos dengan warna khas seperti merah hati (carnelian), kuning, dan hitam mencerminkan gaya sederhana era Sriwijaya dan Majapahit. Sementara itu, manik-manik bermotif mozaik dengan warna mencolok menandakan pengaruh budaya Islam dan hubungan dengan jalur perdagangan internasional. “Yang polos biasanya dari masa Sriwijaya dan Majapahit, tapi yang bermotif mozaik menunjukkan masuknya pengaruh luar,” jelas Arya, yang juga menjabat sebagai Ketua Komunitas Metal Detector.

Keragaman bahan manik-manik tidak hanya mencerminkan jangkauan perdagangan, tetapi juga kemajuan teknologi pembuatannya. Batu kuarsa dan tanah liat dari Kalimantan menghasilkan warna hijau khas yang masih digunakan pengrajin lokal hingga kini. “Teknik pembuatannya sangat maju untuk zamannya. Mereka menggunakan cetakan, pembakaran, dan pewarnaan dari mineral alami dengan presisi tinggi meski dikerjakan secara manual,” ungkap Arya.

Temuan ini juga menyoroti peran lokal dalam perdagangan global. Bahan seperti batu kuarsa dari Kalimantan menunjukkan bahwa Nusantara tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga penyedia bahan baku yang diolah dengan keterampilan tinggi.

Baca juga : Porprov Bali 2027: Fokus Baru di Buleleng dengan Semangat Kedaerahan

Museum Balaputra Dewa kini menjadi rumah baru bagi koleksi manik-manik ini. Ratusan butir tersebut akan diteliti lebih lanjut dan dipamerkan untuk publik sebagai bagian dari narasi sejarah Palembang sebagai pusat peradaban global. Pihak museum menyambut baik kontribusi Kompas Nusantara, yang dinilai sebagai pelaku kunci dalam pelestarian warisan budaya.

Bagi para arkeolog dan sejarawan, manik-manik ini bukan sekadar perhiasan. Setiap butir adalah serpihan sejarah yang menceritakan kisah perdagangan, percampuran budaya, dan inovasi teknologi. “Palembang bukan hanya pusat kebudayaan lokal, tetapi titik temu peradaban global sejak berabad-abad lalu,” tutup Arya, berharap temuan ini dapat menginspirasi generasi muda untuk mengenal sejarah Nusantara lebih dalam.

Penemuan manik-manik ini mengingatkan kita bahwa Sungai Musi adalah lebih dari sekadar aliran air—ia adalah saksi bisu kejayaan masa lalu. Jauh sebelum teknologi modern menghubungkan dunia, Sungai Musi telah menjadi jalur yang mengalirkan ide, budaya, dan barang dari berbagai penjuru. Koleksi ini kini menanti untuk diceritakan kembali, menghidupkan kembali kejayaan Palembang sebagai salah satu pusat peradaban dunia.

Pewarta : Alfika Darwis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Porprov Bali 2027: Fokus Baru di Buleleng dengan Semangat Kedaerahan
Next: Perpecahan Koalisi Netanyahu Ancam Stabilitas Politik Israel dan Upaya Damai Gaza

Related Stories

Sinergi Cepat Padamkan Api di Lereng Gunung Ngasem

Sinergi Cepat Padamkan Api di Lereng Gunung Ngasem: Pelajaran Berharga di Tengah Musim Kemarau

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Sekolah Rakyat Jawa Tengah Siap Beroperasi Penuh Akhir Juli, Fokus Kualitas dan Keselamatan Anak Kurang Mampu

Sekolah Rakyat Jawa Tengah Siap Beroperasi Penuh Akhir Juli, Fokus Kualitas dan Keselamatan Anak Kurang Mampu

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Kalurahan Petir Mengukuhkan Mandiri Budaya

Kalurahan Petir Mengukuhkan Mandiri Budaya: Integrasi Warisan Leluhur dan Kesejahteraan Masyarakat

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Cepat Padamkan Api di Lereng Gunung Ngasem: Pelajaran Berharga di Tengah Musim Kemarau
  • Polres Wonogiri Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Oknum Pelaku Kekerasan Seksual Anak
  • Spanyol Taklukkan Argentina di Final Dramatis, La Furia Roja Raih Mahkota Piala Dunia 2026
  • Satresnarkoba Padangsidimpuan Gerebek Rumah Pengedar Sabu, 23,84 Gram Narkoba Disita Tengah Malam
  • Sekolah Rakyat Jawa Tengah Siap Beroperasi Penuh Akhir Juli, Fokus Kualitas dan Keselamatan Anak Kurang Mampu
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.