Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Lonjakan Harga Plastik Kemasan Mengguncang Pelaku Usaha Kecil di Wonogiri: Biaya Produksi Membengkak, Konsumen Terancam Ikut Menanggung

Lonjakan Harga Plastik Kemasan Mengguncang Pelaku Usaha Kecil di Wonogiri: Biaya Produksi Membengkak, Konsumen Terancam Ikut Menanggung

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 3 minutes read
Lonjakan Harga Plastik Kemasan Mengguncang Pelaku Usaha Kecil di Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Wonogiri – Beberapa pekan terakhir, pelaku usaha sektor grosir, kelontong, hingga kuliner gorengan dan camilan di Kabupaten Wonogiri merasakan tekanan berat akibat lonjakan harga plastik kemasan yang cukup signifikan. Kenaikan ini tidak hanya membebani biaya operasional harian, tetapi juga memaksa banyak usaha mikro dan kecil di sektor makanan dan minuman (mamin) untuk menaikkan harga jual agar tetap bertahan.

Kondisi tersebut semakin terasa di wilayah Kecamatan Jatisrono dan sekitarnya, di mana ribuan pelaku usaha mengandalkan plastik untuk membungkus produk sehari-hari, mulai dari botol minuman hingga kantong kemasan camilan. Gangguan rantai pasok bahan baku petrokimia secara global, yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong harga plastik melambung.

Wawan, pemilik usaha Teh Ginastel di Kecamatan Jatisrono, mengungkapkan bahwa harga botol plastik ukuran 250 mililiter yang biasa ia gunakan untuk kemasan produknya naik hingga sekitar 50 persen. “Sebelumnya eceran Rp1.900 per botol, sekarang sudah Rp2.900. Kalau beli 300 botol, dulu Rp418.000, kini melonjak jadi Rp678.000,” ujarnya saat ditemui, Minggu (11/4/2026).

Menurut Wawan, kenaikan ini langsung berdampak pada Harga Pokok Penjualan (HPP). Ia terpaksa menyiasati dengan lebih efisien dalam produksi agar margin keuntungan tidak hilang sepenuhnya. “Harus pintar-pintar mengatur agar tetap untung, meski tipis,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Sugiyatmi, pemilik toko kelontong di wilayah yang sama. Ia mengatakan, bahkan pembelian barang di bawah Rp10.000 sekalipun tetap harus dibungkus kantong plastik. Kenaikan tidak hanya terjadi pada botol, tetapi juga berbagai jenis kantong kemasan plastik. “Keuntungan jadi tergerus. Akhirnya, konsumen yang akan merasakan dampaknya karena harga barang berpotensi naik,” katanya.

Sementara itu, Suyatno, pelaku usaha camilan di Jatisrono, menilai lonjakan harga plastik terjadi sangat cepat dan dalam skala yang cukup besar. Produk andalannya seperti kacang mete, emping melinjo, serta aneka camilan lainnya ikut terdampak karena biaya kemasan melonjak. Tidak hanya plastik, bahan penunjang seperti minyak goreng dan lakban pengemasan juga mengalami kenaikan. Harga lakban cokelat per karton yang semula sekitar Rp500.000 kini melampaui Rp600.000.

Baca juga : Bibit Talenta Muda Gunungkidul Digali Lewat Dandim Cup: Pembinaan Karakter Juara Dimulai dari Usia Dini

“Mau tidak mau, harga jual harus disesuaikan. Yang paling terdampak tetap konsumen akhir,” ujar Suyatno.

Para pelaku usaha di Wonogiri berharap kondisi ini tidak berlarut-larut. Mereka khawatir daya beli masyarakat akan terganggu jika tekanan biaya produksi terus meningkat, sehingga stabilitas usaha kecil di tengah pemulihan ekonomi pasca-pandemi menjadi terancam.

Kenaikan harga plastik kemasan ini mencerminkan kerentanan rantai pasok industri kemasan di Indonesia yang masih bergantung pada bahan baku impor. Bagi pelaku usaha mikro dan kecil, yang sering kali memiliki modal terbatas, situasi ini menjadi tantangan ekstra untuk mempertahankan kelangsungan bisnis tanpa mengurangi kualitas layanan kepada konsumen.

Pewarta: Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bibit Talenta Muda Gunungkidul Digali Lewat Dandim Cup: Pembinaan Karakter Juara Dimulai dari Usia Dini
Next: Silaturahmi Relawan Kesiapsiagaan: Memperkuat Jejaring Tangguh Bencana di Wonogiri

Related Stories

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Jakarta Belajar dari Kopenhagen

Jakarta Belajar dari Kopenhagen: Menata Warisan Sejarah tanpa Kehilangan Jiwa Kota

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa

Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa: Pesan Ketua PWI di Tengah Tantangan Etika

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.